UNWAHAUNWAHA

Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman pentingnya penanaman karakter dan kreativitas bagi anak dalam mencintai budaya lokal khususnya budaya seni wayang kulit yang mana eksistensinya semakin terlupakan oleh generasi saat ini. Gempuran era zaman saat ini, karakter-karakter yang muncul di televisi, media sosial seringkali tidak sesuai dengan masa pembentukan karakter mereka dan tidak sesuai dengan kebudayaan yang telah terbentuk oleh para pendahulu khususnya budaya jawa. Oleh karena itu, pengabdian ini menjadi penting untuk dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan karakter-karakter dalam pewayangan dan menanamkan kreativitas serta rasa cinta terhadap kebudayaanya sendiri. Harapan dengan pengabdian ini adalah anak-anak mengerti dan mampu meneladani karakter tokoh dalam pewayangan. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 02 Mekarsari dan SDN 03 Mekarsari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, dengan target peserta dengan jumlah 20 peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi, pengabdian mendapatkan respon positif dan mencapai hasil yang memuaskan, dengan indikator peserta didik mampu mengikuti kegiatan sampai akhir dan berani untuk melakukan kontak fisik memegang wayang dan mampu membuat wayang dari kardus guna menumbuhkan motorik anak.

Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan sesuai rencana dan kebutuhan, yaitu pembelajaran melalui media dan cerita wayang dan pembuatan kreasi edukasi wayang dari kardus.Berdasarkan hasil diskusi dengan guru, mereka menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif bagi pembelajaran dan keterampilan peserta didik.Peserta didik juga antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga selesainya acara.Dengan adanya pembelajaran dengan media wayang bisa menjadi sebuah inisiasi mempermudah dalam menyampaikan materi dan menangkap materi pembelajaran dengan baik sekaligus menumbuhkan karakter peserta didik yang bermoral dan bernilai, adanya pembuatan media edukasi wayang kardus bisa menumbuhkan kreativitas dan kecerdasan art pada peserta didik, dan guna menumbuhkan kecintaan kepada kebudayaan lokalnya sendiri yaitu wayang kulit yang sangat bernilai tinggi sehingga tetap lestari sampai kapanpun.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran berbasis wayang kardus terhadap peningkatan pemahaman materi pelajaran tertentu, seperti sejarah atau bahasa jawa, dengan melibatkan kelompok siswa yang lebih besar dan beragam. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam persepsi dan pengalaman siswa serta guru dalam menggunakan media wayang kardus sebagai alat pembelajaran, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya. Ketiga, pengembangan modul pelatihan bagi guru mengenai cara merancang dan memanfaatkan wayang kardus secara efektif dalam pembelajaran karakter dan kreativitas, serta evaluasi dampaknya terhadap peningkatan kualitas pengajaran di sekolah dasar, dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.

Read online
File size673.66 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test