UBHARAJAYAUBHARAJAYA

JURNAL DARING MAHASISWA KOMUNIKASIJURNAL DARING MAHASISWA KOMUNIKASI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Representasi Kritik Sosial Terhadap Polisi Pada Karikatur Di Media Sosial (Studi Semiotika Peirce Karikatur Tentang Polisi Di akun Instagram @Poliklitik). Penelitian ini menggunakan konsep komunikasi, bentuk komunikasi verbal dan nonverbal, media massa, media sosial, karikatur, sifat karikatur, kritik sosial, jenis kritik sosial, polisi, tugas wewenang Polisi, semiotika, semiotika Charles Sanders Peirce, dan representasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan segitiga makna yaitu representament, object, dan interpretant. . . Hasil penelitian yang ditemukan 3 tanda tipe ikon, 6 tanda tipe indeks, dan 4 tanda tipe simbol. Pada hasil pembahasan, ditemukan representasi kritik sosial terhadap Polisi terjadi di akun instagram @poliklitik mengacu pada karikatur Seorang laki-laki disebelah kiri yang memakai pakaian polisi di sejajarkan dengan karikatur laki-aki disebelah kanan yang memakai pakaian TNI karena dalam pengakuannya telah mengimpor senjata untuk wilayah yang sedang berkonflik.

Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian, representasi kritik sosial terhadap polisi pada karikatur di media sosial, khususnya di akun Instagram @poliklitik, menunjukkan adanya kritik terhadap peran dan tindakan kepolisian terkait isu pembelian senjata.Kritik ini direpresentasikan melalui karikatur seorang polisi yang disandingkan dengan seorang anggota TNI, mengacu pada pengakuan terkait impor senjata untuk wilayah konflik.Penelitian ini menganalisis representasi tersebut menggunakan teori semiotika Peirce, mengidentifikasi tanda-tanda ikon, indeks, dan simbol yang membentuk makna kritik sosial dalam karikatur tersebut.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak visual karikatur terhadap persepsi publik terhadap kepolisian. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis karikatur polisi di berbagai platform media sosial untuk memahami perbedaan representasi dan respons publik. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada bagaimana karikatur dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi kepolisian, serta memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat. Penelitian-penelitian ini penting untuk dilakukan karena dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran media sosial dalam membentuk opini publik tentang kepolisian, serta memberikan masukan bagi pengembangan strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta hubungan yang lebih harmonis dan konstruktif antara polisi dan masyarakat, yang pada akhirnya dapat mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban sosial yang lebih baik.

Read online
File size304.52 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test