UMSUMS
QiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesQiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesPenelitian ini secara empiris mengkaji koherensi struktural Al-Quran dengan menganalisis apakah Surah Al-Fātiḥah berfungsi tidak hanya sebagai doa pembuka tetapi juga sebagai kerangka konseptual yang berkembang secara progresif melalui surah-surah berikutnya. Dengan menggunakan analisis isi berbasis ayat, delapan konstruk dasar yang berasal dari Surah Al-Fātiḥah dipetakan ke empat surah berturut-turut—Al-Aḥqāf (46), Muḥammad (47), Al-Fatḥ (48), dan Al-Ḥujurāt (49)—serta divisualisasikan melalui diagram radar komparatif. Temuan menunjukkan redistribusi tematik secara berurutan, bukan sekadar pengulangan. Surah Al-Aḥqāf menekankan peringatan melalui contoh historis, Surah Muḥammad menekankan pengujian moral dan diferensiasi perilaku, Surah Al-Fatḥ mengarah ulang pada afirmasi, pujian, dan legitimasi kenabian, serta Surah Al-Ḥujurāt memuncak pada regulasi etis dan kematangan komunal. Dalam perkembangan ini, konstruk teologis inti tetap konstan namun bergeser dominansinya sesuai kebutuhan kontekstual, menunjukkan koherensi fungsional bukan retoris. Penelitian ini juga mengusulkan Model Berurutan Al-Quran untuk pengembangan komunitas dan organisasi yang berkelanjutan, yang mengilustrasikan bagaimana kejelasan moral, akuntabilitas, validasi, dan konsolidasi etis harus berkembang secara bertahap. Secara metodologis, penelitian ini memajukan studi Al-Quran dengan mengintegrasikan koding berbasis frekuensi dan pemetaan profil penekanan struktural, menawarkan kerangka yang dapat direplikasi untuk menganalisis evolusi urgensi dan bimbingan etis dalam wacana Al-Quran sambil mempertahankan kesatuan teologis.
Penelitian ini memberikan bukti empiris kuat bahwa Surah Al-Fātiḥah berfungsi sebagai kerangka konseptual dinamis yang secara progresif dioperasionalkan dalam wacana Al-Quran.Terdapat urutan perkembangan tematis dari peringatan historis menuju pengujian moral, afirmasi ilahi, hingga konsolidasi etis, yang mencerminkan koherensi fungsional Al-Quran.Model Berurutan Al-Quran yang diusulkan menawarkan kerangka praktis untuk pengembangan komunitas dan organisasi berbasis nilai yang berkelanjutan.
Pertama, perlu dikaji apakah model berurutan ini berlaku dalam surah-surah Madaniyyah lainnya yang memiliki konteks sosial-politik serupa, untuk mengetahui sejauh mana pola redistribusi konstruk etis bersifat konsisten atau adaptif tergantung kondisi komunitas. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana delapan konstruk dari Surah Al-Fātiḥah diwujudkan dalam kebijakan organisasi keagamaan modern, khususnya dalam konteks manajemen krisis, dengan fokus pada tahapan transisi dari akuntabilitas menuju konsolidasi etis. Ketiga, perlu dikembangkan studi komparatif antara Model Berurutan Al-Quran dengan kerangka kepemimpinan transformasional kontemporer untuk mengidentifikasi konvergensi atau keunikan dalam proses pembentukan budaya organisasi yang berbasis nilai, serta untuk memahami bagaimana validasi kepemimpinan dalam konteks keagamaan memengaruhi kepercayaan kolektif secara empiris.
