UMGUMG

E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan InformatikaE-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika

Tingginya kasus pencurian, khususnya di Kota Semarang dan insiden di laboratorium komputer SMK Askhabul Kahfi, menunjukkan kelemahan signifikan pada sistem keamanan manual, yang juga gagal membatasi akses oleh pihak yang tidak berkepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Keamanan Pada Ruangan Menggunakan Android Dan Sensor PIR Dengan Database User Berbasis Arduino untuk menciptakan sistem keamanan yang otomatis, mampu membatasi hak akses, dan menyimpan database aktivitas pengguna. Sistem ini menggunakan Arduino Uno R3 sebagai controller utama, yang terintegrasi dengan Solenoid Door Lock (kunci elektrik) yang dikendalikan melalui aplikasi Android (SKP Security Room) via Bluetooth setelah pengguna memindai QR Code pada kartu karyawan. Selain itu, sistem dilengkapi Sensor PIR untuk mendeteksi penyusup dan mengaktifkan alarm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem keseluruhan bekerja dengan tingkat keberhasilan mencapai 83,33% keberhasilan. Database sistem juga berhasil merekam, menyimpan, membatasi, dan mengelola user secara multiuser, membuktikan bahwa sistem keamanan berbasis Arduino ini dapat berfungsi dengan baik untuk menggantikan keamanan manual di ruang laboratorium komputer tersebut.

Berdasarkan hasil pengujian sistem fungsionalitas, sistem keamanan ruangan berbasis Arduino Uno R3 ini berhasil diimplementasikan dengan tingkat keberhasilan 83,33%.untuk fungsi otentikasi QR Code dan kontrol kunci elektrik (Solenoid Door Lock), menunjukkan integrasi yang optimal antara perangkat keras, aplikasi Android (SKP Security Room), dan modul Bluetooth.Selain itu, database juga berhasil mencatat, menyimpan, dan membatasi hak akses pengguna ruangan secara multiuser, meskipun pengujian Sensor PIR menunjukkan tingkat keberhasilan 83,33% dalam mendeteksi penyusup.Sebagai saran pengembangan lebih lanjut, disarankan untuk mengembangkan database agar dapat berjalan secara real-time (misalnya menggunakan modul Wi-Fi untuk koneksi server) dan memperluas jangkauan sistem agar dapat diaplikasikan pada lebih dari satu ruangan, sehingga meningkatkan efisiensi dan pengawasan sistem keamanan di SMK Askhabul Kahfi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah pengembangan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan fungsionalitas sistem keamanan ruangan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimalisasi penempatan sensor PIR untuk meminimalkan blind spot dan meningkatkan akurasi deteksi gerakan. Kedua, pengembangan sistem dapat dilanjutkan dengan integrasi teknologi cloud computing untuk penyimpanan data log aktivitas pengguna secara terpusat dan memungkinkan akses jarak jauh untuk pemantauan dan pengelolaan. Ketiga, eksplorasi penggunaan algoritma machine learning untuk analisis pola aktivitas pengguna dapat membantu dalam identifikasi potensi ancaman keamanan secara proaktif dan memberikan peringatan dini kepada pengelola ruangan.

Read online
File size403.93 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test