UNAIUNAI
Jurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent IndonesiaJurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent IndonesiaBert Beverly Beach (1928-2022) merupakan teolog Adventis terkemuka dan ahli otoritas dalam ekumenisme Kristen. Kontribusi utamanya adalah karya besarnya, Ecumenism: Boon or Bane?, yang memberikan gambaran luas tentang latar belakang sejarah dan isu-isu utama dalam gerakan ekumenikal modern. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau apakah pandangan Beach tentang ekumenisme selaras dengan perkembangan sikap Adventis terhadap ekumenisme dalam misinya. Metodologi penelitian bersifat kepustakaan berdasarkan data historis dan teologis yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beach memiliki pandangan positif terhadap ekumenisme, menganjurkan umat Adventis untuk terlibat dalam dialog dan kolaborasi dengan denominasi Kristen lainnya. Namun, terdapat kelemahan utama, seperti potensi pengaburan kekhasan teologis Adventis. Gereja Adventis terus terlibat dalam kegiatan ekumenis sambil mempertahankan kekhasan teologisnya. Dengan demikian, pandangan Beach, meskipun tidak diterima sepenuhnya, diakui dan dihargai dalam membentuk pendekatan Gereja terhadap ekumenisme.
Beach memiliki pandangan positif terhadap ekumenisme dan meyakini bahwa umat Adventis harus terlibat dalam dialog serta kerja sama dengan denominasi Kristen lainnya.Pandangannya didasarkan pada pemahaman akan injil yang melampaui batas-batas denominasi, namun aktivitas ekumenisnya menuai respons beragam di kalangan Gereja Adventis karena kekhawatiran atas peleburan doktrin khas.Secara keseluruhan, warisan Beach dalam gerakan ekumenis ditandai dengan upaya membangun dialog, kerja sama, dan keadilan sosial antarumat Kristiani.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana generasi muda Adventis mempersepsikan partisipasi dalam forum ekumenis, khususnya dalam konteks kekhawatiran akan hilangnya identitas keagamaan, untuk mengetahui apakah ada ketegangan antara hasrat untuk terhubung secara global dan komitmen terhadap kekhasan doktrin. Kedua, penting untuk mengeksplorasi studi komparatif tentang praktik ibadah yang diadopsi dari tradisi Kristen lainnya, seperti pertemuan doa tengah pekan dan persekutuan Sabat, untuk mengidentifikasi sejauh mana pertukaran ekumenis telah membentuk identitas liturgi Adventis secara historis. Ketiga, perlu dikaji secara mendalam peran Sabat sebagai batu ujian dalam hubungan ekumenis—misalnya, bagaimana komitmen terhadap Sabat dapat dipahami bukan sebagai penghalang, melainkan sebagai dasar etis untuk kerja sama dalam advokasi kebebasan beragama di tengah masyarakat pluralistik. Gabungan ketiga penelitian ini akan memberikan wawasan baru tentang keseimbangan antara keterlibatan ekumenis dan pemeliharaan identitas, serta membuka jalan bagi pendekatan yang lebih sensitif dan inklusif tanpa mengorbankan keyakinan inti. Penelitian semacam ini juga dapat membantu gereja menyusun kebijakan yang lebih bijaksana mengenai kerja sama antariman, terutama dalam konteks sosial yang semakin kompleks. Dengan demikian, warisan Beach dapat dikembangkan secara kritis dan relevan bagi masa kini. Meneliti persepsi internal jemaat, evaluasi kritis terhadap praktik liturgi, dan potensi Sabat sebagai nilai bersama dalam keadilan sosial bisa menjadi landasan penting bagi dialog antariman yang autentik dan saling menghormati. Pendekatan multidimensi seperti ini memungkinkan pemahaman yang lebih utuh mengenai ekumenisme yang bertanggung jawab menurut perspektif Adventis. Hasilnya dapat digunakan untuk membimbing pendidikan teologis dan pelayanan pastoral di tingkat lokal maupun global. Melalui penelitian-penelitian ini, gereja dapat menemukan bentuk keterlibatan ekumenis yang tidak hanya aman secara doktrinal namun juga berdampak secara sosial. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa partisipasi dalam ekumenisme tetap menjadi sarana pembaruan dan kesaksian, bukan ancaman terhadap iman Adventis.
