UNIRAYAUNIRAYA
Jurnal Panah HukumJurnal Panah HukumKejahatan ialah suatu perbuatan yang melanggar hukum pidana atau undang-undang yang berlaku pada warga. Hakikatnya, suatu perbuatan yg melanggar aturan pidana atau undang-undang yang berlaku pada suatu masyarakat ialah suatu perbuatan yg sangat merugikan masyarakat yg bersangkutan. salah satu tindak pidana kejahatan yg sudah diperiksa dan diadili oleh Pengadilan Negeri Rantauparapat yakni putusan nomor 452/Pid.B/2022/PN.Rap. di putusan tadi majelis hakim menjatuhkan hukuman pada pelaku menggunakan pidana penjara selama 6 tahun sebab diyakini secarah legal bahwa pelaku melanggar Pasal 187 ayat (dua) kitab undang-undang hukum pidana. Jenis penelitian yg dipergunakan ialah penelitian hukum normatif menggunakan metode pendekatan yakni pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan masalah serta pendekatan analitis. Pengumpulan data dilakukan memakai data sekunder yang diperoleh melalui bahan pustaka yg berasal bahan aturan utama, bahan sekunder dan bahan tersier. Analisis data yang digunakan artinya kualitatif yg bersifat deskriptif serta penarikan kesimpulan dilakukan menggunakan metode deduktif. Sesuai temuan penelitian serta pembahasan, maka bisa disimpulkan bahwa penjatuhan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan menyebabkan bahaya maut pada orang lain di putusan (studi putusan nomor 452/Pid.B/2022/PN.Rap.) bahwa penjatuhan hukuman sebagaimana putusan hakim menjatuhi eksekusi sesuai pada Pasal 187 ayat (2) KUHP dengan pidana penjara 6 tahun adalah putusan yang tidak tepat, karena bardasarkan fakta dalam persidangan bahwa perbuatan terdakwa bukan tindak pidana yang hanya mendatangkan bahaya bagi orang lain namun perbuatan terdakwa telah mengakibatkan seorang mati. sebagai akibatnya perbuatan terdakwa lebih tepat diatur pada Pasal 187 ayat (3) KUHP dengan pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. Penulis menyarankan supaya hakim serta Jaksa Penuntut umum wajib lebih teliti dan memperhatikan setiap tindakan mana yg telah dilanggar pelaku tidak pidana supaya pada memidanakan pelaku sinkron menggunakan perbuatannya.
Berdasarkan temuan, penjatuhan putusan pemidanaan terhadap terdakwa dalam kasus 452/Pid.Rap yang menggunakan Pasal 187 ayat (2) KUHP dengan hukuman enam tahun penjara tidak tepat, karena perbuatan terdakwa telah mengakibatkan kematian korban.Analisis menunjukkan bahwa unsur bahaya maut yang terjadi seharusnya dijerat pada Pasal 187 ayat (3) KUHP, yang mengatur pidana penjara seumur hidup atau maksimal dua puluh tahun.Dengan demikian, diperlukan penyesuaian pemidanaan agar hukuman selaras dengan dampak nyata terhadap korban dan masyarakat.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji sejauh mana hakim di Indonesia menerapkan Pasal 187 ayat (2) dibandingkan ayat (3) dalam kasus yang berujung pada kematian, untuk menilai konsistensi penegakan hukum. Selanjutnya, dapat dilakukan analisis perbandingan efek hukuman penjara seumur hidup versus hukuman berjangka tetap terhadap tingkat pencegahan kejahatan yang menimbulkan bahaya maut, guna memahami kontribusi hukuman terhadap efek jera. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi peran bukti forensik dalam menetapkan hubungan kausal antara tindakan terdakwa dan kematian korban, sehingga dapat meningkatkan akurasi penilaian hakim dalam memutuskan tingkat keseriusan pidana.
- PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DAN MATINYA ORANG | Jurnal Panah... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1930PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DAN MATINYA ORANG Jurnal Panah doi 10 57094 jph v3i2 1930
- PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUDUPAN MANUSIA DI BAWAH ANCAMAN BATAS MINIMUM... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1353PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUDUPAN MANUSIA DI BAWAH ANCAMAN BATAS MINIMUM doi 10 57094 jph v3i2 1353
- Relationship Student Learning Interest To The Learning Outcomes Of Natural Sciences | International Journal... doi.org/10.51601/ijersc.v4i2.614Relationship Student Learning Interest To The Learning Outcomes Of Natural Sciences International Journal doi 10 51601 ijersc v4i2 614
| File size | 442.54 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA Slw. Pelaku dinyatakan bersalah melanggar Pasal 88 dan Pasal 76 I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 TahunSlw. Pelaku dinyatakan bersalah melanggar Pasal 88 dan Pasal 76 I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun
UNIRAYAUNIRAYA Bg) adalah tidak tepat, karena hakim dalam menjatuhkan pemidanaan dalam putusan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yangBg) adalah tidak tepat, karena hakim dalam menjatuhkan pemidanaan dalam putusan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
UNIRAYAUNIRAYA 404/Pid. B/2018/PN Pbr) untuk Hendri Liberty, saksi Pasal 170 ayat 1. Pasangan ini mengaku memiliki tanah tempat terjadinya tindak pidana tersebut, dan404/Pid. B/2018/PN Pbr) untuk Hendri Liberty, saksi Pasal 170 ayat 1. Pasangan ini mengaku memiliki tanah tempat terjadinya tindak pidana tersebut, dan
UNIRAYAUNIRAYA B/2021/PN. Tar). Pada putusan tersebut hakim memutuskan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pencurian denganB/2021/PN. Tar). Pada putusan tersebut hakim memutuskan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pencurian dengan
UNIRAYAUNIRAYA Setelah pembagian harta selesai dilaksanakan, harta bersama menjadi sah dan berhak milik masing-masing pihak. Berdasarkan temuan penelitian, mekanismeSetelah pembagian harta selesai dilaksanakan, harta bersama menjadi sah dan berhak milik masing-masing pihak. Berdasarkan temuan penelitian, mekanisme
UNIRAYAUNIRAYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memberikan putusan berdasarkan pertimbangan yuridis dan non-yuridis, seperti keterangan saksi, terdakwa, alatHasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memberikan putusan berdasarkan pertimbangan yuridis dan non-yuridis, seperti keterangan saksi, terdakwa, alat
UNIRAYAUNIRAYA Asuransi Multi Artha Guna harus mempertanggungjawabkan pelanggarannya dengan pidana denda, sebagaimana dituangkan dalam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 40Asuransi Multi Artha Guna harus mempertanggungjawabkan pelanggarannya dengan pidana denda, sebagaimana dituangkan dalam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 40
UNIRAYAUNIRAYA Tindak Pidana Ketenagakerjaan merupakan tindakan yang diperbuat pekerja/buruh maupun pengusaha yang bersifat melawan hukum dengan melawan ketentuan perjanjianTindak Pidana Ketenagakerjaan merupakan tindakan yang diperbuat pekerja/buruh maupun pengusaha yang bersifat melawan hukum dengan melawan ketentuan perjanjian
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Jnp. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan, pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus dan pendekatanJnp. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan, pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus dan pendekatan
UNTADUNTAD Penelitian ini menggunakan teori manajemen bencana dari Nick Carter, yang meliputi tiga aspek utama: tanggapan (response), pemulihan (recovery), dan pembangunanPenelitian ini menggunakan teori manajemen bencana dari Nick Carter, yang meliputi tiga aspek utama: tanggapan (response), pemulihan (recovery), dan pembangunan
UNIRAYAUNIRAYA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Kejaksaan Negeri Nias Selatan menggunakan keadilan restoratif dalam menangani kejahatan terkaitTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Kejaksaan Negeri Nias Selatan menggunakan keadilan restoratif dalam menangani kejahatan terkait
ISI DPSISI DPS Anak pada rentang usia 8-12 tahun lebih detail dalam menggambar dengan instruksi, sudah lebih proporsional dan mengenal kedalaman objek, namun kurang dalamAnak pada rentang usia 8-12 tahun lebih detail dalam menggambar dengan instruksi, sudah lebih proporsional dan mengenal kedalaman objek, namun kurang dalam