UICUIC

MuqaddimahMuqaddimah

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mikroinfluencer Muslim dalam menyampaikan dakwah Islam melalui platform TikTok, serta menganalisis strategi komunikasi digital yang digunakan untuk membangun keterlibatan audiens. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi terhadap konten video dakwah yang dipublikasikan oleh lima akun TikTok: @heyouw0, @syam_elmarusy, @adihidayatoffici4l, @hanan_attaki_, dan @kadamsidik00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mikroinfluencer ini memanfaatkan variasi jenis konten seperti narasi reflektif, kutipan ayat dan hadis, edukasi islami ringan, renungan spiritual, kritik sosial, serta ajakan ibadah harian. Gaya penyampaian mereka beragam, mulai dari lembut dan reflektif hingga ekspresif dan interaktif, disesuaikan dengan karakteristik audiens muda. Elemen visual seperti musik latar, teks layar, dan simbol-simbol keislaman digunakan untuk memperkuat suasana emosional dan spiritual. Strategi digital seperti penggunaan hashtag populer, video balasan, serta adaptasi tren TikTok digunakan untuk meningkatkan jangkauan dan engagement. Temuan ini menegaskan bahwa mikroinfluencer Muslim memiliki peran signifikan dalam dakwah digital yang lebih kontekstual, inklusif, dan relevan dengan kehidupan generasi Z dan milenial di era media sosial.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa mikroinfluencer Muslim di TikTok memegang peranan penting dalam transformasi dakwah Islam yang lebih dinamis dan kontekstual, sesuai dengan perkembangan media digital saat ini.Mereka menggunakan berbagai jenis konten dakwah yang meliputiedukasi Islam, motivasi spiritual, kritik sosial, dan ajakan ibadah.Strategi komunikasi digital yang efektif, seperti penggunaan hashtag populer dan adaptasi tren, meningkatkan jangkauan dan keterlibatan audiens, menunjukkan potensi dakwah digital dalam membangun komunitas online yang saling mendukung dalam meningkatkan kualitas spiritual.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak psikologis konten dakwah TikTok terhadap pembentukan identitas keagamaan generasi muda, khususnya dalam hal moderasi dan toleransi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis efektivitas berbagai strategi komunikasi digital yang digunakan mikroinfluencer dalam meningkatkan pemahaman ajaran Islam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya penyampaian, visualisasi konten, dan interaksi dengan audiens. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana platform TikTok dapat dimanfaatkan secara optimal oleh lembaga dakwah dan tokoh agama dalam menjangkau audiens yang lebih luas dan membangun citra positif Islam di mata masyarakat global, dengan tetap memperhatikan etika dan prinsip-prinsip keagamaan yang berlaku. Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dakwah digital dan memperkuat peran mikroinfluencer Muslim dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang positif dan relevan di era digital.

Read online
File size228.27 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test