NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE
Journal of Management and Digital BusinessJournal of Management and Digital BusinessPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), harga, micro influencer, dan perceived value terhadap minat beli layanan Nail Art di Sheeme Nails, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei melalui penyebaran kuesioner daring berbasis skala Likert 5 poin. Populasi penelitian meliputi konsumen Sheeme Nails, dengan jumlah responden sebanyak 170 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-WOM, micro influencer, dan perceived value aktualisasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, sedangkan variabel harga dan perceived value gengsi tidak memberikan pengaruh signifikan. Selain itu, interaksi antara perceived value aktualisasi diri dan E-WOM terbukti signifikan, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi dorongan aktualisasi diri, semakin kuat pengaruh E-WOM terhadap keputusan pembelian. Namun, interaksi antara perceived value aktualisasi diri dengan harga maupun micro influencer tidak signifikan, demikian pula seluruh interaksi yang melibatkan perceived value gengsi terhadap minat beli.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Electronic Word of Mouth (E-WOM), Micro Influencer, dan Perceived Value Aktualisasi Diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen Sheeme Nails.Ulasan daring yang positif dan kredibilitas micro influencer terbukti meningkatkan kepercayaan serta mendorong keputusan pembelian, sementara layanan Nail Art dipandang tidak hanya sebagai perawatan estetika, tetapi juga sarana ekspresi diri dan peningkatan kepercayaan diri.Interaksi antara aktualisasi diri dan E-WOM juga signifikan, menunjukkan bahwa kebutuhan untuk mengekspresikan diri semakin memperkuat pengaruh ulasan positif terhadap minat beli.Sebaliknya, harga, Perceived Value Gengsi, serta interaksinya dengan variabel lain tidak signifikan, yang berarti konsumen lebih menekankan nilai emosional dan personal dibandingkan faktor gengsi atau status sosial dalam memutuskan menggunakan layanan Nail Art.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi faktor tambahan seperti kualitas layanan, loyalitas pelanggan, serta tren Nail art terbaru guna memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap perilaku konsumen dalam industri ini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh E-WOM dan micro influencer pada minat beli layanan Nail Art di berbagai platform media sosial yang berbeda, seperti TikTok atau YouTube. Penelitian ini juga dapat dikembangkan untuk menyelidiki pengaruh perceived value aktualisasi diri pada minat beli layanan Nail Art di berbagai segmen pasar, seperti generasi milenial atau generasi Z. Dengan demikian, strategi pemasaran Sheeme Nails dapat disesuaikan dengan karakteristik dan preferensi konsumen yang berbeda.
- Pengaruh Aktualisasi Diri Dan Gaya Hidup Hangout Terhadap Keputusan Pembelian Pada Dira Cafe And Pool... jurnal.uisu.ac.id/index.php/MdB/article/view/9445Pengaruh Aktualisasi Diri Dan Gaya Hidup Hangout Terhadap Keputusan Pembelian Pada Dira Cafe And Pool jurnal uisu ac index php MdB article view 9445
- Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Minat Beli pada Produk Scarlett dengan Kesadaran Merek sebagai... doi.org/10.53682/mk.v3i2.4201Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Minat Beli pada Produk Scarlett dengan Kesadaran Merek sebagai doi 10 53682 mk v3i2 4201
- PENGARUH HARGA, PROMOSI DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (LITERATURE REVIEW STRATEGI MARKETING... doi.org/10.38035/jihhp.v2i2.982PENGARUH HARGA PROMOSI DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN LITERATURE REVIEW STRATEGI MARKETING doi 10 38035 jihhp v2i2 982
- Pengaruh Electronic Word of Mouth (EWOM) Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Minat Beli pada Jasa Transportasi... siberpublisher.org/index.php/JMPD/article/view/55Pengaruh Electronic Word of Mouth EWOM Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Minat Beli pada Jasa Transportasi siberpublisher index php JMPD article view 55
| File size | 612.16 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
UKSWUKSW Inisiatif penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi lansia di Puskesmas Cebongan telah berhasil mencapai tujuannya. Program ini telah meningkatkanInisiatif penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi lansia di Puskesmas Cebongan telah berhasil mencapai tujuannya. Program ini telah meningkatkan
IAIC PUBLISHERIAIC PUBLISHER Limitasi ini menekankan kebutuhan untuk terus mengembangkan dan mengoptimalkan sistem AI untuk memastikan keandalannya dan inklusivitasnya, terutama dalamLimitasi ini menekankan kebutuhan untuk terus mengembangkan dan mengoptimalkan sistem AI untuk memastikan keandalannya dan inklusivitasnya, terutama dalam
UMBUMB Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Quantum Learning di SMP Negeri 5 Kotamobagu berdampak positif bagi peserta didik,Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Quantum Learning di SMP Negeri 5 Kotamobagu berdampak positif bagi peserta didik,
STIEMADANISTIEMADANI Implementasi sistem pengingat administrasi keuangan berbasis spreadsheet di PT Java Energy Semesta secara signifikan meningkatkan efektivitas proses administrasi,Implementasi sistem pengingat administrasi keuangan berbasis spreadsheet di PT Java Energy Semesta secara signifikan meningkatkan efektivitas proses administrasi,
SALNESIASALNESIA Kegiatan sosialisasi dikemas dalam bentuk: (a) penjajagan pengetahuan peserta; (b) penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan danKegiatan sosialisasi dikemas dalam bentuk: (a) penjajagan pengetahuan peserta; (b) penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Belajar Masyarakat (PKBM) Linggih Sinau Banyusari sumber daya yang rendah dan kurang terampil dalam hal berwirausaha/budidaya khususnya budidaya ikan lele,Belajar Masyarakat (PKBM) Linggih Sinau Banyusari sumber daya yang rendah dan kurang terampil dalam hal berwirausaha/budidaya khususnya budidaya ikan lele,
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Oleh karena itu, upaya penanggulangan kejahatan memerlukan pendekatan menyeluruh, termasuk penguatan struktur sosial dan ekonomi di masyarakat melaluiOleh karena itu, upaya penanggulangan kejahatan memerlukan pendekatan menyeluruh, termasuk penguatan struktur sosial dan ekonomi di masyarakat melalui
LITERASISAINSLITERASISAINS Triple Delapan Group Medan. Penelitian ini dilakukan pada CV. Triple Delapan Group Medan dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitianTriple Delapan Group Medan. Penelitian ini dilakukan pada CV. Triple Delapan Group Medan dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian
Useful /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh 64 karyawan di Kantor InspektoratPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh 64 karyawan di Kantor Inspektorat
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil menunjukkan bahwa kompetensi digital dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan disiplin kerja berpengaruhHasil menunjukkan bahwa kompetensi digital dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan disiplin kerja berpengaruh
UNSURIUNSURI 8/Pid. Sus-Anak/2015/PN. Sumber daya alam perlu dilakukan proses diversi, tujuan penelitian ini adalah agar masyarakat lebih paham, tentang diversi kasus8/Pid. Sus-Anak/2015/PN. Sumber daya alam perlu dilakukan proses diversi, tujuan penelitian ini adalah agar masyarakat lebih paham, tentang diversi kasus
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Hasil persentase ketuntasan yang diraih anak pada siklus I yatu 50%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Dengan demikian penggunaan media puzzleHasil persentase ketuntasan yang diraih anak pada siklus I yatu 50%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Dengan demikian penggunaan media puzzle