UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Termitarium Macrotermes gilvus Hagen merupakan ekosistem kompleks yang kaya mikroorganisme dengan potensi bioaktivitas tinggi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi, mengkarakterisasi morfologi koloni, dan melakukan evaluasi awal potensi bakteri yang diisolasi dari termitarium M. gilvus Hagen sebagai agens hayati. Sampel termitarium yang telah dikumpulkan, kemudian dilakukan isolasi bakteri melalui pengenceran berseri pada media Nutrient Agar dan media selektif aktinomiset yaitu water yeast extract agar dan casamino acid yeast extract glucose agar. Karakterisasi morfologi dilakukan melalui pengamatan koloni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari termitarium M. gilvus Hagen berhasil diisolasi 29 isolat bakteri dengan karakteristik morfologi koloni yang beragam. Karakterisasi morfologi koloni menunjukkan variasi bentuk, elevasi, tepian, dan warna. Sebelas isolat diantaranya diisolasi dari tanah sarang rayap (TS), sementara lainnya diperoleh dari fungsu comb (F/sarang rayap). Hal tersebut menunjukkan bahwa setidaknya sebanyak 16 isolat bakteri yang diperoleh potensial untuk diuji lebih lanjut sebagai agens hayati yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian OPT yang efektif dan lebih ramah lingkungan.

Jumlah isolat bakteri berdasarkan karakteristik koloni yang berhasil diisolasi dan dikulturkan pada media selektif aktinomiset sebanyak 12, sementara itu pada medium NA yang umum digunakan untuk mengulturkan bakteri diperoleh 17 isolat.Sebelas isolat diantaranya diisolasi dari tanah sarang rayap (TS), sementara lainnya diperoleh dari fungus comb (F/sarang rayap).Bentuk koloni bakteri yang dominan ditemukan yaitu bundar (10 isolat).Sebanyak 16 isolat bakteri termasuk Gram positif, 11 isolat bakteri lainnya Gram negatif, dan seluruhnya menunjukkan reaksi negatif pada uji hipersensitif.Hasil ini mengindikasikan bahwa setidaknya sebanyak 16 isolat bakteri yang diperoleh potensial untuk diuji lebih lanjut sebagai agens hayati yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian OPT yang efektif dan lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi bakteri dari termitarium rayap tanah sebagai agens hayati. Pertama, perlu dilakukan identifikasi bakteri secara lebih mendalam menggunakan metode molekuler untuk mengetahui spesies bakteri yang berhasil diisolasi, sehingga dapat diketahui potensi dan mekanisme kerjanya secara spesifik. Kedua, perlu dilakukan uji aktivitas antagonistik terhadap patogen tanaman secara in vitro dan in vivo untuk menguji efektivitas bakteri dalam menekan perkembangan penyakit pada tanaman. Ketiga, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan dan aktivitas bakteri dalam termitarium, seperti kelembapan, suhu, dan komposisi tanah, sehingga dapat dioptimalkan kondisi untuk menghasilkan bakteri agens hayati yang efektif.

Read online
File size499.4 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test