UCYUCY

Academy of Education JournalAcademy of Education Journal

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah pada era teknologi dan ketatnya persaingan antar sekolah memberikan tantangan dan peluang baru dalam mengembangkan kualitas sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui transformasional di SMP implementasi kepemimpinan Muhammadiyah Semin yang memiliki 30 orang guru, dan seorang kepala sekolah yang selalu berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas sekolah. Kepala sekolah SMP Muhammadiyah Semin mampu mengantarkan dan merubah image masyarakat terhadap sekolah yang awalnya mulai menyusut kualitas dan kepercayaan masyarakatnya menjadi sekolah yang menjadi tujuan utama calon peserta didik dari berbagai kapanewon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam kepada kepala sekolah. Saat ini implementasi kepemimpinan transformasional di SMP Muhammadiyah Semin dapat berjalan sesuai visi dan rencana yang disusun oleh team management. Dalam implementasinya kepala sekolah mengalami kendala dan tantangan dari dalam dan dari luar sekolah. Kendala tersebut berasal dari guru, fasilitas sekolah, dan kebijakan pemerintah berkaitan dengan PPPTK dan penarikan guru DPK. Namun kepala sekolah dapat menemukan strategi dari kendala yang dihadapi sehingga kepemimpinan di SMP Muhammadiyah Semin dapat berkembang lebih baik lagi.

Kepala sekolah transformasional harus membimbing, mengarahkan, dan menginspirasi semua elemen sekolah agar bergerak menuju pendidikan yang lebih baik, bahkan ketika fasilitas terbatas.Mereka perlu menyiapkan strategi‑strategi preventif dan solusi atas masalah yang timbul selama proses transformasi pendidikan.Kepemimpinan transformasional juga harus terus mengasah kemampuan untuk menghadapi situasi rumit serta beradaptasi dengan kondisi yang tidak menentu guna mencapai visi dan misi sekolah.

1. Meneliti pengaruh integrasi alat bantu digital terhadap motivasi guru dan hasil belajar siswa di SMP Muhammadiyah Semin, dengan mengukur persepsi guru mengenai penggunaan media sosial dan platform online. 2. Menganalisis persepsi guru tentang peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam manajemen krisis, khususnya selama masa penutupan sekolah akibat pandemi COVID‑19, termasuk sikap dan strategi coping yang diterapkan. 3. Membandingkan efektivitas dua model insentif (hukum dan penghargaan) terhadap inovasi guru dan peningkatan prestasi sekolah, menggunakan desain penelitian kuasi‑eksperimental yang melibatkan beberapa SMP Muhammadiyah. 4. Menyelidiki dampak kolaborasi antara kepala sekolah dan komunitas lokal (seperti PCU dan alumni) terhadap pembangunan budaya nilai Islam dan mutu pendidikan melalui pendekatan partisipatif. 5. Mengkaji hubungan antara kebijakan gubernur PPPTK, penyebab penarikan guru DPK, dan daya saing sekolah, serta menilai strategi mitigasi yang dapat diterapkan di tingkat regional. 6. Menganalisis persepsi siswa tentang perubahan citra sekolah setelah penerapan strategi transformasional, dengan memeriksa hubungan antara kepemimpinan, kualitas kelas, dan motivasi belajar. 7. Menyelidiki peran model kepemimpinan “vision‑based dalam meningkatkan visi dan misi sekolah, serta cara memaksimalkan kontribusi guru senior dan gen Z dalam proses inovasi pendidikan. 8. Menilai efektivitas program tahfidz dan digital learning semesteran terhadap perkembangan kompetensi dasar siswa, serta bagaimana kepemimpinan transformasional dapat memfasilitasi implementasi tersebut.

  1. #kepala sekolah#kepala sekolah
  2. #motivasi guru#motivasi guru
Read online
File size367.17 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1Ov
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test