UNESAUNESA
Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa MesinEkspansi industri pengolahan kelapa nasional menghasilkan melimpahnya limbah sabut yang belum dimanfaatkan secara optimal, menciptakan potensi bernilai yang terabaikan. Tujuan penelitian ini untuk memanfaatkan sabut kelapa dan mencari variasi komposisi terbaik untuk briket arang sabut kelapa dengan perekat tapioka menggunakan mesin pembuat briket screw extruder. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen memvariasikan perbandingan komposisi antara bahan baku arang sabut kelapa dengan bahan perekat tepung tapioka dengan perbandingan 95:5, 90:10, 85:15 dari 100gr massa. Penelitian ini menggunakan tiga variasi komposisi, yaitu 95:5, 90:10, dan 85:15. Parameter yang diuji meliputi nilai kalor, kadar air, kadar abu, laju pembakaran, dan drop test shatter index. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa briket dengan komposisi 95:5 memiliki nilai kalor tertinggi 6142,42 kal/g dan kadar air yang rendah 7,15%, sehingga cocok untuk kebutuhan energi tinggi. pada variasi 85:15 unggul pada laju pembakaran yang lebih irit (0,1359) dan ketahanan fisik terbaik 0,59%, menjadikannya ideal untuk pembakaran yang stabil dan tahan lama. Variasi 90:10 memberikan hasil rata-rata tanpa keunggulan tertentu. Kesimpulannya campuran bahan baku dan perekat sangat memengaruhi karakteristik briket, dan pilihan komposisi terbaik bergantung pada kebutuhan pengguna. Standar kualitas briket yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada spesifikasi briket arang nasional SNI 01-6235-2000.
Setelah melakukan pengujian terhadap tiga variasi komposisi briket yaitu 95.15, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa setiap variasi memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing tergantung pada karakteristik yang diukur.5 memiliki keunggulan karena memiliki presentase perekat yang lebih kecil, hal ini menghasilkan nilai kalor yang tinggi, kadar air rendah dan kadar abu yang lebih sedikit.15 memiliki campuran perekat yang lebih banyak unggul dalam laju pembakaran yang lebih lama rata rata dan ketahanan fisik briket yang lebih tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan teknologi pembuatan briket arang sabut kelapa lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji pengaruh penambahan material pengikat alami seperti lignin atau kitosan terhadap karakteristik briket, dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan pada perekat sintetis seperti tapioka dan meningkatkan keberlanjutan produk. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi proses karbonisasi dengan memvariasikan temperatur dan durasi, untuk mendapatkan nilai kalor dan efisiensi pembakaran yang optimal. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara briket arang sabut kelapa dengan bahan bakar konvensional seperti batu bara atau kayu, untuk mengevaluasi potensi briket sebagai alternatif energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan pengembangan lebih lanjut, briket arang sabut kelapa diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk pemanfaatan limbah pertanian dan mengurangi emisi karbon.
