POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas serta penurunan kualitas hidup. Intervensi non-farmakologis seperti senam hipertensi diperlukan sebagai upaya promotif dan preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah lansia melalui edukasi dan pelatihan senam hipertensi. Metode pelaksanaan mencakup skrining tekanan darah, penyuluhan tentang hipertensi, serta pelaksanaan senam hipertensi secara rutin selama dua minggu. Sebanyak 20 lansia berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah rata-rata dari 159/97 mmHg menjadi 137/89 mmHg setelah intervensi, mengindikasikan bahwa senam hipertensi merupakan alternatif intervensi yang efektif dan dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pengelolaan hipertensi berbasis masyarakat.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil menurunkan tekanan darah secara signifikan pada kelompok lansia hipertensi melalui intervensi senam hipertensi.Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah dari 159/97 mmHg menjadi 137/89 mmHg.Intervensi ini tidak hanya memberikan efek fisiologis berupa perbaikan hemodinamik, tetapi juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia terhadap pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari pengelolaan hipertensi nonfarmakologis.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas senam hipertensi dengan variasi intensitas dan durasi yang berbeda-beda, serta dampaknya terhadap parameter kesehatan lain seperti kadar kolesterol dan indeks massa tubuh. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas senam hipertensi dengan intervensi lain seperti konseling gizi atau penggunaan obat-obatan, sehingga dapat diperoleh bukti yang lebih kuat mengenai manfaat senam hipertensi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi lansia terhadap pelaksanaan senam hipertensi, serta faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi dan keberlanjutan program, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat.

  1. Effect of exercise based on ACSM recommendations on blood pressure and heart rate in hypertensive patients:... journals.plos.org/globalpublichealth/article?id=10.1371/journal.pgph.0003743Effect of exercise based on ACSM recommendations on blood pressure and heart rate in hypertensive patients journals plos globalpublichealth article id 10 1371 journal pgph 0003743
  2. Seventh Report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of... ahajournals.org/doi/10.1161/01.HYP.0000107251.49515.c2Seventh Report of the Joint National Committee on Prevention Detection Evaluation and Treatment of ahajournals doi 10 1161 01 HYP 0000107251 49515 c2
  3. Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi | Yanti | JIK JURNAL ILMU KESEHATAN. senam... doi.org/10.33757/jik.v5i1.361Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Yanti JIK JURNAL ILMU KESEHATAN senam doi 10 33757 jik v5i1 361
Read online
File size728.76 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test