UNSURUNSUR
PROCEEDING JUSTICIA CONFERENCEPROCEEDING JUSTICIA CONFERENCEKasus kekerasan seksual marak terjadi di Indonesia, dengan jumlah korban yang cukup banyak terjadi di lembaga keagamaan seperti pesantren dan gereja. Santri atau anak didik yang menjadi korban kerap tidak berani melaporkan kejadian tersebut karena pelaku menggunakan ancaman atau bujukan berbasis agama. Sebagian besar korban merupakan anak-anak yang belum memahami pendidikan seksual, ditambah dengan kurangnya peran orang tua dalam pencegahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menjelaskan secara sistematis fakta-fakta yang diperoleh. Korban kekerasan seksual di lembaga keagamaan masih enggan melapor akibat relasi kuasa dan budaya Timur yang kental, sehingga banyak yang mengalami gangguan kejiwaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan terhadap kekerasan seksual terutama di lingkungan lembaga keagamaan.
Kasus kekerasan seksual di lembaga keagamaan semakin banyak terungkap meskipun korban masih enggan melapor karena rasa takut dan minimnya pemahaman agama.Dampak utama yang dialami korban adalah gangguan psikologis yang dapat berkembang menjadi masalah sosial bila tidak ditangani.Pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan asertif di lembaga keagamaan maupun pendidikan untuk meningkatkan kemampuan anak menolak tindakan yang membahayakan dirinya.
Pertama, perlu penelitian tentang efektivitas pelatihan asertif dalam konteks keagamaan, dengan menguji apakah metode roleplay mampu meningkatkan keberanian anak untuk melawan pelaku yang memiliki otoritas agama. Kedua, penting untuk meneliti peran guru dan tokoh agama dalam pencegahan kekerasan seksual, khususnya bagaimana mereka dapat diajak menjadi pelindung anak tanpa mengorbankan hierarki kepercayaan yang ada. Ketiga, diperlukan kajian mendalam mengenai sistem pelaporan internal di pesantren dan gereja, untuk merancang mekanisme pelaporan yang aman, anonim, dan tidak menghukum korban secara sosial atau agama. Penelitian-penelitian ini akan membantu membangun lingkungan lembaga keagamaan yang lebih aman bagi anak, sekaligus mereduksi dominasi kekuasaan yang rentan disalahgunakan. Dengan pendekatan yang melibatkan budaya, struktur, dan pendidikan, intervensi dapat dirancang secara holistik tanpa melawan nilai-nilai lokal yang dijunjung tinggi. Fokus pada pemberdayaan anak dan rekonstruksi relasi kuasa di lingkungan keagamaan menjadi kunci penting dalam mencegah kekerasan seksual di masa depan. Studi lanjutan sebaiknya dilakukan secara partisipatif bersama anak, pengelola lembaga, dan tokoh masyarakat untuk memastikan solusi yang relevan dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan gejala, tetapi juga menyentuh akar permasalahan struktural dan psikologis yang mendalam. Tanpa riset yang mendalam dan terencana, upaya pencegahan hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh sistem yang lebih besar. Maka dari itu, penelitian lanjutan harus dirancang untuk menghasilkan model pencegahan berbasis bukti yang dapat direplikasi di berbagai jenis lembaga keagamaan di Indonesia.
| File size | 215.47 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode socio-legal digunakan untuk mengkaji bagaimana norma hukum tertulis berinteraksi dengan praktik di lapangan.Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode socio-legal digunakan untuk mengkaji bagaimana norma hukum tertulis berinteraksi dengan praktik di lapangan.
IJNMSIJNMS Penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan seksual pada remaja merupakan isu serius dengan tingkat prevalensi mencapai 53,7% di Kabupaten Mojokerto. MayoritasPenelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan seksual pada remaja merupakan isu serius dengan tingkat prevalensi mencapai 53,7% di Kabupaten Mojokerto. Mayoritas
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Namun, peningkatan kunjungan dari wisatawan digital-native ini membawa tantangan baru, terutama dalam hal pengelolaan keluhan dan interaksi digital. PenelitianNamun, peningkatan kunjungan dari wisatawan digital-native ini membawa tantangan baru, terutama dalam hal pengelolaan keluhan dan interaksi digital. Penelitian
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penilaian kinerja digital berpengaruh signifikan dan positif terhadap motivasi karyawan, yang berarti semakin efektif penilaian kinerja digital yang dijalankanPenilaian kinerja digital berpengaruh signifikan dan positif terhadap motivasi karyawan, yang berarti semakin efektif penilaian kinerja digital yang dijalankan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Video ini juga menggabungkan beberapa sudut pandang seperti hukum, agama, dan gerakan feminis untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang masalahVideo ini juga menggabungkan beberapa sudut pandang seperti hukum, agama, dan gerakan feminis untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang masalah
UNIPASUNIPAS Tindak Pidana Kekerasan seksual sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 masih banyak ditemukan kendala-kendala yuridis maupun teknis. Penelitian ini menelitiTindak Pidana Kekerasan seksual sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 masih banyak ditemukan kendala-kendala yuridis maupun teknis. Penelitian ini meneliti
UNSURUNSUR Kasus meningkatnya tindak pidana kekerasan seksual, termasuk di Bandung, menimbulkan perhatian. Sebuah kasus melibatkan seorang guru yang juga pemilikKasus meningkatnya tindak pidana kekerasan seksual, termasuk di Bandung, menimbulkan perhatian. Sebuah kasus melibatkan seorang guru yang juga pemilik
UNSURUNSUR Pendekatan termasuk peraturan hukum, kasus, analisis, dan wawancara dengan narasumber, seperti Kepala Seksi Upaya Hukum Eksekusi dan Kepala Kejaksaan BagianPendekatan termasuk peraturan hukum, kasus, analisis, dan wawancara dengan narasumber, seperti Kepala Seksi Upaya Hukum Eksekusi dan Kepala Kejaksaan Bagian
Useful /
UMSUMS Kemajuan teknologi yang pesat telah menghadirkan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai kekuatan transformatif yang mampu mensimulasikanKemajuan teknologi yang pesat telah menghadirkan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai kekuatan transformatif yang mampu mensimulasikan
UMSUMS Namun demikian, masih terlihat adanya kekurangan dalam kesiapan dan kapasitas teknologi. Artikel ini menyimpulkan bahwa reformasi hukum, investasi padaNamun demikian, masih terlihat adanya kekurangan dalam kesiapan dan kapasitas teknologi. Artikel ini menyimpulkan bahwa reformasi hukum, investasi pada
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Data pra-tindakan menunjukkan bahwa kecanduan game online siswa berada dalam kategori tinggi dengan skor 68, kemudian menurun menjadi skor 54 pada siklusData pra-tindakan menunjukkan bahwa kecanduan game online siswa berada dalam kategori tinggi dengan skor 68, kemudian menurun menjadi skor 54 pada siklus
UNIPASUNIPAS Hambatan yang terjadi adalah pihak korban sulit mengutarakan penyebab terjadinya KDRT. Solusi yang dilakukan dari hambatan yang terjadi yaitu dengan melakukanHambatan yang terjadi adalah pihak korban sulit mengutarakan penyebab terjadinya KDRT. Solusi yang dilakukan dari hambatan yang terjadi yaitu dengan melakukan