JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Pendidikan merupakan pilar utama dalam membentuk karakter nasional berbasis etika universal seperti toleransi, keadilan, dan integritas. Namun, fenomena perundungan (bullying) di sekolah tetap tinggi, dengan 226 kasus dilaporkan KPAI pada 2022, termasuk cyberbullying, meskipun ada kebijakan seperti UU No. 35/2014 dan Permendikbud No. 82/2015. Kesenjangan ini disebabkan lemahnya kolaborasi tripartit antara orang tua, guru, dan manajemen sekolah. Penelitian ini menganalisis peran kolaboratif tersebut melalui tinjauan literatur sistematis (SLR) terhadap 15 penelitian mutakhir (2019-2024) dari jurnal nasional dan internasional, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis tematik. Hasil menunjukkan peran orang tua dalam membangun komunikasi suportif dan etika moral, guru sebagai teladan pendidikan karakter dan disiplin restoratif, serta manajemen sekolah melalui kepemimpinan transformasional dan sistem pelaporan digital. Komparasi literatur lokal-global mengungkap efektivitas intervensi sosial-emosional (SEL) hingga 30-40% penurunan bullying, meskipun tantangan budaya dan sumber daya di Indonesia membatasi dampak. Kesimpulan menekankan sinergi ekosistem sekolah-keluarga untuk lingkungan belajar aman, inklusif, dan etis, dengan implikasi kebijakan pendidikan karakter sesuai UU Sisdiknas No. 20/2003. Penelitian ini berkontribusi pada model pencegahan bullying berbasis bukti, mencegah trauma psikologis dan mendukung RPJMN 2020-2024.

Penelitian ini menegaskan bahwa bullying di sekolah merupakan masalah kompleks yang memerlukan pendekatan kolaboratif dan integratif antara guru, manajemen sekolah, dan keluarga.Keberhasilan strategi anti-bullying bergantung pada penerapan pendidikan karakter berbasis nilai moral dan etika universal melalui interaksi sehari-hari, program kurikulum, dan kebijakan sekolah yang terstruktur.Dengan demikian, sinergi antara orang tua, guru, dan manajemen sekolah didukung oleh intervensi berbasis bukti merupakan dasar untuk lingkungan belajar yang aman dan inklusif.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program intervensi anti-bullying yang disesuaikan dengan konteks budaya dan sosial di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan dengan keterbatasan sumber daya. Kedua, penelitian perlu menggali lebih dalam mengenai peran serta keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif, termasuk potensi kolaborasi dengan organisasi non-pemerintah dan tokoh masyarakat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pelatihan guru yang komprehensif mengenai pencegahan dan penanganan bullying, dengan penekanan pada keterampilan disiplin restoratif, komunikasi efektif, dan pemahaman tentang dampak psikologis bullying terhadap korban dan pelaku. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan seluruh peserta didik, serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional yang berfokus pada pembentukan karakter bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.

  1. Peningkatan Kepekaan Pada Korban Bullying Di Lingkungan Pendidikan | Jurnal Pendidikan Modern. kepekaan... doi.org/10.37471/jpm.v7i3.468Peningkatan Kepekaan Pada Korban Bullying Di Lingkungan Pendidikan Jurnal Pendidikan Modern kepekaan doi 10 37471 jpm v7i3 468
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/edu0000789APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 edu0000789
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/edu0000790APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 edu0000790
  4. Using thematic analysis in psychology: Qualitative Research in Psychology: Vol 3, No 2. thematic analysis... doi.org/10.1191/1478088706qp063oaUsing thematic analysis in psychology Qualitative Research in Psychology Vol 3 No 2 thematic analysis doi 10 1191 1478088706qp063oa
Read online
File size292.69 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test