| File size | 642.56 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKUMK Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap perangkat desa memiliki karakteristik kompetensi yang berbeda sehingga memerlukan penempatan jabatan yang sesuaiHasil analisis menunjukkan bahwa setiap perangkat desa memiliki karakteristik kompetensi yang berbeda sehingga memerlukan penempatan jabatan yang sesuai
UMKUMK Hasilnya menunjukkan bahwa unit baterai yang dirakit, ketika dihubungkan ke inverter, mampu menyediakan suplai daya yang stabil ke berbagai beban elektronik,Hasilnya menunjukkan bahwa unit baterai yang dirakit, ketika dihubungkan ke inverter, mampu menyediakan suplai daya yang stabil ke berbagai beban elektronik,
UMKUMK Selain itu, peserta mulai mampu memisahkan keuangan usaha dari keuangan rumah tangga serta menyusun laporan arus kas, aset, kewajiban, dan laba sederhana.Selain itu, peserta mulai mampu memisahkan keuangan usaha dari keuangan rumah tangga serta menyusun laporan arus kas, aset, kewajiban, dan laba sederhana.
UMSUMS Grounded in historical linguistics and sociolinguistic theory, the research views the qirāʾāt as linguistic evidence of early Arabic dialectal diversityGrounded in historical linguistics and sociolinguistic theory, the research views the qirāʾāt as linguistic evidence of early Arabic dialectal diversity
UMSUMS Temuan menunjukkan bahwa ketiadaan kurikulum terstruktur, hambatan linguistik, kesulitan sosial ekonomi, ketidakamanan, serta resistensi terhadap inovasiTemuan menunjukkan bahwa ketiadaan kurikulum terstruktur, hambatan linguistik, kesulitan sosial ekonomi, ketidakamanan, serta resistensi terhadap inovasi
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Penelitian ini menunjukkan bahwa Irak dan Lebanon telah membuat kemajuan dalam membangun sistem peradilan anak, namun masih terdapat kekurangan substansialPenelitian ini menunjukkan bahwa Irak dan Lebanon telah membuat kemajuan dalam membangun sistem peradilan anak, namun masih terdapat kekurangan substansial
UMSUMS Studi ini mengadopsi pendekatan komprehensif dan tidak memihak untuk menganalisis argumen dari kedua belah pihak. Pada akhirnya, studi ini mendukung perspektifStudi ini mengadopsi pendekatan komprehensif dan tidak memihak untuk menganalisis argumen dari kedua belah pihak. Pada akhirnya, studi ini mendukung perspektif
IAISUMBARIAISUMBAR Hasil kajian Patricia Crone mengindikasikan tiga poin penting. skeptisisme terhadap kronologi turunnya Al-Quran di Mekkah, penggunaan sumber-sumber non-MuslimHasil kajian Patricia Crone mengindikasikan tiga poin penting. skeptisisme terhadap kronologi turunnya Al-Quran di Mekkah, penggunaan sumber-sumber non-Muslim
Useful /
IAISUMBARIAISUMBAR Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis pernikahan Aisyah perlu dimaknai secara kontekstual baik dari segi sanad dan juga matan. Sehingga dalam konteksHasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis pernikahan Aisyah perlu dimaknai secara kontekstual baik dari segi sanad dan juga matan. Sehingga dalam konteks
IAISUMBARIAISUMBAR Perkembangan gerakan orientalisme memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan dunia Islam. Dengan mempelajari orientalisme, umat Islam dapat memahamiPerkembangan gerakan orientalisme memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan dunia Islam. Dengan mempelajari orientalisme, umat Islam dapat memahami
IAISUMBARIAISUMBAR Ketiga, kalimat tersebut merupakan penegasan bahwa keadilan tertinggi hanya berasal dari Allah Swt, yang merupakan hasil interpretasi konvensional dariKetiga, kalimat tersebut merupakan penegasan bahwa keadilan tertinggi hanya berasal dari Allah Swt, yang merupakan hasil interpretasi konvensional dari
UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA Kedua, pola komunikasi informal seperti telekomunikasi, media pesan singkat, serta desas-desus juga tidak efektif dalam menyelesaikan permasalahan. Akibatnya,Kedua, pola komunikasi informal seperti telekomunikasi, media pesan singkat, serta desas-desus juga tidak efektif dalam menyelesaikan permasalahan. Akibatnya,