ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH

Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)

Era disrupsi adalah era terjadinya perubahan besar-besaran yang disebabkan adanya inovasi yang mengubah sistem dalam tatanan kehidupan baik dari segi ekonomi, bisnis, sosial bahkan pendidikan ke taraf yang lebih baru. Pesatnya kemajuan teknologi menjadi penyebab utama dalam perubahan di era disrupsi ini. Seperti yang kita maklumi Studi ilmu Alquran selalu mengalami dinamika seiring dengan perubahan dan perkembangan zaman. Itu sebabnya studi ilmu alquran dan tafsir tidak luput dari arus dan gelombang pengaruh disrupsi yang terjadi dewasa ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaiman peran atau keberadaan al-Quran di era disrupsi ini.

Era disrupsi adalah era perubahan besar dan mendasar yang sangat cepat, dan perubahannya terjadi sangat fundamental.Ciri era disrupsi diantaranya penggunaan teknologi robotik, rekayasa intelektual, (mesin kecerdasan buatan), internet of things (penggunaan internet hampir diseluruh bidang kehidupan manusia) dan sistem komputasi awan atau Big Data.Perubahan besar ini tentunya membawa dampak yang cukup besar serta mengancam sendi-sendi agama ketika kita tidak mampu menjawab tantangan era disrupsi, sekelompok orang akan berfikir bahwa peran-peran agama sudah diambl alih oleh teknologi.Agama harus hadir dan berperan penting dalam menjelaskan eksistensinya, bahwa hal-hal yang sangat fundamentalis dalam agama seperti Alquran sebetulnya mampu menjawab perubahan besar yang terjadi di tengah umat manusia.Alquran sejatinya sudah menjawab tantangan perubahan besar-besaran yang terjadi saat ini al-Quran sebagai Petunjuk, al-Quran sebagai penyembuh, al-Quan sebagai solusi di era disrupsi dengan alat yakni tafsir Adabul Ijtimai, Maqasidi, dan metode semiotik al-Quran.

Dalam era disrupsi, penting untuk mengembangkan strategi pendidikan Islam yang inovatif dan adaptif. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada bagaimana strategi pendidikan Islam dapat memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk meningkatkan pemahaman dan praktik agama di kalangan umat Islam. Selain itu, studi tentang metode-metode tafsir modern seperti Tafsir Adabul Ijtimai, Maqasidi, dan semiotik al-Quran dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk memahami bagaimana metode-metode ini dapat diterapkan dalam konteks era disrupsi dan bagaimana mereka dapat membantu dalam memahami dan menerapkan ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana Alquran dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan-tantangan sosial, ekonomi, dan politik di era disrupsi.

  1. EKSISTENSI ALQURAN DI ERA DISRUPSI | Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA). eksistensi alquran... doi.org/10.36769/jiqta.v1i2.247EKSISTENSI ALQURAN DI ERA DISRUPSI Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir JIQTA eksistensi alquran doi 10 36769 jiqta v1i2 247
Read online
File size321.09 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test