STAINUSANTARASTAINUSANTARA
Jurnal Ikhtibar NusantaraJurnal Ikhtibar NusantaraPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dan tantangan kepala sekolah dalam mengelola kerja tim di MIN 20 Aceh Besar, serta membandingkannya dengan temuan studi sebelumnya oleh Dewi (2021) dan Munandar (2022). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi yang melibatkan berbagai pihak terkait di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah diterapkan secara kolaboratif, partisipatif, dan kontekstual berdasarkan budaya kerja sekolah. Strategi-strategi tersebut meliputi perencanaan bersama, keterlibatan tim dalam distribusi tugas, delegasi berdasarkan kompetensi, dan kejelasan wewenang. Selain itu, dilakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin, serta pembangunan kapasitas melalui program pelatihan terstruktur. Tantangan utama yang dihadapi adalah perbedaan tingkat komitmen antar anggota tim dan keterbatasan keterampilan teknis. Namun, kepercayaan antar anggota tim telah terjalin dengan baik. Hambatan komunikasi diatasi melalui forum koordinasi dan deliberasi secara rutin. Kepala sekolah terus berusaha meningkatkan kinerja tim melalui pelatihan dan pengembangan yang direncanakan untuk mengatasi berbagai keterbatasan dan memperkuat komitmen kolaboratif.
Strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola kerja tim di MIN 20 Aceh Besar diterapkan melalui pendekatan kolaboratif, partisipatif, dan kontekstual berdasarkan budaya kerja madrasah.Strategi ini mencakup perencanaan kerja melalui deliberasi, distribusi tugas berdasarkan kapasitas individu, penyediaan deskripsi pekerjaan yang jelas, dan pemantauan serta evaluasi berbasis data dengan partisipasi.Kerja tim juga diperkuat melalui pelatihan yang berbasis kebutuhan, baik secara internal maupun eksternal, yang berfokus pada peningkatan profesionalisme dan solidaritas tim.Tantangan kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola kerja tim berasal dari dinamika internal, seperti budaya kepercayaan hierarkis, komunikasi yang belum didokumentasikan secara sistematis, dan disparitas komitmen dan keterampilan antar anggota tim.Meskipun pendekatan kolaboratif telah diterapkan, efektivitas kerja tim masih dipengaruhi oleh kapasitas individu, keterbatasan sistem dukungan, dan budaya kerja yang belum matang.Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan manajemen partisipatif, pelatihan berkelanjutan, dan implementasi kebijakan komunikasi dan pengawasan kontekstual untuk membangun kerja tim profesional yang berorientasi pada pendidikan berkualitas.
Berdasarkan temuan dan pembahasan dalam penelitian ini, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengkaji lebih dalam dinamika kerja tim dari perspektif lintas jenjang pendidikan, untuk memahami bagaimana strategi kepemimpinan kepala sekolah dapat diterapkan secara efektif di berbagai tingkat pendidikan.. . 2. Mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja institusi, dengan menganalisis bagaimana strategi kepemimpinan yang diterapkan mempengaruhi kinerja madrasah secara keseluruhan.. . 3. Mengembangkan model pembangunan kapasitas berbasis kebutuhan, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan anggota tim kerja madrasah, serta mengeksplorasi bagaimana model ini dapat meningkatkan motivasi kerja, efektivitas kolaborasi tim, dan kualitas layanan pendidikan.. . 4. Meneliti lebih lanjut mengenai model komunikasi berbasis sistem informasi yang mendukung komunikasi berkelanjutan, terutama dalam konteks madrasah negeri dengan struktur birokrasi yang terbatas dan wewenang yang terbatas.. . 5. Mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi fluktuasi komitmen dalam kerja tim madrasah, serta dampak fluktuasi komitmen tersebut terhadap kualitas layanan pendidikan.. . 6. Meneliti lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang model penempatan berbasis empati dan pengamatan langsung terhadap motivasi kerja dan efektivitas kinerja tugas dalam jangka panjang.. . 7. Mengembangkan kebijakan sumber daya manusia berbasis kompetensi di lembaga pendidikan Islam, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi lokal, serta mengeksplorasi bagaimana kebijakan ini dapat memperkuat solidaritas institusi dan meningkatkan kemampuan profesional staf.. . 8. Mengkaji peran kepemimpinan kepala madrasah dalam membangun budaya kerja yang matang, dengan fokus pada bagaimana kepemimpinan kepala madrasah dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang mendukung komunikasi sistematis, dokumentasi yang terstruktur, dan pengawasan yang efektif.. . 9. Mengeksplorasi dinamika kepemimpinan kepala madrasah dalam konteks madrasah swasta atau institusi dengan struktur organisasi yang lebih fleksibel, untuk memperkaya pemahaman mengenai dinamika kepemimpinan berbasis kepercayaan dalam konteks pendidikan Islam.. . 10. Meneliti lebih lanjut mengenai hubungan antara kepemimpinan partisipatif dan efektivitas organisasi pendidikan berbasis nilai, serta bagaimana kepemimpinan partisipatif dapat memperkuat komitmen kolektif dan meningkatkan kinerja tim kerja.
