JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar guna meningkatkan mutu pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur terhadap 20 sumber penelitian nasional dan internasional terbitan 2019–2024. Hasil penelitian menunjukkan empat tantangan utama, yaitu kesiapan guru dalam pembelajaran berdiferensiasi, keterbatasan sarana, pemahaman asesmen formatif, serta kesenjangan antara kebijakan dan kapasitas sekolah. Strategi yang efektif meliputi pengembangan profesional guru, kolaborasi sekolah dan masyarakat, serta integrasi media digital secara kontekstual. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan sintesis tematik yang menyoroti kesenjangan antara kebijakan Kurikulum Merdeka dan kesiapan nyata sekolah dasar, sehingga memberikan kontribusi terhadap penguatan implementasi kurikulum berbasis konteks lokal.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal kesiapan guru, keterbatasan sarana prasarana, pemahaman terhadap pembelajaran berdiferensiasi, serta penerapan asesmen formatif.Namun, tantangan tersebut dapat diatasi melalui beberapa strategi, seperti peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.Kurikulum Merdeka sejatinya memberikan ruang bagi siswa untuk belajar sesuai minat dan kemampuannya, sehingga dapat menumbuhkan kemandirian dan kreativitas.Oleh karena itu, dukungan semua pihak, terutama guru sebagai pelaksana utama di lapangan, menjadi kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka agar tujuan pendidikan yang merdeka dan bermakna dapat terwujud secara optimal.

Berdasarkan kajian literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pembelajaran berdiferensiasi, dengan melibatkan praktik reflektif dan kolaborasi antar guru. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara sekolah dengan sumber daya terbatas dan sekolah dengan sumber daya memadai, untuk mengidentifikasi strategi inovatif dalam mengatasi kesenjangan infrastruktur dan teknologi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran serta masyarakat dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, termasuk potensi kolaborasi dengan dunia usaha dan organisasi non-pemerintah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor kunci keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan dan berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar.

  1. Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka | Jurnal Pendidikan Dasar... journal.uiad.ac.id/index.php/JPDK/article/view/3379Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Jurnal Pendidikan Dasar journal uiad ac index php JPDK article view 3379
  2. Challenges and Strategies in Implementing the Independent Curriculum to Improve Students' Critical... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/5243Challenges and Strategies in Implementing the Independent Curriculum to Improve Students Critical jurnal stiq amuntai ac index php al qalam article view 5243
  3. Transformasi Pendidikan di Sekolah Dasar: Peran Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Indonesia... Doi.Org/10.70277/Jgsd.V1i1.0009Transformasi Pendidikan di Sekolah Dasar Peran Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Indonesia Doi Org 10 70277 Jgsd V1i1 0009
Read online
File size328.15 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test