UCYUCY
Academy of Education JournalAcademy of Education JournalPenelitian ini menganalisis persepsi Generasi Z terhadap edukasi perpajakan melalui media sosial di wilayah DKI Jakarta. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana Generasi Z sebagai digital natives memandang dan merespons konten edukasi pajak yang disajikan melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok. Penelitian menggunakan metode mixed method dengan desain sequential explanatory, menggabungkan pendekatan kuantitatif melalui survei online kepada Generasi Z berusia 18‑27 tahun dan pendekatan kualitatif melalui analisis konten media sosial DJP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% Generasi Z memiliki persepsi positif terhadap edukasi pajak melalui media sosial, sementara 30% menunjukkan persepsi negatif. Konten visual dan video pendek mendapat respons paling positif dengan tingkat engagement mencapai 75%, sedangkan tingkat relevansi konten dengan kebutuhan target audiens mencapai 65%. Platform Instagram menunjukkan engagement rate sebesar 5,8%, sedikit lebih tinggi dibandingkan TikTok yang mencapai 4,2%. Penelitian mengidentifikasi beberapa tantangan utama seperti attention span Generasi Z yang pendek (rata‑rata 8 detik), kompleksitas informasi perpajakan, dan rendahnya engagement rate. Untuk mengatasinya, diperlukan strategi pengembangan konten yang lebih interaktif, relevan, dan disesuaikan dengan karakteristik Generasi Z sebagai digital natives. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas edukasi pajak melalui media sosial, termasuk optimasi waktu posting, format konten, dan peningkatan interaktivitas untuk mendorong keterlibatan aktif audiens.
Edukasi perpajakan lewat media sosial memiliki potensi besar untuk mencapai dan memengaruhi Generasi Z, namun efektivitasnya bergantung pada penyesuaian strategi konten dengan karakteristik digital natives.Penelitian mengungkapkan bahwa Generasi Z memiliki rentang perhatian hanya sekitar 8 detik, memerlukan konten singkat, visual, dan interaktif seperti video pendek atau infografis untuk menarik perhatian.Meskipun jangkauan luas, tingkat keterlibatan masih rendah (4‑5%), menunjukkan perlunya pendekatan interaktif dan relevan agar partisipasi aktif audiens meningkat.
Pertanyaan penelitian pertama meminta peneliti memeriksa apakah desain konten interaktif seperti kuis atau live Q&A dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman materi perpajakan di kalangan Generasi Z, sehingga dapat mengidentifikasi metode yang lebih menarik bagi generasi muda. Kedua, peneliti dapat meneliti efektivitas infografis berbasis gamifikasi dalam menyampaikan kebijakan pajak ringkas dan mengevaluasi apakah pendekatan ini meningkatkan kesadaran pajak dibandingkan dengan video tradisional, sehingga dapat memandu penyempurnaan materi edukasi. Ketiga, analisis longitudinal yang membandingkan penggunaan platform Instagram Reels dan TikTok perlu dilaksanakan untuk memahami perubahan persepsi dan perilaku kepatuhan pajak di kalangan generasi muda selama satu tahun, sehingga kebijakan pemasaran pajak dapat disesuaikan secara platform‑spesifik.
| File size | 321.78 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan perhitungan dan pemotongan PPh Pasal 21 atas gaji pegawai yayasan wahid hasyim. MetodeTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan perhitungan dan pemotongan PPh Pasal 21 atas gaji pegawai yayasan wahid hasyim. Metode
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Hal ini dapat dilihat dari berbagai faktor seperti dari penegak hukum belum optimal dalam segi pendekatan secara persuasive, sarana dan prasarana yangHal ini dapat dilihat dari berbagai faktor seperti dari penegak hukum belum optimal dalam segi pendekatan secara persuasive, sarana dan prasarana yang
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA Hal ini menunjukkan bahwa keadilan sendiri tidak cukup untuk memengaruhi kepatuhan dan memerlukan faktor lain, seperti kepercayaan pada pemerintah atauHal ini menunjukkan bahwa keadilan sendiri tidak cukup untuk memengaruhi kepatuhan dan memerlukan faktor lain, seperti kepercayaan pada pemerintah atau
45MATARAM45MATARAM Namun, literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi pajakNamun, literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi pajak
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif berupa sosialisasi, diskusi interaktif, serta pendampingan teknis dalam proses pemadanan data. HasilKegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif berupa sosialisasi, diskusi interaktif, serta pendampingan teknis dalam proses pemadanan data. Hasil
UKiPUKiP Dari hasil penelitian dengan 30 responden di jemaat Maranatha Malagubtuk terdapat hasil positif, namun masih ada warga jemaat yang belum memahami pentingnyaDari hasil penelitian dengan 30 responden di jemaat Maranatha Malagubtuk terdapat hasil positif, namun masih ada warga jemaat yang belum memahami pentingnya
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Animo masyarakat cukup tinggi dalam menyadari perlunya mencegah munculnya stunting dan berharap ada penyuluhan dan pendampingan disaat penimbangan bayiAnimo masyarakat cukup tinggi dalam menyadari perlunya mencegah munculnya stunting dan berharap ada penyuluhan dan pendampingan disaat penimbangan bayi
STT SUSTT SU Sejalan dengan peran tersebut, maka kegiatan ini sangat strategis untuk pemberitaan Injil. Tugas mulia Gereja dalam memberikan edukasi entrepreneurshipSejalan dengan peran tersebut, maka kegiatan ini sangat strategis untuk pemberitaan Injil. Tugas mulia Gereja dalam memberikan edukasi entrepreneurship
Useful /
45MATARAM45MATARAM Pertama, penting untuk mengidentifikasi target pasar yang relevan dan memahami preferensi serta kebutuhan khusus pelanggan dalam layanan percetakan. Kedua,Pertama, penting untuk mengidentifikasi target pasar yang relevan dan memahami preferensi serta kebutuhan khusus pelanggan dalam layanan percetakan. Kedua,
UMITRAUMITRA Responden penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir Universitas Trisakti Jakarta Fakultas Seni Rupa dan Desain dengan menggunakan teknik consecutive sampling.Responden penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir Universitas Trisakti Jakarta Fakultas Seni Rupa dan Desain dengan menggunakan teknik consecutive sampling.
UNIVERSITASPUTRABANGSAUNIVERSITASPUTRABANGSA Kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 30 eksemplar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linearKuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 30 eksemplar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linear
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Symmetrical collaboration in a group may only happen when each member of the group has reached a certain level of acquisition at a common time, so thatSymmetrical collaboration in a group may only happen when each member of the group has reached a certain level of acquisition at a common time, so that