- PEMBUATAN BIO-BRIKET DARI SABUT KELAPA DAN SERBUK KAYU JATI DENGAN MENGGUNAKAN PEREKAT TEPUNG TAPIOKA... jurnal.polinema.ac.id/index.php/distilat/article/view/2295PEMBUATAN BIO BRIKET DARI SABUT KELAPA DAN SERBUK KAYU JATI DENGAN MENGGUNAKAN PEREKAT TEPUNG TAPIOKA jurnal polinema ac index php distilat article view 2295
- Analisis briket fiber mesocarp kelapa sawit metode karbonisasi dengan perekat tepung tapioka | SINTEK... jurnal.umj.ac.id/index.php/sintek/article/view/9033Analisis briket fiber mesocarp kelapa sawit metode karbonisasi dengan perekat tepung tapioka SINTEK jurnal umj ac index php sintek article view 9033
- Pengaruh Komposisi Jenis Perekat Arpus dan Tepung Beras Terhadap Karakteristik Briket Bioarang Sebagai... ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-rekayasa-mesin/article/view/59612Pengaruh Komposisi Jenis Perekat Arpus dan Tepung Beras Terhadap Karakteristik Briket Bioarang Sebagai ejournal unesa ac index php jurnal rekayasa mesin article view 59612
| File size | 1.09 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas dan keterampilan kelompok tani inovasi Hydromadam di Kelurahan terdapat peningkatanKegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas dan keterampilan kelompok tani inovasi Hydromadam di Kelurahan terdapat peningkatan
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Namun, akses terbatas terhadap fasilitas dan infrastruktur sampah tetap menjadi tantangan utama karena lokasi yang terpencil. Kesimpulan: Pendirian komunitasNamun, akses terbatas terhadap fasilitas dan infrastruktur sampah tetap menjadi tantangan utama karena lokasi yang terpencil. Kesimpulan: Pendirian komunitas
MAYADANIMAYADANI Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pengetahuan pada siswa sekolah menengah atas tentang keselamatan dalam berkendara. Metode yang digunakanTujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pengetahuan pada siswa sekolah menengah atas tentang keselamatan dalam berkendara. Metode yang digunakan
MAYADANIMAYADANI Respon Kelompok Wanita Tani sangat positif dan menyambut baik program ini karena dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk dan menjaga lingkungan sekitar,Respon Kelompok Wanita Tani sangat positif dan menyambut baik program ini karena dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk dan menjaga lingkungan sekitar,
UNJUNJ Sesar Ransiki merupakan sesar aktif dan menjadi salah satu faktor utama penentu kesesuaian lahan untuk TPA sampah berdasarkan aspek geologi. PertambahanSesar Ransiki merupakan sesar aktif dan menjadi salah satu faktor utama penentu kesesuaian lahan untuk TPA sampah berdasarkan aspek geologi. Pertambahan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Dengan demikian, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan melalui perubahan perilaku danDengan demikian, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan melalui perubahan perilaku dan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Pengelolaan sampah yang disarankan meliputi pengolahan sampah organik menggunakan komposter dan biopori, serta pemilahan sampah anorganik ke bank sampah,Pengelolaan sampah yang disarankan meliputi pengolahan sampah organik menggunakan komposter dan biopori, serta pemilahan sampah anorganik ke bank sampah,
UNNESUNNES Dengan demikian hipotesis penelitian diterima yaitu ada pengaruh antara afek positif dengan intensi mengurangi sampah plastik pada mahasiswa UniversitasDengan demikian hipotesis penelitian diterima yaitu ada pengaruh antara afek positif dengan intensi mengurangi sampah plastik pada mahasiswa Universitas
Useful /
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Dalam pedagogi Atelier, proses tersebut berlangsung melalui empat trajektori bermain—jouer pour jouer, jouer pour imiter et sexprimer, jouer pour construire,Dalam pedagogi Atelier, proses tersebut berlangsung melalui empat trajektori bermain—jouer pour jouer, jouer pour imiter et sexprimer, jouer pour construire,
UNESAUNESA 000. Maka nilai 0. 000 < 0. 05. Dari kedua hasil tersebut, maka pengambilan keputusan menyatakan bahwa H_1 diterima atau terdapat peningkatan kompetensi000. Maka nilai 0. 000 < 0. 05. Dari kedua hasil tersebut, maka pengambilan keputusan menyatakan bahwa H_1 diterima atau terdapat peningkatan kompetensi
UNESAUNESA Sistem suspensi juga memiliki banyak jenis seperti sistem suspensi pasif, aktif, dan semi aktif. Namun, masih perlu dikembangkan sistem suspensi yang diharapkanSistem suspensi juga memiliki banyak jenis seperti sistem suspensi pasif, aktif, dan semi aktif. Namun, masih perlu dikembangkan sistem suspensi yang diharapkan
UNNESUNNES Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai wanita yang bekerja di PTTeknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai wanita yang bekerja di PT