| File size | 303.71 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Penerapan Pasal 363 ayat (1) angka 4 KUHP dalam Putusan Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Nomor 110/Pid. B/2025/PN Prp, meskipun memenuhi unsur formalPenerapan Pasal 363 ayat (1) angka 4 KUHP dalam Putusan Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Nomor 110/Pid. B/2025/PN Prp, meskipun memenuhi unsur formal
IBRAHIMYIBRAHIMY 3/PUU-XXII/2024 dalam sistem pembiayaan sekolah swasta. Putusan ini menegaskan kembali tanggung jawab negara dalam menjamin pendidikan dasar tanpa diskriminasi,3/PUU-XXII/2024 dalam sistem pembiayaan sekolah swasta. Putusan ini menegaskan kembali tanggung jawab negara dalam menjamin pendidikan dasar tanpa diskriminasi,
UMSJUMSJ Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidakharmonisan regulasi, rendahnya transparansi, tidak efektifnya mekanisme pengawasan, serta minimnya partisipasi publikHasil kajian menunjukkan bahwa ketidakharmonisan regulasi, rendahnya transparansi, tidak efektifnya mekanisme pengawasan, serta minimnya partisipasi publik
UIN SGDUIN SGD Model pemberdayaan masyarakat berbasis Living Quran yang dilakukan oleh alumni merupakan contoh konkret bagaimana dua pendekatan teoritis, yaitu pengembanganModel pemberdayaan masyarakat berbasis Living Quran yang dilakukan oleh alumni merupakan contoh konkret bagaimana dua pendekatan teoritis, yaitu pengembangan
UNIKAMAUNIKAMA Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji perbedaan distribusi laba bersih antara sistem akuntansi konvensional dan syariah pada sektor perbankan yangPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji perbedaan distribusi laba bersih antara sistem akuntansi konvensional dan syariah pada sektor perbankan yang
METROMETRO Wasaṭiyya berarti menegakkan moderasi, keadilan, kemudahan, dan keunggulan moral - prinsip-prinsip yang jelas tercermin dalam program-program NCMF yangWasaṭiyya berarti menegakkan moderasi, keadilan, kemudahan, dan keunggulan moral - prinsip-prinsip yang jelas tercermin dalam program-program NCMF yang
LASIGOLASIGO Konsep ini sejalan dengan nilai keadilan sosial Pancasila, yaitu menciptakan keseimbangan, pemerataan, dan kemakmuran bagi semua masyarakat tanpa diskriminasi.Konsep ini sejalan dengan nilai keadilan sosial Pancasila, yaitu menciptakan keseimbangan, pemerataan, dan kemakmuran bagi semua masyarakat tanpa diskriminasi.
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Tulisan ini secara efektif menunjukkan bagaimana NU, melalui konsep fikih peradaban yang dikampanyekan oleh Yahya Cholil Staquf, ketua Dewan Pengurus NahdlatulTulisan ini secara efektif menunjukkan bagaimana NU, melalui konsep fikih peradaban yang dikampanyekan oleh Yahya Cholil Staquf, ketua Dewan Pengurus Nahdlatul
Useful /
PPICURUGPPICURUG Strategically, the deployment of FPV-TLM enhances surveillance operational effectiveness by 47% compared to conventional ground patrols and supports nationalStrategically, the deployment of FPV-TLM enhances surveillance operational effectiveness by 47% compared to conventional ground patrols and supports national
RCF INDONESIARCF INDONESIA Selain itu, pemanfaatan algoritma pembentukan tim dan platform kolaboratif daring terbukti meningkatkan koordinasi serta efektivitas kerja tim mahasiswa.Selain itu, pemanfaatan algoritma pembentukan tim dan platform kolaboratif daring terbukti meningkatkan koordinasi serta efektivitas kerja tim mahasiswa.
RCF INDONESIARCF INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis strategi komunikasi efektif dalam mendukung kebijakan Manajemen Sumber Daya Manusia di lingkunganPenelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis strategi komunikasi efektif dalam mendukung kebijakan Manajemen Sumber Daya Manusia di lingkungan
UNAIUNAI These conditions contribute to various forms of abuse, such as sexual violence, exploitation, and increased vulnerability to health risks. The study highlightsThese conditions contribute to various forms of abuse, such as sexual violence, exploitation, and increased vulnerability to health risks. The study highlights