SALNESIASALNESIA

Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)

Desa Stabat Lama yang memiliki tingkat kepadatan 173,38 jiwa/km2 terklasifikasi sebagai desa swadaya dan merupakan desa terluas kedua di wilayah Kecamatan Wampu, dengan jumlah lahan non pertanian terbesar sekecamatan Wampu yaitu seluas 12,41 Km2 dari luas sebesar 33,09 Km2. Sebagian besar rumah masyarakat memiliki lahan pekarangan, namun tingkat pemanfaatan pekarangan rumah oleh masyarakat untuk fungsi konservasi dan peningkatan ekonomi masih rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk: (a) meningkatkan wawasan pengetahuan masyarakat tentang potensi pekarangan rumah guna mensuplai kebutuhan pangan dan ekonomi keluarga, dan (b) meningkatkan keterampilan pada masyarakat dalam budidaya ikan dan sayuran pada lahan pekarangan. Metode yang digunakan metode ceramah dan demonstrasi melalui sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan sosialisasi dikemas dalam bentuk: (a) penjajagan pengetahuan peserta; (b) penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan gizi keluarga; (c) potensi pekarangan rumah sebagai lahan terbatas untuk fungsi ekonomi; dan (d) postes pengetahuan peserta pasca kegiatan. Sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2024 di aula Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu diikuti sebanyak 29 orang yang terdiri dari kelompok PKH dan Ibu-Ibu Darmawanita. Hasil menunjukkan bahwa secara umum, semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi. Simpulan kegiatan PKM berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang potensi pemanfaatan pekarangan lahan terbatas untuk budidaya ikan dan sayuran.

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi pemanfaatan pekarangan lahan terbatas diminati oleh peserta dan berhasil meningkatkan pengetahuan kelompok PKH dan Ibu-Ibu Darmawanita.Masyarakat telah memiliki keterampilan dalam membuat perangkat serta melakukan budidaya ikan dan sayuran secara organik di pekarangan rumah.Implementasi sistem budikdamber berdampak positif terhadap ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga di Desa Stabat Lama.

Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas sistem budikdamber dalam memenuhi kebutuhan gizi harian keluarga, dengan mengukur kontribusi sayuran dan ikan hasil budidaya terhadap asupan nutrisi secara kuantitatif. Kedua, dapat dikembangkan studi mengenai skalabilitas model ini, yaitu bagaimana sistem budikdamber dapat diterapkan secara masif di tingkat RT/RW dan berpotensi menjadi klaster ekonomi berbasis komunitas. Ketiga, perlu diteliti pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai pendukung sistem budikdamber, seperti penggunaan air bekas cucian atau kompos sisa dapur untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga menciptakan ekosistem daur ulang yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam dampak jangka panjang program, sekaligus membuka peluang pengembangan model ketahanan pangan berbasis rumah tangga yang mandiri, ramah lingkungan, dan ekonomis. Dengan pendekatan terpadu antara gizi, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan, hasil penelitian dapat menjadi dasar perluasan program serupa di desa-desa lain dengan potensi lahan terbatas. Studi juga bisa mengeksplorasi keterlibatan anak muda dan karang taruna dalam mengelola unit budidaya komunal, agar pemberdayaan tidak hanya terjadi pada ibu rumah tangga tetapi juga generasi muda. Selain itu, penting untuk menilai keberlanjutan kegiatan setelah pendampingan selesai, termasuk faktor-faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi masyarakat dalam mempertahankan budidaya. Penelitian bisa menguji variasi tanaman yang cocok secara lokal, serta potensi pemasaran hasil surplus produksi melalui platform digital atau pasar desa. Melalui pendekatan sistemik seperti ini, pemanfaatan lahan pekarangan dapat bertransformasi dari sekadar kegiatan rumahan menjadi bagian dari ekonomi sirkular berbasis komunitas.

  1. Budidaya pada Lahan Pekarangan Terbatas untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Kelompok PKH Desa Stabat... salnesia.id/jagri/article/view/1321Budidaya pada Lahan Pekarangan Terbatas untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Kelompok PKH Desa Stabat salnesia jagri article view 1321
  2. Ecosystem services provided by agroforestry home gardens in Bengkulu, Indonesia: Smallholder utilization,... smujo.id/biodiv/article/view/14464Ecosystem services provided by agroforestry home gardens in Bengkulu Indonesia Smallholder utilization smujo biodiv article view 14464
  3. Growth of different strains of three fishes and water spinach ( Ipomoea reptans Poir) based aquaponic... Doi.Org/10.32491/Jii.V17i2.357Growth of different strains of three fishes and water spinach Ipomoea reptans Poir based aquaponic Doi Org 10 32491 Jii V17i2 357
Read online
File size4.75 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test