UNIKA Santo Thomas SUUNIKA Santo Thomas SU

ALUR : Jurnal ArsitekturALUR : Jurnal Arsitektur

Rumah tinggal merupakan tempat kita berlindung, dan juga merupakan hasil karya arsitektur. Sementara menurut Ching (2000), terdapat perbendaharaan desain yang bersifat substansial serta abadi, di mana apabila seorang perancang familiar dengan perbendaharaan desain tersebut, maka untuk selanjutnya dapat membentuk hubungan antara bentuk dan ruang dengan makna. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mensimulasikan salah satu perbendaharaan desain Ching yaitu Wujud Dasar, pada desain rumah tinggal tipe 36 di lahan berukuran 6x12 meter persegi. Sebagai penelitian dengan paradigma Konstruksivisme, penelitian ini adalah salah satu interpretasi dari perbendaharaan desain tersebut sehingga hasil yang didapatkan adalah berupa penerapan desain dari obyek rancang. Hasil dan pembahasan penelitian ini yaitu bahwa Wujud Dasar sesuai jika diterapkan pada desain rumah tinggal sederhana (tipe 36) dikarenakan wujud yang mendasar sesuai dengan obyek rancang yang bersifat sederhana. Selain itu, Wujud Dasar sesuai jika diterapkan pada desain fasad rumah tinggal pada blok perumahan dikarenakan akan terdapat variasi fasad antara rumah satu dengan rumah lain. Kemudian, sebagai simulasi yang tidak benar-benar dibangun di dunia nyata, desain rumah tinggal sederhana tipe 36 dengan menerapkan Wujud Dasar ini memerlukan pengkajian lebih lanjut, terutama yang berkaitan dengan kepraktisan manufaktur.

Penelitian ini menggunakan paradigma Konstruksivisme yang menekankan sifat subyektif dan sementara dari pengetahuan.Wujud Dasar terbukti sesuai untuk diterapkan pada desain rumah tinggal sederhana tipe 36 karena kesederhanaannya selaras dengan obyek rancang.Penerapan Wujud Dasar pada fasad rumah di blok perumahan dapat menciptakan variasi estetika.Penelitian ini menekankan penerapan perbendaharaan desain, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk mempertimbangkan kepraktisan manufaktur.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam perbendaharaan desain Francis D.K. Ching lainnya, tidak hanya terbatas pada Wujud Dasar. Selain itu, penerapan metode desain proporsi, yang mempertimbangkan aspek estetika dan kepraktisan manufaktur secara bersamaan, dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Pengembangan obyek rancang, baik dengan meningkatkan kompleksitas desain atau mengubah jenis bangunan, juga dapat memperluas cakupan penelitian. Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada studi kasus implementasi Wujud Dasar pada desain fasad perumahan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti iklim, material lokal, dan preferensi budaya. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan desain arsitektur yang inovatif, fungsional, dan kontekstual, serta memperkaya khazanah pengetahuan di bidang arsitektur.

Read online
File size626.93 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test