INSCHOOLINSCHOOL

GHMJ (Global Health Management Journal)GHMJ (Global Health Management Journal)

Stunting tetap menjadi masalah kesehatan utama di Kalimantan Tengah, khususnya pada balita yang tinggal di rumah apung di Sungai Kahayan, Palangka Raya. Penelitian case-control ini menilai faktor risiko stunting pada 80 balita usia 24–59 bulan, terdiri dari 40 balita di rumah apung sebagai kelompok kasus dan 40 di darat sebagai kontrol. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa pembuangan sampah ke sungai merupakan faktor risiko paling dominan (OR = 0,210), diikuti oleh penyakit infeksi saluran pernapasan akut (OR = 0,190), asupan makanan (OR = 0,163), konsumsi buah (OR = 0,029), pengetahuan gizi ibu (OR = 0,026), dan pendidikan ayah (OR = 0,009). Model ini mengkonfirmasi bahwa kondisi lingkungan sungai, perilaku masyarakat, dan status sosial-ekonomi berkontribusi signifikan terhadap kejadian stunting. Temuan ini menjadi dasar penting bagi pemerintah setempat untuk merancang intervensi gizi dan sanitasi yang lebih tepat sasaran.

Pembuangan sampah ke sungai, penyakit infeksi, dan asupan gizi buruk ibu-anak menjadi faktor risiko utama stunting di rumah apung Sungai Kahayan.Balita di rumah apung berisiko lebih tinggi mengalami stunting dibandingkan yang tinggal di darat.Intervensi sanitasi, edukasi gizi, dan peningkatan akses pangan bergizi diperlukan untuk menurunkan prevalensi stunting di wilayah sungai.

Bagaimana jika kita uji apakah sistem pembuangan sampah ramah lingkungan berbasis komunitas bisa menurunkan risiko stunting balita di rumah apung? Kemudian, apakah pendekatan konseling gizi interaktif via WhatsApp yang dilibatkan nakes dan bidan sungai mampu meningkatkan praktik makan ibu-anak secara berkelanjutan? Terakhir, bukan hanya intervensi, kita juga perlu meneliti model sanitasi total berbasis sungai—misalnya instalasi pengolahan limbah cair mini di dermaga apung—untuk melihat dampaknya terhadap penurunan diare dan infeksi yang memicu stunting jangka panjang.

  1. Risk factors of stunting in toddlers aged 24-59 months living in floating houses on the Kahayan River... doi.org/10.35898/ghmj-51605Risk factors of stunting in toddlers aged 24 59 months living in floating houses on the Kahayan River doi 10 35898 ghmj 51605
  2. FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN KESEHATAN MASYARAKAT KAITANNYA DENGAN MASALAH GIZI UNDERWEIGHT, STUNTED,... doi.org/10.25182/jgp.2011.6.1.59-65FAKTOR FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN KESEHATAN MASYARAKAT KAITANNYA DENGAN MASALAH GIZI UNDERWEIGHT STUNTED doi 10 25182 jgp 2011 6 1 59 65
  3. "Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting pada Anak Bawah Tiga Tahun" by Erna Kusumawati,... doi.org/10.21109/kesmas.v9i3.572Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting pada Anak Bawah Tiga Tahun by Erna Kusumawati doi 10 21109 kesmas v9i3 572
  1. #pengolahan limbah#pengolahan limbah
  2. #perilaku masyarakat#perilaku masyarakat
Read online
File size1.08 MB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-WI
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test