Tel-UTel-U
Jurnal Manajemen IndonesiaJurnal Manajemen IndonesiaSalah satu upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja rumah sakit adalah dengan cara meningkatkan kinerja tenaga kesehatan. Keadaan ini membuat rumah sakit membuat kebijakan bahwa karyawan harus mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, dan tidak jarang karyawan akhirnya memiliki pekerjaan ganda, seperti pada proses pelaksanaan akreditasi. Kondisi ini sering kali menjadi sumber konflik bagi karyawan, dimana karyawan menjadi tidak serasi dalam menjalankan perintahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun model kinerja karyawan di Rumah Sakit BP Batam, dengan peran pemimpin untuk meminimalisir munculnya stres kerja akibat beban kerja yang dapat menurunkan kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit BP Batam, sampel penelitian sebanyak 215 karyawan. Pengolahan data menggunakan metode SEM dengan software PLS. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman menyenangkan karyawan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, pengalaman menyenangkan karyawan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pemberdayaan, pemberdayaan memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, stres kerja memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengalaman menyenangkan karyawan, keterikatan karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan, Stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap Keterlibatan Karyawan, Stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan, Stres kerja berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja melalui Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan, Stres kerja berpengaruh positif signifikan terhadap Pemberdayaan melalui Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan, Keterlibatan Karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Karyawan melalui Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan, Keterlibatan Karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap Pemberdayaan melalui Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan, Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan melalui Pemberdayaan, Stres kerja berpengaruh positif signifikan terhadap Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan melalui Keterlibatan Karyawan, Pengalaman Karyawan yang Menyenangkan berpengaruh negatif signifikan terhadap Kinerja Karyawan yang Dimoderasi oleh Kinerja Pemimpin yang Penuh Semangat.
Pengalaman menyenangkan karyawan secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja dan pemberdayaan karyawan, meskipun tidak secara signifikan terus memengaruhi kinerja melalui pemberdayaan.Stres kerja secara langsung berdampak negatif terhadap keterlibatan karyawan dan kinerjanya, tetapi juga dapat memperkuat pengalaman kerja yang menyenangkan melalui keterlibatan.Kinerja pemimpin yang penuh semangat memperkuat hubungan negatif antara pengalaman menyenangkan karyawan terhadap kinerja, menunjukkan pentingnya peran kepemimpinan dalam konteks manajemen kinerja tenaga kesehatan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana persepsi tenaga kesehatan terhadap beban kerja ganda dalam proses akreditasi memengaruhi stres kerja dan keterlibatan mereka, khususnya dalam konteks zona ekonomi khusus seperti Batam, untuk memahami akar tekanan psikologis yang tidak terlihat. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas program kepemimpinan berbasis semangat dan keterlibatan di tingkat manajerial, dengan fokus pada bagaimana pelatihan kepemimpinan dapat dirancang untuk memperkuat pengalaman kerja positif tanpa menurunkan kinerja. Ketiga, perlu dilakukan studi longitudinal untuk melihat dinamika jangka panjang antara pengalaman menyenangkan di tempat kerja dan kinerja, terutama selama masa transisi pasca-pandemi, guna mengetahui apakah efek positif dari kepuasan kerja tetap konsisten atau berubah menjadi penurunan disiplin seiring waktu. Penelitian-penelitian ini dapat membantu rumah sakit merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja tenaga kesehatan secara berkelanjutan.
| File size | 331.42 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMNUMN Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, tren, dan praktik utama manajemen sumber daya manusia yang berkembangData dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, tren, dan praktik utama manajemen sumber daya manusia yang berkembang
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memainkan peran krusial sebagai agen perubahan utama dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalamManajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memainkan peran krusial sebagai agen perubahan utama dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam
UNUJAUNUJA Temuan tersebut menggarisbawahi pentingnya pola komunikasi yang terbuka dan partisipatif untuk memperkuat loyalitas serta kinerja akademik dosen. Selanjutnya,Temuan tersebut menggarisbawahi pentingnya pola komunikasi yang terbuka dan partisipatif untuk memperkuat loyalitas serta kinerja akademik dosen. Selanjutnya,
UBHARAUBHARA Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana PT Berca Kawan Sejati (BKS) Surabaya menggunakan strategi komunikasi internal untuk meningkatkan motivasiTujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana PT Berca Kawan Sejati (BKS) Surabaya menggunakan strategi komunikasi internal untuk meningkatkan motivasi
MANDALANURSAMANDALANURSA Untuk mencapai Area Bebas Korupsi (WBK) dan Area Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) secara substansial, UPTD perlu menyesuaikan kebijakan dengan prinsipUntuk mencapai Area Bebas Korupsi (WBK) dan Area Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) secara substansial, UPTD perlu menyesuaikan kebijakan dengan prinsip
UNIPASBYUNIPASBY Melalui hasil ini, bisa dimanfaatkan untuk perusahaan dalam mempertimbangkan kebijakan baru yang berkaitan dengan peningkatan kinerja perusahaan, terutamaMelalui hasil ini, bisa dimanfaatkan untuk perusahaan dalam mempertimbangkan kebijakan baru yang berkaitan dengan peningkatan kinerja perusahaan, terutama
UNIVAUNIVA Data utama atau primer yang digunakan berasal dari beberapa literatur tentang tanggung jawab sosial perusahaan, sedangkan data sekunder yaitu semua literaturData utama atau primer yang digunakan berasal dari beberapa literatur tentang tanggung jawab sosial perusahaan, sedangkan data sekunder yaitu semua literatur
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Keseimbangan kerja-kehidupan yang baik, tekanan kerja yang rendah, dan stabilitas pekerjaan berkontribusi positif terhadap kepuasan kerja. Lingkungan kerjaKeseimbangan kerja-kehidupan yang baik, tekanan kerja yang rendah, dan stabilitas pekerjaan berkontribusi positif terhadap kepuasan kerja. Lingkungan kerja
Useful /
AMORFATIAMORFATI Selain itu, transformasi digital mendorong pengembangan kompetensi penting abad ke-21 seperti literasi digital, kolaborasi, dan berpikir kritis. Namun,Selain itu, transformasi digital mendorong pengembangan kompetensi penting abad ke-21 seperti literasi digital, kolaborasi, dan berpikir kritis. Namun,
AMORFATIAMORFATI Terakhir, media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual, meningkatkan partisipasi aktif, dan memfasilitasi transfer pembelajaranTerakhir, media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual, meningkatkan partisipasi aktif, dan memfasilitasi transfer pembelajaran
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA It ends with a call to promote a humanistic vision of the law that would put innovation in line with respect of rights. This research reveals significantIt ends with a call to promote a humanistic vision of the law that would put innovation in line with respect of rights. This research reveals significant
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Secara proses, pelaksanaan skrining dan edukasi berjalan namun belum merata di seluruh wilayah kerja. Dari sisi output, cakupan pemeriksaan dan deteksiSecara proses, pelaksanaan skrining dan edukasi berjalan namun belum merata di seluruh wilayah kerja. Dari sisi output, cakupan pemeriksaan dan deteksi