UPDMUPDM

Jurnal Akuntansi, Keuangan, Pajak dan Informasi (JAKPI)Jurnal Akuntansi, Keuangan, Pajak dan Informasi (JAKPI)

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pajak penjualan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Penelitian ini mengkaji pengaruh pemeriksaan pajak, tarif pajak, sanksi pajak, 44eknik44ism, dan religiositas terhadap kepatuhan pajak penjualan, dengan 44eknik44ism dan religiositas juga diposisikan sebagai variabel moderasi. Responden dalam penelitian ini terdiri atas 170 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan 44eknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengolahan data melalui analisis Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menjaga dan meningkatkan kepatuhan pajak, pendekatan berbasis keyakinan personal menjadi sangat penting, dimana pembayaran pajak yang dilakukan secara benar dapat dipandang sebagai bentuk penerapan religiusitas. Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya semangat cinta tanah air dalam mendorong masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa alih-alih membingkai kepatuhan pajak sebagai bentuk pengorbanan bagi wajib pajak, lebih disarankan untuk memposisikannya sebagai wujud loyalitas dan tanggung jawab warga negara terhadap tanah air.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada dua variabel, yaitu patriotisme dan religiositas yang dapat secara signifikan mempengaruhi kepatuhan pajak penjualan.Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lain seperti pemeriksaan pajak, tarif pajak, dan sanksi pajak tidak cukup untuk menjelaskan kepatuhan pajak penjualan.Selain itu, religiositas mampu memoderasi hubungan antara sanksi pajak dan kepatuhan pajak penjualan.Namun, religiositas gagal memoderasi hubungan antara tarif pajak dan pemeriksaan pajak dengan kepatuhan pajak penjualan.Variabel moderasi lainnya, patriotisme, juga tidak dapat memoderasi hubungan antara pemeriksaan pajak, tarif pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan pajak penjualan.Temuan ini menunjukkan pentingnya patriotisme dan religiositas bagi wajib pajak, di mana kedua faktor ini lebih cocok ditempatkan sebagai faktor utama yang dipertimbangkan secara langsung dalam kepatuhan pajak.Oleh karena itu, untuk menjaga kepatuhan pajak, disarankan untuk menggunakan pendekatan keyakinan personal, di mana membayar pajak dengan benar akan dipandang sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah.Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya semangat cinta tanah air dalam mendorong masyarakat untuk membayar pajak.Temuan ini menyarankan agar kepatuhan pajak tidak dipandang sebagai pengorbanan bagi wajib pajak, tetapi sebagai wujud loyalitas warga negara terhadap tanah air.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peran pendidikan dan sosialisasi pajak dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Pendidikan dan sosialisasi dapat meningkatkan pemahaman wajib pajak tentang pentingnya pajak dan manfaatnya bagi negara. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dari insentif dan disinsentif pajak terhadap kepatuhan pajak. Insentif dan disinsentif dapat menjadi alat yang efektif dalam mendorong kepatuhan pajak, terutama bagi UMKM. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari teknologi dan digitalisasi dalam proses perpajakan, termasuk penggunaan sistem e-filing dan e-tax. Teknologi dapat mempermudah proses pembayaran pajak dan meningkatkan kepatuhan pajak. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki peran kepemimpinan dan budaya organisasi dalam kepatuhan pajak. Pemimpin yang memiliki komitmen tinggi terhadap kepatuhan pajak dapat menjadi teladan bagi karyawan dan mendorong kepatuhan pajak di dalam organisasi.

  1. Effect of tax penalties, tax audit, and taxpayers awareness on corporate taxpayers’ compliance... ssbfnet.com/ojs/index.php/ijrbs/article/view/633Effect of tax penalties tax audit and taxpayers awareness on corporate taxpayersAo compliance ssbfnet ojs index php ijrbs article view 633
  2. Social identity and intergroup behaviour - Henri Tajfel, 1974. social identity intergroup behaviour henri... journals.sagepub.com/doi/10.1177/053901847401300204Social identity and intergroup behaviour Henri Tajfel 1974 social identity intergroup behaviour henri journals sagepub doi 10 1177 053901847401300204
  3. The Theory of Planned Behavior: Selected Recent Advances and Applications| Europe’s Journal of... ejop.psychopen.eu/index.php/ejop/article/view/3107The Theory of Planned Behavior Selected Recent Advances and Applications EuropeAos Journal of ejop psychopen eu index php ejop article view 3107
  4. Potensi Kepatuhan Pajak UMKM Setelah Kenaikan Tarif Pajak Pertambahan Nilai: Sebuah Pendekatan Teori... doi.org/10.54957/educoretax.v3i1.372Potensi Kepatuhan Pajak UMKM Setelah Kenaikan Tarif Pajak Pertambahan Nilai Sebuah Pendekatan Teori doi 10 54957 educoretax v3i1 372
Read online
File size494.56 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test