UNYUNY

Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan KonselingJurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap kecemasan masyarakat mengenai berita Covid-19 dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah masyarakat Dusun Krucil, Desa Winong, Kec. Bawang, Kab. Banjarnegara berjumlah 104 orang. Instrumen yang digunakan adalah skala media sosial dan skala kecemasan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana bertaraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase paparan media sosial sebagian besar pada kategori sedang (72,1%) dan presentase kecemasan juga berada pada kategori sedang (69,2%). Media sosial berpengaruh terhadap kecemasan mengenai berita Covid-19 (nilai sig 0,021 < 0,05). Media sosial memberikan pengaruh sebesar 5,1% sedangkan 94,9% dipengaruhi oleh faktor lain.

Berdasarkan hasil penelitian, media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan mengenai berita Covid-19.Pengaruh yang diberikan bersifat positif, yang berarti semakin tinggi paparan media sosial, maka kecemasan semakin meningkat.Media sosial memberikan pengaruh sebesar 5,1% terhadap kecemasan masyarakat, sementara 94,9% dipengaruhi oleh faktor lain.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas sasaran penelitian dan menambahkan variabel lain yang mungkin mempengaruhi kecemasan, seperti tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, atau riwayat kesehatan mental. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai jenis konten media sosial yang paling memicu kecemasan, serta strategi coping yang digunakan masyarakat untuk mengatasi kecemasan tersebut. Lebih lanjut, penelitian dapat berfokus pada pengembangan intervensi berbasis media sosial untuk mengurangi kecemasan terkait isu kesehatan, seperti kampanye literasi kesehatan yang bertujuan untuk memverifikasi informasi dan mengurangi penyebaran hoaks. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara media sosial dan kecemasan dapat membantu dalam merumuskan kebijakan dan program yang efektif untuk melindungi kesehatan mental masyarakat di era digital.

Read online
File size549.55 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test