UNIRAYAUNIRAYA

Jurnal Panah HukumJurnal Panah Hukum

Apabila ada anggota keluarga yang menjadi pelaku sekaligus korban kekerasan dalam rumah tangga, maka hal tersebut dianggap sebagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di dalam rumah. Mereka yang merupakan ibu, ayah, suami, pasangan, atau bahkan pekerja rumah tangga bisa saja menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. 992 K/Pid.Sus/2017 adalah nomor perkara Mahkamah Agung untuk salah satu kasus kekerasan dalam rumah tangga yang diselidiki dan diadili. Karena dituduh melanggar Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, pelaku diganjar hukuman satu tahun penjara. Pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan perbandingan, dan metode analisis semuanya digunakan dalam jenis penelitian hukum normatif. Data sekunder yang diperoleh dari sumber perpustakaan, antara lain buku-buku hukum primer dan sekunder, digunakan untuk mengumpulkan data. Penalaran deduktif digunakan untuk sampai pada kesimpulan dari analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelaahan atas temuan penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa pertimbangan hakim terhadap pasal 351 ayat (2) yang berbunyi, “Jika perbuatan itu mengakibatkan luka berat, orang yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. “—apabila menjatuhkan hukuman kepada pelaku KDRT (putusan studi nomor 992 K/Pid.Sus/2017) sudah tepat. Penulis berargumentasi bahwa dalam memutus suatu perkara pidana, majelis hakim harus lebih berhati-hati dalam memastikan bahwa hukuman yang dijatuhkan kepada pelanggar sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sus/2017 menunjukkan adanya pelanggaran kewenangan judex juris karena menolak permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum, menimbulkan keraguan terhadap penerapan hukum secara tepat.Putusan tersebut kurang memiliki rasa keadilan dan standar penegakan hukum yang memadai.Hakim perlu lebih cermat dalam mempertimbangkan unsur-unsur pidana dan dampak kekerasan dalam rumah tangga, serta memastikan hukuman yang dijatuhkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi UU PKDRT dalam memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi korban kekerasan dalam rumah tangga, termasuk evaluasi terhadap mekanisme pelaporan dan penanganan kasus. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis sosiologis mengenai faktor-faktor yang mendorong terjadinya kekerasan dalam rumah tangga di berbagai lapisan masyarakat, serta dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh korban dan pelaku. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji peran lembaga-lembaga terkait, seperti kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan lembaga swadaya masyarakat, dalam penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dan mencari solusi untuk meningkatkan koordinasi dan efisiensi dalam penanganan kasus. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia, serta mewujudkan keadilan dan perlindungan hukum bagi seluruh masyarakat.

  1. KEKUATAN HUKUM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN SECARA HUKUM ADAT | Jurnal Panah Hukum.... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1474KEKUATAN HUKUM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN SECARA HUKUM ADAT Jurnal Panah Hukum doi 10 57094 jph v3i2 1474
  2. PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUDUPAN MANUSIA DI BAWAH ANCAMAN BATAS MINIMUM... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1353PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUDUPAN MANUSIA DI BAWAH ANCAMAN BATAS MINIMUM doi 10 57094 jph v3i2 1353
  3. PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DAN MATINYA ORANG | Jurnal Panah... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1930PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DAN MATINYA ORANG Jurnal Panah doi 10 57094 jph v3i2 1930
Read online
File size492.28 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test