PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD

Jurnal Ilmiah Pertanian dan PeternakanJurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi harga cabai keriting terhadap pendapatan petani di Desa Lubuk Saung, Banyuasin III, Banyuasin Regency, serta mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab fluktuasi tersebut. Cabai keriting diakui sebagai komoditas hortikultura strategis yang rentan terhadap volatilitas harga akibat kondisi musiman, permintaan pasar, dan kendala distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi harga meliputi musim dan cuaca, biaya produksi, infrastruktur, pola tanam, kebijakan pemerintah, peran tengkulak, serangan hama dan penyakit, permintaan musiman, serta tren konsumsi masyarakat. Fluktuasi harga memiliki dampak signifikan terhadap pendapatan petani.

Volatilitas harga cabai keriting di Desa Lubuk Saung dipengaruhi oleh faktor lingkungan, pasar, dan struktural, yang secara langsung berdampak pada mata pencaharian petani.Mengatasi tantangan ini memerlukan strategi terpadu yang melibatkan pemerintah, pelaku pasar, dan petani.Peningkatan kapasitas petani dalam budidaya dan manajemen usaha tani, serta penguatan kelompok usaha bersama untuk membantu petani menjual hasil panen tanpa bergantung pada tengkulak, menjadi langkah penting untuk meningkatkan stabilitas pendapatan petani.

Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem informasi harga cabai secara *real-time* untuk membantu petani dalam pengambilan keputusan pemasaran yang lebih tepat. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai model kontrak pertanian antara petani dan pelaku industri pengolahan makanan dalam menstabilkan harga cabai. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam mengenai peran dan dampak kebijakan pemerintah daerah terhadap fluktuasi harga cabai, termasuk analisis persepsi petani terhadap efektivitas program-program bantuan, dapat memberikan wawasan berharga untuk perumusan kebijakan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan petani. Pengembangan sistem informasi harga yang akurat dan mudah diakses akan memberdayakan petani dengan pengetahuan pasar yang lebih baik, memungkinkan mereka untuk merencanakan produksi dan penjualan dengan lebih efektif. Studi komparatif model kontrak pertanian akan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi untuk meningkatkan stabilitas pendapatan petani, sementara analisis mendalam terhadap kebijakan pemerintah akan memberikan dasar empiris untuk perbaikan kebijakan yang berkelanjutan.

  1. POTENSI DAN CURAHAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA TIRTOSARI KECAMATAN BANYUASIN 1 KABUPATEN... doi.org/10.32502/jsct.v14i1.10096POTENSI DAN CURAHAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA TIRTOSARI KECAMATAN BANYUASIN 1 KABUPATEN doi 10 32502 jsct v14i1 10096
  2. SISTEM TATANIAGA CABAI MERAH KERITING DI KECAMATAN BANYUASIN III KABUPATEN BANYUASIN | Nasir | Societa:... jurnal.um-palembang.ac.id/societa/article/view/4289SISTEM TATANIAGA CABAI MERAH KERITING DI KECAMATAN BANYUASIN III KABUPATEN BANYUASIN Nasir Societa jurnal um palembang ac societa article view 4289
Read online
File size487.88 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test