POLNAMPOLNAM

Jurnal Administrasi TerapanJurnal Administrasi Terapan

Ambon adalah sebuah kota di bagian timur Indonesia yang disebut Ambon Manise dan dikenal sebagai tempat lahirnya musisi-musisi hebat. Ambon telah dicanangkan menjadi Kota Musik dunia pada tahun 2011 dan terealisasi pada tahun 2019, berbagai upaya baik pemikiran, tenaga, materi yang diberikan oleh pemerintah Kota Ambon telah membuat Kota Ambon berhasil memantapkan diri dan meraih predikat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah branding Ambon City of Music mempengaruhi keputusan wisatawan dalam berkunjung ke Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karakteristik yang berkunjung di kota Ambon sebagai kota music dunia. Teknik sampling yang digunakan adalah Nonprobability sampling dengan cara Sampling Insidental sehingga sample yang didapatkan adalah 100 wisatawan yang berkunjung ke kota Ambon. Teknik analisis data dan uji hipotesis yang digunakan adalah metode regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa brand image berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung. Faktor yang paling mempengaruhi keputusan berkunjung adalah kekuatan asosiasi merek hal ini didukung karena informasi yang masuk kedalam ingatan konsumen sangat kuat dan informasi itu bertahan sebagai brand image dari kota Ambon sebagai City of Music tersebut, aspek ini perlu menjadi perhatian agar kota Ambon dapat mengoptimalkan brand image Ambon City of Music untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap brand image Ambon City of Music dan keputusan berkunjung di Ambon maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh brand image terhadap keputusan berkunjung di kota Ambon.Namun dalam penelitian ini penulis menggunakan 3 dimensi yaitu kekuatan asosiasi merek, keunggulan asosiasi merek dan keunikan asosiasi merek.Dari ke 3 dimensi tersebut yang paling berpengaruh terhadap keputusan berkunjung adalah kekuatan asosiasi merek hal ini didukung karena informasi yang masuk kedalam ingatan wisatawan sangat kuat dan informasi itu bertahan sebagai brand image dari Ambon city of Music.Hasil temuan menunjukan bahwa secara keseluruhan brand image terhadap keputusan berkunjung di kota Ambon memiliki hubungan yang cukup kuat dengan perolehan pada dimensi kekuatan asosiasi merek mencapai 63,8%.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan wisatawan dari berbagai negara, sehingga dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai persepsi wisatawan internasional terhadap brand image Ambon City of Music. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan berkunjung wisatawan, seperti promosi, fasilitas pariwisata, dan aksesibilitas. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas berbagai strategi pemasaran dalam meningkatkan brand image Ambon City of Music, seperti penggunaan media sosial, kerjasama dengan influencer, dan penyelenggaraan event budaya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Ambon, serta meningkatkan daya saingnya di tingkat regional dan internasional. Pengembangan pariwisata ini tidak hanya akan berdampak positif pada ekonomi lokal, tetapi juga pada pelestarian budaya dan identitas Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia.

Read online
File size510.97 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test