UWKSUWKS

BERDAYA : Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatBERDAYA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Pendidikan merupakan suatu upaya yang secara sadar dan terarah demi menciptakan proses pembelajaran dan suasana belajar agar peserta didik aktif dalam mengembangkan potensi yang ada. Tujuannya adalah agar mereka memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kemandirian, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan untuk diri mereka sendiri, keluarga, bangsa, dan negara. Adapun pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh anak yang masih dibawah umur, maksudnya menikah sebelum mempelai mencapai usia produktif. Umumnya, pernikahan dini dilakukan sebelum usia 20 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki‑laki. Tujuan kegiatan ini ialah memberikan sosialisasi kepada para remaja di desa Kaliwining betapa pentingnya pendidikan untuk masa depan mereka dan untuk mencegah serta mengurangi angka pernikahan dini. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini menggunakan ceramah, diskusi, dan tanya jawab serta pendekatan persuasive, edukatif, partisipatif, dan normatif. Peserta sosialisasi merupakan seluruh siswa dan siswi SMP dan SMK Miftahul Ulum Curah Banteng. Berdasarkan hasil sosialisasi, peserta dapat memahami pentingnya pendidikan, usia diperbolehkannya menikah, dan dampak negatif pernikahan dini serta terlihat terdapat peserta yang termotivasi dan berubah pola pikir untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi remaja untuk memahami pentingnya pendidikan dalam mencapai tujuan dan masa depan yang lebih cerah, serta mempersiapkan diri untuk memulai keluarga di masa depan.Metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab digunakan untuk mensosialisasikan, sehingga meningkatkan partisipasi siswa.Dengan strategi ini, diharapkan siswa memotivasi diri untuk menunda pernikahan demi melanjutkan studi.

Berinilah penelitian kuantitatif untuk menilai dampak jangka panjang sosialisasi Pendidikan Dulu Nikah Kemudian terhadap tingkat kelulusan siswa ke perguruan tinggi di wilayah lain, serta mengukur perubahan perilaku sosial mereka. Selanjutnya, lakukan studi kebijakan untuk menganalisis efektivitas regulasi pernikahan minimum usia di desa Kota Kaliwining, memperhatikan faktor ekonomi dan budaya, guna menyesuaikan intervensi preventif. Terakhir, jelajahi potensi integrasi program sosialisasi ini dengan pelatihan keterampilan kerja bagi remaja, sehingga memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan peningkatan kemandirian ekonomi remaja.

Read online
File size383.11 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test