POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Gigi natal adalah gigi yang muncul saat bayi lahir, dan gigi neonatal adalah gigi yang tumbuh pada 30 hari pertama setelah lahir. Insiden gigi natal dan neonatal berkisar antara 1:2.000 hingga 1:3.500. Gigi natal dan neonatal dapat menimbulkan banyak komplikasi, terutama sindrom Riga-Fede dan ketidaknyamanan pada saat menyusui. Perawatan pada gigi natal dan neonatal harus mempertimbangkan apakah gigi tersebut merupakan bagian dari gigi normal atau gigi supernumerary. Jika gigi yang erupsi merupakan gigi normal dan tumbuh dengan baik, gigi tersebut harus dibiarkan di lengkung gigi dan hanya dicabut jika gigi tersebut mengganggu proses makan atau jika gigi tersebut goyang dan berisiko tertelan. Indikasi pencabutan gigi tersebut meliputi risiko dislokasi, tertelan dan cedera traumatis pada lidah bayi dan/atau payudara ibu.
Gigi natal adalah gigi yang muncul saat lahir, dan gigi neonatal adalah gigi yang tumbuh pada 30 hari pertama setelah lahir.Gigi natal dan neonatal dapat menimbulkan berbagai komplikasi.Perawatan gigi natal dan neonatal harus mempertimbangkan apakah gigi tersebut merupakan bagian dari gigi normal atau gigi supernumerary.Pencabutan gigi dipertimbangkan jika menimbulkan gangguan menyusui, ketidaknyamanan, luka traumatis, risiko aspirasi, atau jika mahkota gigi tidak berkembang dengan baik.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor genetik dan lingkungan yang berkontribusi terhadap terjadinya gigi natal dan neonatal. Studi prospektif yang melibatkan sejumlah besar bayi baru lahir dapat membantu menentukan prevalensi yang akurat dan mengidentifikasi faktor risiko yang signifikan. Selain itu, penelitian yang berfokus pada pengembangan protokol perawatan yang optimal untuk gigi natal dan neonatal sangat penting. Hal ini termasuk mengevaluasi efektivitas berbagai teknik perawatan, seperti pemantauan, penghalusan tepi tajam, atau pencabutan, serta menilai dampak jangka panjang dari perawatan tersebut terhadap perkembangan gigi dan fungsi oral bayi. Terakhir, studi yang menyelidiki hubungan antara gigi natal dan neonatal dengan kondisi medis lainnya, seperti sindrom genetik atau gangguan perkembangan, dapat memberikan wawasan yang berharga tentang patofisiologi kondisi ini dan membantu dalam diagnosis dini dan manajemen yang tepat.
| File size | 334.23 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan kelompok kontrol non-ekivalen dan total sampling. Data dikumpulkan dari 78 siswa menggunakan kuesionerPenelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan kelompok kontrol non-ekivalen dan total sampling. Data dikumpulkan dari 78 siswa menggunakan kuesioner
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Timbal yang terhirup melalui paru-paru masuk ke dalam sirkulasi darah dan berikatan dengan eritrosit, yang kemudian dapat memengaruhi penyerapan dan distribusiTimbal yang terhirup melalui paru-paru masuk ke dalam sirkulasi darah dan berikatan dengan eritrosit, yang kemudian dapat memengaruhi penyerapan dan distribusi
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Latar belakang menekankan peran krusial pola asuh orang tua dalam membentuk kemandirian anak, khususnya dalam kebersihan diri, yang penting bagi anak prasekolahLatar belakang menekankan peran krusial pola asuh orang tua dalam membentuk kemandirian anak, khususnya dalam kebersihan diri, yang penting bagi anak prasekolah
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Peran ibu sebagai tokoh utama dalam pengasuhan sangat penting untuk membentuk stabilitas emosional anak dan mencegah konflik antar saudara. Metode: PenelitianPeran ibu sebagai tokoh utama dalam pengasuhan sangat penting untuk membentuk stabilitas emosional anak dan mencegah konflik antar saudara. Metode: Penelitian
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Pendahuluan Kualitas tidur yang optimal memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan fisik, emosional, dan kognitif anak. Namun, meningkatnya penggunaanPendahuluan Kualitas tidur yang optimal memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan fisik, emosional, dan kognitif anak. Namun, meningkatnya penggunaan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Nusa Indah Ngempon.
UINSIUINSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisisPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis
UNUBLITARUNUBLITAR Subjek mengalami permasalahan penyesuaian diri yang muncul setelah ayahnya meninggal dunia. Intervensi konseling realitas WDEP terbukti efektif dalam membantuSubjek mengalami permasalahan penyesuaian diri yang muncul setelah ayahnya meninggal dunia. Intervensi konseling realitas WDEP terbukti efektif dalam membantu
Useful /
STAI YPBWISTAI YPBWI Penerapan inkuiri mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan rasa ingin tahu, dan memperdalam pemahaman materi. Oleh karena itu, strategi ini direkomendasikanPenerapan inkuiri mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan rasa ingin tahu, dan memperdalam pemahaman materi. Oleh karena itu, strategi ini direkomendasikan
STAI YPBWISTAI YPBWI Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif bagi penulis pemula maupun berpengalaman dalam menciptakan karya tulis yang bermakna dan relevanArtikel ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif bagi penulis pemula maupun berpengalaman dalam menciptakan karya tulis yang bermakna dan relevan
UNIBOUNIBO Penelitian ini menganalisis dan menjelaskan konsep tasawuf akhlaki sebagai bagian dari kajian ilmu tasawuf yang berkembang sebagai kajian mistisisme dalamPenelitian ini menganalisis dan menjelaskan konsep tasawuf akhlaki sebagai bagian dari kajian ilmu tasawuf yang berkembang sebagai kajian mistisisme dalam
UINSIUINSI Kemudian di siklus kedua seluruh anak (100%) dapat mengikuti permainan dengan bekerjasama. Dengan kenaikan persentase pada aspek kemampuan bekerjasamaKemudian di siklus kedua seluruh anak (100%) dapat mengikuti permainan dengan bekerjasama. Dengan kenaikan persentase pada aspek kemampuan bekerjasama