STAIARROSYIDSTAIARROSYID

JoCS: Journal of Community ServiceJoCS: Journal of Community Service

Bimbingan manasik haji memiliki peran penting dalam mempersiapkan calon jamaah haji agar mampu melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam. Artikel ini membahas implementasi bimbingan manasik haji yang dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Hajar Aswad di Majelis Taklim Miftahul Achyar, Rungkut, Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengandalkan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bimbingan manasik haji di KBIHU Hajar Aswad dilakukan secara terstruktur melalui beberapa tahap, meliputi pembelajaran teori, simulasi praktik, serta pendampingan spiritual. Keberhasilan program bimbingan ini didukung oleh tenaga pembimbing yang kompeten, materi yang komprehensif, serta sarana dan prasarana yang memadai. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, keanekaragaman latar belakang peserta, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran.

KBIHU Hajar Aswad Surabaya mampu melaksanakan bimbingan manasik haji sesuai pedoman yang ditetapkan penyelenggara ibadah haji.Semua pihak terkait menyatakan bahwa kegiatan bimbingan sangat bermanfaat dan pelaksanaannya berjalan dengan baik.Kendala yang dihadapi adalah penyampaian materi secara online karena aplikasi kurang familiar dan jaringan server yang kurang maksimal.

Pengawasan dari Kementerian Agama perlu terus dilakukan untuk memastikan efektivitas bimbingan manasik haji. Stakeholder harus terbuka terhadap pengetahuan baru dan terus belajar untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk merancang program kegiatan yang mengalokasikan waktu lebih banyak agar hasilnya lebih optimal.

Read online
File size1.07 MB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test