UICUIC

MuqaddimahMuqaddimah

Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) memberikan fleksibilitas kepada pendidik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan kontekstualisasi pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun terhadap implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan heuristik untuk memahami pandangan dan praktik pendidikan yang diterapkan oleh pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan Ibnu Khaldun, seperti kejelasan tujuan pendidikan, pembelajaran bertahap, pemanfaatan sarana pendidikan, kontinuitas pembelajaran, serta klasifikasi ilmu, memiliki keselarasan dengan komponen utama KMB, termasuk pendekatan konstruktivistik, pembelajaran berbasis inkuiri, dan penguatan komunitas belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun dapat menjadi landasan filosofis yang relevan dan kontekstual dalam pengembangan serta implementasi Kurikulum Merdeka Belajar guna meningkatkan efektivitas pendidikan di Indonesia.

Fleksibilitas yang menjadi kebanggaan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) dapat disaksikan mulai dari kebebasan memilih peserta didik berdasarkan minat dan bakat, perencanaan pembelajaran, pendekatan, model, tujuan, dan penilaian.Fleksibilitas ini memungkinkan penerapan pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun dalam konteks modern dengan beberapa penyesuaian yang berorientasi pada kebutuhan proses belajar di dalam maupun di luar kelas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam yang dikemukakan oleh Ibnu Khaldun sangat relevan dan dapat diterapkan pada konteks modern dengan beberapa catatan tertentu, hal ini juga mematahkan stigma bahwa pendidikan Islam yang cenderung kaku dan tertinggal perkembangan zaman itu tidak benar.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun dan Kurikulum Merdeka Belajar dengan kurikulum-kurikulum sebelumnya di Indonesia. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana pemikiran Ibnu Khaldun telah diadaptasi dan diimplementasikan dalam kurikulum-kurikulum sebelumnya, serta bagaimana KMB telah mengembangkan dan memperkaya pemikiran tersebut. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi KMB di berbagai jenjang pendidikan, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang dalam era digitalisasi. Penelitian ini dapat memberikan sumbangsih bagi pengembangan kurikulum yang lebih efektif dan kontekstual di Indonesia.

Read online
File size220.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test