UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan petani dalam penerapan cara atau teknik budidaya kangkung serta masalah priorotas yang dihadapi petani kangkung. Kabupaten Kupang dipilih sebagai lokasi penelitian dikarenakan terdapat petani kangkung yang melakukan kerjasama dengan pasar-pasar. Penelitian ini menggunakan metode research kasus dan jenis data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder, pengumpulan data dimulai pada bulan Desember sampai January 2021, analisis data menggunakan analisis skala likert. Variabel yang diukur adalah masalah yang berkaitan dengan aspek- aspek budidaya kangkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya sayur kangkung (Ipomea reptans poir) di lokasi penelitian belum dilakukan secara baik karena masih di usahakan secara musiman dan hanya menggunakan lahan pekarangan. Sehingga sangat membutuhkan penyuluhan pertanian dalam menerapkan ke 7 aspek tersebut. Adapun pemberantasan hama dan penyakit merupakan masalah prioritas yang dihadapi petani dalam Budidaya Sayur Kangkung Organik di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dimana nila rata-rata tingkat pentingnya berada di atas nilai over All Mean ( 2,56 >2,48) dan nilai rata – rata tingkat kemampuan berada di bawah nilai over All Mean tingkat kemampuan (2,36 < 2,48).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek teknis budidaya sayur kangkung (Ipomea reptans poir) di lokasi penelitian sudah dilakukan secara baik.Pemberantasan hama dan penyakit merupakan masalah prioritas yang dihadapi petani dalam Budidaya Sayur Kangkung Organik di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang, dimana tingkat pentingnya berada di atas nilai rata-rata dan tingkat kemampuannya berada di bawah nilai rata-rata.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pengendalian hama dan penyakit organik yang sesuai dengan kondisi lokal di Desa Baumata Timur. Penelitian ini dapat menguji berbagai formulasi pestisida nabati atau teknik pengendalian hayati untuk menemukan solusi yang ramah lingkungan dan efektif. Kedua, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi adopsi teknologi budidaya kangkung organik oleh petani. Penelitian ini dapat menggali persepsi petani terhadap manfaat dan kendala budidaya organik, serta peran dukungan pemerintah dan lembaga terkait dalam mendorong adopsi teknologi tersebut. Ketiga, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan dan pendampingan yang lebih efektif bagi petani kangkung organik. Model ini perlu mempertimbangkan kebutuhan spesifik petani, ketersediaan sumber daya, dan mekanisme transfer pengetahuan yang sesuai, sehingga dapat meningkatkan kemampuan petani dalam menerapkan praktik budidaya organik yang berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen.

Read online
File size284.93 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test