| File size | 369.96 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
AN NURAN NUR Dominasi lembaga pendidikan Islam yang terdiri dari pesantren, madrasah, dan sekolah mulai bergeser, hal ini disebabkan munculnya Sekolah Islam TerpaduDominasi lembaga pendidikan Islam yang terdiri dari pesantren, madrasah, dan sekolah mulai bergeser, hal ini disebabkan munculnya Sekolah Islam Terpadu
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya transformasi supervisi pendidikan di madrasah menjadi kegiatan pembinaan berkelanjutan yang menggabungkanImplikasi penelitian ini menegaskan perlunya transformasi supervisi pendidikan di madrasah menjadi kegiatan pembinaan berkelanjutan yang menggabungkan
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Pondok pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan Islam yang tertua, pesantrenPondok pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan Islam yang tertua, pesantren
UMPRUMPR 16 Tahun 2019 sebagai pembaruan atas aturan usia minimal pernikahan di Indonesia merupakan manifestasi progresif negara dalam menghapus diskriminasi gender16 Tahun 2019 sebagai pembaruan atas aturan usia minimal pernikahan di Indonesia merupakan manifestasi progresif negara dalam menghapus diskriminasi gender
STAIBREBESSTAIBREBES Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan), yakni peneliti terjun langsung untuk melakukan penelitianPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan), yakni peneliti terjun langsung untuk melakukan penelitian
IJSHSIJSHS Santri tidak hanya memperoleh pengetahuan lingkungan, tetapi juga menginternalisasi nilai spiritual dan etika ekologis, yang tercermin dalam perubahanSantri tidak hanya memperoleh pengetahuan lingkungan, tetapi juga menginternalisasi nilai spiritual dan etika ekologis, yang tercermin dalam perubahan
BDKJAKARTABDKJAKARTA Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan studi atas pendiri, sejarah dan kegiatan pendidikan di pesantren al-aziz, desa pasak, kubu raya. Hasil dari artikelPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan studi atas pendiri, sejarah dan kegiatan pendidikan di pesantren al-aziz, desa pasak, kubu raya. Hasil dari artikel
LAKASPIALAKASPIA Secara teoritik, penelitian ini memperkuat relevansi pendekatan karakter Islami berbasis pembiasaan dan keteladanan sebagaimana dikemukakan oleh LickonaSecara teoritik, penelitian ini memperkuat relevansi pendekatan karakter Islami berbasis pembiasaan dan keteladanan sebagaimana dikemukakan oleh Lickona
Useful /
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih merupakan kebijakan strategis yang bertujuan memperkuatPenelitian ini menyimpulkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Merah Putih merupakan kebijakan strategis yang bertujuan memperkuat
UNWAHAUNWAHA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep wakaf uang, peran nazhir, dan prosedur legal-formal pengelolaannya. DiharapkanHasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep wakaf uang, peran nazhir, dan prosedur legal-formal pengelolaannya. Diharapkan
UMPRUMPR Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi,Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi,
UMPRUMPR Salah satu keberhasilan organisasi pemerintah adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif dan efisien. Standar Operasional ProsedurSalah satu keberhasilan organisasi pemerintah adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif dan efisien. Standar Operasional Prosedur