UMSRAPPANGUMSRAPPANG

Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Rappang, Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, Jurnal Agroindustri, Jurnal Teknologi Pertanian, Fakultas Sains dan Teknolgi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng RappangJurnal Teknologi Hasil Pertanian Rappang, Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, Jurnal Agroindustri, Jurnal Teknologi Pertanian, Fakultas Sains dan Teknolgi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah mengetahui interaksi faktor pemasakan di dandang dan rice coocker serta faktor rasio beras dan air terhadap sifat fisik dan sensori nasi nutrizink. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial) yang terdiri dari 2 faktor yaitu dandang dan rice coocker sehingga menjadi 6 perlakuan (P1 = Dandang 200 gram beras air 200 ml, P2 = Dandang 200 gram beras air 400 ml, P3 = Dandang 200 gram beras air 600 ml, P4 = Rice Cooker 200 gram beras air 200 ml, P5 = Rice Cooker 200 gram beras air 400 ml, P6 = Rice Cooker 200 gram beras air 600 ml). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tekstur, warna dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara faktor pemasakan di dandang maupun di rice coocker serta faktor rasio beras dan air pada penilaian sensori tingkat kesukaan aroma, warna, rasa dan tekstur nasi nutrizink oleh panelis. Faktor rasio beras dan air 1 : 1, 1 : 2 dan 1 : 3 memberikan pengaruh yang nyata terhadap takstur dan derajat keputihan nasi nutrizink tetapi tidak terdapat interaksi antara faktor pemasakan di dandang maupun di rice cooker serta faktor rasio beras dan air pada nilai tekstur dan derajat keputihan nasi nutrizink.

Kesimpulan yang dapat diambil pada penelitian ini adalah.Tidak terdapat interaksi antara faktor pemasakan di dandang maupun rice cooker terhadap nilai tekstur, whiteness index dan tingkat kesukaan terhadap nasi nutrizink.3 pada pemasakan nasi nutrizink baik di dandang maupun rice cooker memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai tekstur dan nilai whiteness index atau derajat keputihan nasi nutrizink.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan sifat sensorik dan fisik antara beras nutrizink dengan varietas beras konvensional ketika diproses menggunakan kondisi pemasakan yang sama, untuk menilai keunggulan nutrisi dan kualitas rasa. Selanjutnya, studi dapat menguji pengaruh metode pemasakan alternatif seperti pressure cooker atau microwave terhadap tekstur, warna, dan indeks kebeningan (whiteness index) nasi nutrizink, guna menemukan teknik yang paling efisien dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Selain itu, pengembangan model prediktif berbasis machine learning yang memanfaatkan data rasio beras‑air, jenis alat pemasakan, dan parameter proses dapat membantu menentukan kombinasi optimal yang memaksimalkan penerimaan konsumen pada berbagai skala produksi.

Read online
File size547.92 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test