UNSURUNSUR
PROCEEDING JUSTICIA CONFERENCEPROCEEDING JUSTICIA CONFERENCETindak pidana kekerasan seksual di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hukuman pidana bagi pelaku kekerasan seksual dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Perlindungan Anak dianggap belum efektif sehingga Pemerintah mensahkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Terhadap Anak sebagai implementasi dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 yang menerapkan pemberatan sanksi pidana bagi pelaku kekerasan seksual, diantaranya dengan memberlakukan kebiri secara kimiawi. Penerbitan kebiri secara kimiawi ini menimbulkan polemik di dalam masyarakat terkait efektifitas dan pemberlakuannya yang dianggap melanggar hak asasi manusia. Namun, terlepas dari adanya polemik tersebut mekanisme kebiri secara kimiawi ini telah tercantum dalam Peraturan Pemerintah nomor 70 Tahun 2020 tersebut dengan mempertimbangkan keadilan bagi pelaku dan juga anak sebagai korban karena seyogyanya pemerintah harus menyiapkan sumber daya manusia dan sarana prasarana agar aturan tersebut dapat diberlakukan secara efektif, efisien dan tepat sasaran guna mengurangi angka kekerasan seksual pada anak dan tidak menimbulkan Tindak Pidana kekerasan seksual yang berulang.
Kasus meningkatnya tindak pidana kekerasan seksual, termasuk di Bandung, menimbulkan perhatian.Sebuah kasus melibatkan seorang guru yang juga pemilik lembaga pendidikan agama Islam, melakukan tindak kekerasan seksual kepada 14 santriwati yang berusia sekitar 14 tahun.Dalam konteks ini, pemerintah merespons dengan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 tentang Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak.Pasal 1 Ayat (2) peraturan ini mendefinisikan kebiri kimia sebagai memberikan zat kimia kepada pelaku kekerasan seksual terhadap anak yang memenuhi beberapa kriteria, termasuk luka berat, gangguan jiwa, penyakit menular, atau korban meninggal dunia.Syarat-syaratnya termasuk adanya pidana sebelumnya, korban lebih dari satu orang, dan tujuan menekan hasrat seksual berlebihan.Dalam Pasal 18 ayat (1) peraturan ini, rehabilitasi mencakup tiga jenis.rehabilitasi psikiatri untuk pemulihan mental, rehabilitasi sosial untuk kembalinya individu ke fungsi sosialnya, dan rehabilitasi medis yang komprehensif.Rehabilitasi ini juga sejalan dengan tujuan peradilan pidana yang mencakup resosialisasi dan mencegah residivisme.
Untuk mengatasi masalah kekerasan seksual, terutama terhadap perempuan dan anak-anak, diperlukan langkah konkret. Masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama dalam melaporkan kasus kekerasan seksual dan menangani korban serta pelaku dengan tepat. Perlu ada penyesuaian kebijakan untuk melindungi hak korban dan memastikan pelaku mendapat sanksi yang sesuai. Penggunaan hukuman tambahan berupa kebiri kimia diharapkan dapat membantu, namun penting untuk mengambil pendekatan rasional dan berdasarkan bukti. Penanganan kekerasan seksual pada anak harus fokus pada pemulihan korban, bukan hanya hukuman bagi pelaku. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas hukuman kebiri kimia dalam mengurangi angka kekerasan seksual dan dampak jangka panjangnya terhadap pelaku dan korban.
| File size | 192.57 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STAITARUNASTAITARUNA Pendekatan ini menunjukkan bahwa Islam menawarkan solusi praktis terhadap masalah sosial dengan prinsip keadilan sosial dan pemberdayaan yang lebih holistik.Pendekatan ini menunjukkan bahwa Islam menawarkan solusi praktis terhadap masalah sosial dengan prinsip keadilan sosial dan pemberdayaan yang lebih holistik.
UGJUGJ Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra, data dikumpulkan melalui teknik baca-catat dan dianalisis berdasarkan konsepMenggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra, data dikumpulkan melalui teknik baca-catat dan dianalisis berdasarkan konsep
POLTEKES OSPOLTEKES OS Informan terdiri dari dua anak binaan dan empat petugas LPKA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa LPKAInforman terdiri dari dua anak binaan dan empat petugas LPKA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa LPKA
POLTEKES OSPOLTEKES OS Berdasarkan hasil tersebut, peneliti mengusulkan program berjudul “Penguatan Resiliensi Anak yang Berkonflik dengan Hukum Melalui Kelompok Bantu DiriBerdasarkan hasil tersebut, peneliti mengusulkan program berjudul “Penguatan Resiliensi Anak yang Berkonflik dengan Hukum Melalui Kelompok Bantu Diri
FHUKIFHUKI Judges consideration in making decisions for the perpetrators of criminal acts of narcotics abusers for themselves in the Decision of the Jakarta PusatJudges consideration in making decisions for the perpetrators of criminal acts of narcotics abusers for themselves in the Decision of the Jakarta Pusat
PENCERAHPENCERAH Sampel dalam penelitian ini adalah 5 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif.Sampel dalam penelitian ini adalah 5 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif.
NEOLECTURANEOLECTURA Hukum mengatur rehabilitasi sebagai upaya pemulihan bagi pecandu narkotika untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif, dengan batasan jumlahHukum mengatur rehabilitasi sebagai upaya pemulihan bagi pecandu narkotika untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif, dengan batasan jumlah
UMAUMA Program‑program preemptif, preventif, responsif, dan rehabilitasi yang melibatkan penyuluhan, pembentukan KUBE, serta razia dan penempatan di panti sosialProgram‑program preemptif, preventif, responsif, dan rehabilitasi yang melibatkan penyuluhan, pembentukan KUBE, serta razia dan penempatan di panti sosial
Useful /
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Nazief-Adriani mencapai nilai rata-rata precision sebesar 87,69%, recall sebesar 83,41%, dan F-measure sebesar 85,37%, sedangkan Porter hanya memperolehNazief-Adriani mencapai nilai rata-rata precision sebesar 87,69%, recall sebesar 83,41%, dan F-measure sebesar 85,37%, sedangkan Porter hanya memperoleh
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem perpustakaan memberikan pengalaman positif bagi pengguna, tetapi terdapat ruang untuk pengembangan di aspek lainnya.Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem perpustakaan memberikan pengalaman positif bagi pengguna, tetapi terdapat ruang untuk pengembangan di aspek lainnya.
UNSURUNSUR Metode penelitian ini menggunakan yuridis-normative yang didukung dengan literatur-literatur buku sebagai pelengkap dalam penelitian ini. Dalam hasil penelitiannyaMetode penelitian ini menggunakan yuridis-normative yang didukung dengan literatur-literatur buku sebagai pelengkap dalam penelitian ini. Dalam hasil penelitiannya
UNSURUNSUR Secara umum hasil penelitian menunjukkan perlunya penguatan posisi kedudukan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia.Secara umum hasil penelitian menunjukkan perlunya penguatan posisi kedudukan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia.