UNESAUNESA

Kajian Moral dan KewarganegaraanKajian Moral dan Kewarganegaraan

Kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi merupakan persoalan serius yang berdampak pada rasa aman, nyaman, serta hak mahasiswa dalam memperoleh pendidikan yang bermartabat. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) merespons isu ini dengan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKPT) serta mendukung keterlibatan mahasiswa melalui UKM Cakra Harmoni. UKM ini berperan sebagai mitra strategis dalam upaya preventif dengan pendekatan edukatif, kampanye, dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan partisipasi mahasiswa dalam pencegahan kekerasan seksual melalui UKM Cakra Harmoni serta menganalisis bentuk-bentuk partisipasi tersebut berdasarkan konsep partisipasi menurut Oakley, yakni kontribusi, organisasi, dan pemberdayaan.

Berdasarkan hasil penelitian, partisipasi mahasiswa tidak hanya simbolik, tetapi mengakar pada semangat perubahan sosial yang nyata, khususnya dalam isu pencegahan kekerasan seksual di kampus.Partisipasi ini mencakup kontribusi, pengorganisasian, hingga pemberdayaan, dan didukung terutama oleh faktor sosial budaya yang kuat.Meskipun belum sepenuhnya menyentuh level transformasi kebijakan, program-program UKM telah berhasil menumbuhkan kesadaran kolektif dan kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar UKM Cakra Harmoni terus memperkuat sistem kaderisasi dan regenerasi guna memastikan keberlanjutan semangat advokasi di kalangan anggota baru. Diversifikasi metode kampanye juga perlu dilakukan agar pesan-pesan pencegahan kekerasan seksual dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa lintas fakultas dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik generasi Z. Bagi pihak Universitas Negeri Surabaya, penting untuk memberikan dukungan kebijakan dan pendanaan yang lebih stabil kepada UKM yang bergerak di isu strategis seperti Cakra Harmoni, serta memperluas sinergi kelembagaan antara UKM, Satgas PPKPT, dan fakultas. UKM juga sebaiknya dijadikan mitra resmi dalam implementasi Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024 secara praktis di tingkat mahasiswa. Mahasiswa UNESA secara umum diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam isu kekerasan seksual, tetapi terlibat aktif dalam membangun budaya kampus yang aman, setara, dan berpihak pada korban, baik melalui partisipasi langsung dalam kegiatan edukatif maupun dalam menumbuhkan nilai empati dan kesetaraan dalam keseharian. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas kajian dengan menganalisis kemungkinan replikasi model UKM Cakra Harmoni di universitas lain atau melakukan studi komparatif antar UKM sejenis, guna mengetahui sejauh mana pendekatan partisipatif seperti ini dapat diterapkan secara nasional dan memberikan dampak yang lebih luas.

  1. Keputusan Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk Menangani... journal.pubmedia.id/index.php/pjp/article/view/2462Keputusan Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual PPKS untuk Menangani journal pubmedia index php pjp article view 2462
  2. Model of a pastoral sermon for handling the problem of sexual violence against women in Maluku | Tuasela... hts.org.za/index.php/HTS/article/view/9622Model of a pastoral sermon for handling the problem of sexual violence against women in Maluku Tuasela hts za index php HTS article view 9622
Read online
File size324.72 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test