UNMUHUNMUH
POLITICOPOLITICOPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan prinsip kedisiplinan berpengaruh terhadap kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Marinding, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi, dan studi pustaka. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sebanyak 78 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip kedisiplinan berada dalam kategori baik dengan skor rata-rata 74,9%, sedangkan kinerja anggota BPD juga berada dalam kategori baik dengan skor rata-rata 75,5%. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kedisiplinan terhadap kinerja BPD dengan nilai R² sebesar 0,781 dan nilai signifikansi 0,000. Dengan demikian, semakin tinggi kedisiplinan anggota BPD, maka semakin meningkat pula kinerjanya dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pembinaan berkala dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif untuk memperkuat budaya kerja disiplin dalam struktur pemerintahan desa.
Penerapan prinsip kedisiplinan terhadap kinerja BPD di Desa Marinding tergolong baik dengan skor rata-rata 74,9%, yang berarti mayoritas anggota BPD telah melaksanakan tugas secara teratur dan bertanggung jawab.Faktor lingkungan kerja dan karakter pribadi anggota BPD turut memengaruhi tingkat kedisiplinan dalam menjalankan fungsi kelembagaan.Hasil uji regresi linier menunjukkan bahwa kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja BPD, dengan kontribusi sebesar 78,1%, sehingga hipotesis penelitian diterima.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi bagaimana motivasi kerja dan gaya kepemimpinan kepala desa secara bersama-sama memengaruhi kedisiplinan dan kinerja anggota BPD, mengingat bahwa faktor internal individu dan lingkungan kepemimpinan mungkin saling memperkuat atau melemahkan efektivitas kedisiplinan. Kedua, disarankan untuk mengkaji lebih dalam peran komunikasi organisasi dalam BPD, khususnya sejauh mana pola komunikasi dua arah antara anggota BPD dengan masyarakat dapat meningkatkan akuntabilitas dan inisiatif dalam menyelesaikan permasalahan desa, karena komunikasi menjadi penghubung antara disiplin dan kinerja representatif. Ketiga, penelitian komparatif antar desa di Kabupaten Luwu perlu dilakukan untuk memahami apakah temuan tentang pengaruh kuat kedisiplinan terhadap kinerja BPD juga berlaku di desa-desa dengan konteks sosial, ekonomi, dan geografis yang berbeda, sehingga dapat dikembangkan model pengelolaan BPD yang lebih adaptif dan berbasis pada karakteristik lokal.
| File size | 335.07 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Populasi penelitian berjumlah 121 pegawai, dengan teknik sampling total sampling. Analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dalamPopulasi penelitian berjumlah 121 pegawai, dengan teknik sampling total sampling. Analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dalam
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Adapun instrumen pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teknikAdapun instrumen pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teknik
AKPERAKPER Populasi penelitian sebanyak 38 responden yang terdiri dari pasien HIV dan keluarga, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan dataPopulasi penelitian sebanyak 38 responden yang terdiri dari pasien HIV dan keluarga, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data
IPMAFAIPMAFA Sebagai media komunikasi modern, YouTube tidak hanya berfungsi sebagai saluran hiburan, tetapi juga sebagai alat strategis dalam penyebaran informasi,Sebagai media komunikasi modern, YouTube tidak hanya berfungsi sebagai saluran hiburan, tetapi juga sebagai alat strategis dalam penyebaran informasi,
UNISANUNISAN Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali informasi mendalam tentang faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan DesaMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali informasi mendalam tentang faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pengembangan Desa
KEMENSOSKEMENSOS Faktor belajar, tingkat pemahaman peran dan tingkat pemanfaatan TIK mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap tingkat kompetensi komunikasi inovatif penyuluhFaktor belajar, tingkat pemahaman peran dan tingkat pemanfaatan TIK mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap tingkat kompetensi komunikasi inovatif penyuluh
KEMENSOSKEMENSOS Perubahan kebijakan penyaluran BPNT dilakukan tanpa adanya evaluasi dan monitoring yang terukur mengakibatkan kebijakan BPNT tidak memilih arah dan tujuanPerubahan kebijakan penyaluran BPNT dilakukan tanpa adanya evaluasi dan monitoring yang terukur mengakibatkan kebijakan BPNT tidak memilih arah dan tujuan
KEMENSOSKEMENSOS Selain itu, identitas sosial berperan sebagai variabel moderator yang signifikan, menunjukkan bahwa individu dengan identitas sosial yang kuat lebih mungkinSelain itu, identitas sosial berperan sebagai variabel moderator yang signifikan, menunjukkan bahwa individu dengan identitas sosial yang kuat lebih mungkin
Useful /
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Peran ibu sebagai pendidik sangat penting yaitu ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai pendidik. Seorang ibu telah hadir pada awal pertumbuhanPeran ibu sebagai pendidik sangat penting yaitu ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai pendidik. Seorang ibu telah hadir pada awal pertumbuhan
IPTSIPTS Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat secara umum menyambut baik kehadiran mahasiswa karena dianggap membawa suasana baru dan aktif dalam kegiatanHasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat secara umum menyambut baik kehadiran mahasiswa karena dianggap membawa suasana baru dan aktif dalam kegiatan
JRTTJRTT Penelitian sebelumnya telah membahas tentang regulasi tegangan, harmonik pada stasiun traksi, dan umpan balik energi dalam elektrifikasi kereta. PenelitianPenelitian sebelumnya telah membahas tentang regulasi tegangan, harmonik pada stasiun traksi, dan umpan balik energi dalam elektrifikasi kereta. Penelitian
JRTTJRTT Buffer stop juga menawarkan decelerasi bertahap pada kereta api, sehingga menurunkan kemungkinan cedera penumpang dan kerusakan rel kereta api. PerilakuBuffer stop juga menawarkan decelerasi bertahap pada kereta api, sehingga menurunkan kemungkinan cedera penumpang dan kerusakan rel kereta api. Perilaku