POLIWANGIPOLIWANGI

Jurnal JavanicaJurnal Javanica

Salah satu alternatif dalam mengurangi penggunaan pupuk kimia pada produksi kacang tanah yaitu dengan pemanfaatan pupuk organik cair (POC) daun lamtoro. Penggunaan konsentrasi dan interval waktu yang berbeda dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi kacang tanah, maka aplikasi POC daun lamtoro harus mempertimbangkan kedua faktor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsentrasi dan interval waktu aplikasi POC Daun Lamtoro yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Penelitian dilaksanakan di Desa Antirogo, Kec. Sumbersari, Kab. Jember, Jawa Timur pada bulan Oktober hingga Desember 2023. Metode penelitian menggunakan RAK Faktorial dengan dua faktor. Pertama yaitu POC Daun Lamtoro konsentrasi K0 (0 ml/L), K1 (100 ml/L), K2 (150 ml/L), dan K3 (200 ml/L). Kemudian faktor kedua, interval waktu yaitu W1 (1 minggu sekali), W2 (2 minggu sekali), serta W3 (3 minggu sekali). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh konsentrasi terbaik yaitu 100 ml/L pada paremeter jumlah polong dan berat polong kering sedangkan untuk interval waktu tidak terdapat pengaruh pada seluruh parameter. Namun terdapat interaksi antara kedua faktor pada parameter berat biomassa kering dan tinggi tanaman.

Pemberian POC daun lamtoro memberikan pengaruh konsentrasi pada parameter jumlah polong per sampel dan berat polong kering persampel.Perlakuan terbaik pada konsentrasi K1 (100 ml/L).Sedangkan interval waktu memiliki pengaruh tidak nyata pada semua parameter.Namun terdapat interaksi antara kedua faktor yang dilihat pada parameter berat biomassa kering dan tinggi tanaman.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengkaji lebih lanjut dengan menggunakan metode eksperimental yang lebih kompleks, seperti Rancangan Acak Kelompok (RAK) atau Rancangan Acak Lengkap (RAL), untuk memperoleh data yang lebih akurat dan dapat diandalkan. (2) Melakukan studi komparatif antara penggunaan POC daun lamtoro dengan pupuk kimia konvensional untuk melihat perbedaan kinerja dan dampak lingkungan dari kedua jenis pupuk tersebut. (3) Meneliti dan mengembangkan formulasi pupuk organik cair yang lebih optimal untuk kacang tanah, dengan mempertimbangkan komposisi dan konsentrasi nutrisi yang dibutuhkan tanaman, serta interval waktu aplikasi yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi.

  1. #pupuk organik#pupuk organik
  2. #pertanian berkelanjutan#pertanian berkelanjutan
Read online
File size377.82 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3d0
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test