JURNALBIKESJURNALBIKES
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga pasien diabetes melitus terhadap pencegahan hiperglikemia di RS Vita Insani. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 37 pasien diabetes melitus yang dirawat di RS Vita Insani. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang (56,7%), sikap positif dan negatif yang seimbang (masing-masing 50%), serta dukungan keluarga yang tergolong kurang (40%). Pencegahan hiperglikemia sebagian besar juga dinilai kurang (63,3%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan pencegahan hiperglikemia (p < 0,05). Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan hiperglikemia yang melibatkan keluarga pasien guna meningkatkan upaya pengelolaan diabetes secara optimal.
Berdasarkan penelitian, pengetahuan pasien diabetes melitus di RS Vita Insani tergolong kurang (56,7%).Sikap pasien menunjukkan keseimbangan antara positif dan negatif (50% masing-masing), sementara dukungan keluarga yang diterima pasien juga tergolong kurang (40,0%).Secara keseluruhan, pencegahan hiperglikemia pada pasien diabetes melitus di RS Vita Insani juga tergolong kurang (63,3%), dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan pencegahan hiperglikemia.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor sosial ekonomi yang memengaruhi tingkat pengetahuan dan sikap pasien diabetes melitus terhadap pencegahan hiperglikemia, dengan mempertimbangkan peran media sosial dan sumber informasi alternatif. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang dari intervensi edukasi keluarga terhadap pengelolaan diabetes dan pencegahan komplikasi hiperglikemia. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat digunakan untuk memahami pengalaman pasien dan keluarga dalam menghadapi tantangan pengelolaan diabetes sehari-hari, serta mengidentifikasi strategi koping yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan penelitian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pengelolaan diabetes dan pencegahan hiperglikemia, sehingga dapat dirumuskan program intervensi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pasien dan keluarga.
| File size | 283.21 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
STMIKBINSASTMIKBINSA Kekurangan dari sistem tersebut adalah penyebaran informasi yang tidak merata karena hanya dilakukan melalui media sosial seperti Whatsapp, Facebook, danKekurangan dari sistem tersebut adalah penyebaran informasi yang tidak merata karena hanya dilakukan melalui media sosial seperti Whatsapp, Facebook, dan
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Metode: Penelitian dilaksanakan di RSI Sunan Kudus menggunakan jenis rancangan dalam penelitian ini adalah Quasy-eksperimental dengan Desain penelitianMetode: Penelitian dilaksanakan di RSI Sunan Kudus menggunakan jenis rancangan dalam penelitian ini adalah Quasy-eksperimental dengan Desain penelitian
STIK SAMSTIK SAM Kegagalan dalam mengendalikan diabetes mellitus (DM) tipe II memiliki dampak serius pada kualitas hidup dan kesehatan pasien DM. Faktor yang dapat berpengaruhKegagalan dalam mengendalikan diabetes mellitus (DM) tipe II memiliki dampak serius pada kualitas hidup dan kesehatan pasien DM. Faktor yang dapat berpengaruh
UNIBAUNIBA Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan pasien stroke dengan p > 0,70 dengan uji Risk EstimateAnalisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan pasien stroke dengan p > 0,70 dengan uji Risk Estimate
UNIBAUNIBA 05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja
UNIBAUNIBA Latar belakang: Fibroadenoma mammae (FAM) adalah tumor payudara yang tidak nyeri, unilateral, jinak (non-kanker), berupa benjolan padat, dan tidak berisiLatar belakang: Fibroadenoma mammae (FAM) adalah tumor payudara yang tidak nyeri, unilateral, jinak (non-kanker), berupa benjolan padat, dan tidak berisi
UNIBAUNIBA Latar Belakang: Diabetes Melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginyaLatar Belakang: Diabetes Melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kegiatan pengabdian masyarakat pada Kelompok Pendamping Diabetes Self-Management Education (KP-DSME) dapat melibatkan partisipasi keluarga dalam perawatanKegiatan pengabdian masyarakat pada Kelompok Pendamping Diabetes Self-Management Education (KP-DSME) dapat melibatkan partisipasi keluarga dalam perawatan
Useful /
JURNALBIKESJURNALBIKES Pengetahuan penderita diabetes mellitus tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di Desa Rukoh Kota Banda Aceh berada pada kategori kurang. SebanyakPengetahuan penderita diabetes mellitus tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di Desa Rukoh Kota Banda Aceh berada pada kategori kurang. Sebanyak
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Kurikulum 1994 dirancang dengan pendekatan seragam untuk materi pembelajaran di seluruh Indonesia dan menekankan Metode Pembelajaran Aktif Siswa (CBSA).Kurikulum 1994 dirancang dengan pendekatan seragam untuk materi pembelajaran di seluruh Indonesia dan menekankan Metode Pembelajaran Aktif Siswa (CBSA).
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Kurikulum 1976 menekankan pendekatan Tujuan Instruksional Spesifik (ICT) yang terstruktur, berfokus pada efisiensi proses belajar mengajar dan penguasaanKurikulum 1976 menekankan pendekatan Tujuan Instruksional Spesifik (ICT) yang terstruktur, berfokus pada efisiensi proses belajar mengajar dan penguasaan
IKHAFIIKHAFI Sistem dapat melakukan pengurutan prioritas proses produksi berdasarkan hasil perhitungan metode SAW. Sistem dapat menghasilkan keluaran/output berupaSistem dapat melakukan pengurutan prioritas proses produksi berdasarkan hasil perhitungan metode SAW. Sistem dapat menghasilkan keluaran/output berupa