STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO
ALBAYANALBAYANPerkara iddah kerap dipahami sebagai kewajiban normatif semata tanpa menyingkap dimensi filosofis yang dikandungnya, khususnya terkait perlindungan dan kehormatan perempuan pasca perceraian atau kematian suami. Penelitian ini berangkat dari adanya kesenjangan antara teks al-Quran (das sollen) yang menetapkan masa tunggu dengan realitas sosial (das sein) yang sering memaknai iddah sebagai beban atau pembatas aktivitas perempuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji ayat-ayat tentang iddah melalui pendekatan tafsir tematik (mawḍūī) untuk menganalisis dimensi perlindungan psikologis, sosial, dan biologis (nasab) yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan teknik analisis konten terhadap literatur primer (Al-Quran dan kitab-kitab tafsir mutabar) serta literatur sekunder yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penetapan masa iddah dalam Al-Quran (di antaranya Q.S. al-Baqarah: 228 dan at-Ṭalāq: 4) merupakan mekanisme hukum yang berorientasi pada kemaslahatan perempuan, karena secara holistik menjaga kejelasan nasab, menyediakan ruang pemulihan emosional, serta menegaskan status dan kehormatan perempuan sebagai subjek hukum. Kebaruan penelitian terletak pada pembacaan ayat-ayat iddah melalui perspektif perlindungan berbasis maqāṣid al-syarīah (ḥifẓ al-nasl, ḥifẓ al-irḍ, ḥifẓ al-nafs), sehingga perempuan diposisikan sebagai subjek yang dilindungi, bukan objek yang dibatasi. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa iddah bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen syariat yang menjaga kemurnian keturunan sekaligus mengukuhkan martabat perempuan dari stigma sosial.
Iddah merupakan masa tunggu yang diwajibkan bagi perempuan setelah perceraian, kematian suami, khulu, atau pembatalan nikah, dengan durasi yang berbeda‑beda sesuai kondisi biologis dan status hukum, yaitu tiga bulan untuk menopause, hingga melahirkan bagi yang hamil, tanpa iddah bagi yang belum dukhūl, satu kali haid bagi khulu, dan empat bulan sepuluh hari bagi janda.Penelitian menunjukkan bahwa iddah bukan sekadar ketentuan legal formal, melainkan instrumen perlindungan holistik yang menjaga kejelasan nasab, memberikan ruang pemulihan emosional, serta menegaskan martabat perempuan, melalui perspektif maqāṣid al‑syarīah (ḥifẓ al‑nasl, ḥifẓ al‑irḍ, ḥifẓ al‑nafs).Pendekatan tafsir tematik‑integratif ini memperkaya pemahaman ayat‑ayat keluarga Islam dan dapat diterapkan dalam praktik peradilan agama serta konseling keluarga untuk menegakkan perlindungan perempuan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengalaman nyata perempuan yang menjalani iddah di berbagai wilayah Indonesia melalui wawancara mendalam guna menilai dampak psikologis dan sosial serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang memengaruhi proses pemulihan mereka. Selanjutnya, analisis komparatif mengenai aturan iddah dalam keempat mazhab Sunni serta penerapannya dalam hukum keluarga Indonesia dapat mengungkap variasi interpretasi dan potensi harmonisasi regulasi nasional. Terakhir, evaluasi efektivitas program edukasi berbasis perspektif maqāṣid al‑syarīah tentang iddah terhadap perubahan sikap masyarakat dan pengurangan stigma dapat memberikan insight bagi kebijakan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan.
| File size | 405.3 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Konsensus dimulai dengan pertanyaan Tuhan kepada roh, apakah Aku bukan Tuhanmu. (mereka menjawab) tentu Engkau Tuhan kami, kami adalah saksi. Manusia adalahKonsensus dimulai dengan pertanyaan Tuhan kepada roh, apakah Aku bukan Tuhanmu. (mereka menjawab) tentu Engkau Tuhan kami, kami adalah saksi. Manusia adalah
MAHADEWAMAHADEWA Data dikumpulkan melalui evaluasi kinerja, observasi berdasarkan indikator seperti format peper, kedalaman studi, performa presentasi, kemampuan menjawabData dikumpulkan melalui evaluasi kinerja, observasi berdasarkan indikator seperti format peper, kedalaman studi, performa presentasi, kemampuan menjawab
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren unwanul falah NWDI paok Lombok. Sample penelitian ini yaitu santri unwamul falah yang berjumlah 60 orang.Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren unwanul falah NWDI paok Lombok. Sample penelitian ini yaitu santri unwamul falah yang berjumlah 60 orang.
STAI ALISTAI ALI Hasil ini berdampak positif pada perkembangan spiritual masyarakat setempat. Peneliti merekomendasikan agar peserta terus belajar dengan guru yang kompetenHasil ini berdampak positif pada perkembangan spiritual masyarakat setempat. Peneliti merekomendasikan agar peserta terus belajar dengan guru yang kompeten
ARIPAFIARIPAFI Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan sudah mengacu pada prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, yang menekankanHasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan sudah mengacu pada prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, yang menekankan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Tahap kedua melakukan sosialisasi dengan metode penyuluhan dan pembagian buku saku. Setelah dilakukannya pelatihan, disimpulkan mitra mengetahui cara pengolahanTahap kedua melakukan sosialisasi dengan metode penyuluhan dan pembagian buku saku. Setelah dilakukannya pelatihan, disimpulkan mitra mengetahui cara pengolahan
MAHADEWAMAHADEWA Hal ini disebabkan karena media belajar berupa kartu bantu dengan ringkasan materi dapat menumbuhkan jiwa mandiri siswa untuk menemukan konsep sebelumHal ini disebabkan karena media belajar berupa kartu bantu dengan ringkasan materi dapat menumbuhkan jiwa mandiri siswa untuk menemukan konsep sebelum
MAHADEWAMAHADEWA Varians yang dijelaskan oleh pengetahuan lingkungan adalah sebesar 62,3%, sedangkan sisanya 37,7% ditentukan oleh faktor lain. Dengan demikian, disimpulkanVarians yang dijelaskan oleh pengetahuan lingkungan adalah sebesar 62,3%, sedangkan sisanya 37,7% ditentukan oleh faktor lain. Dengan demikian, disimpulkan
Useful /
STAI ALISTAI ALI Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan untuk memakmurkan masjid yang kurang dimanfaatkan, terutama masjid Amal Muhammad Ismail di Dusun Klepu, yang terhambatPelatihan ini dilakukan dengan tujuan untuk memakmurkan masjid yang kurang dimanfaatkan, terutama masjid Amal Muhammad Ismail di Dusun Klepu, yang terhambat
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Penelitian ini mengeksplorasi peran Tradisi Mbah Demang dalam mencapai kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Desa Banyuraden. DenganPenelitian ini mengeksplorasi peran Tradisi Mbah Demang dalam mencapai kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Desa Banyuraden. Dengan
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Berdasarkan hasil ini, penelitian ini merekomendasikan integrasi model komunikasi Islam yang lebih luas dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler universitasBerdasarkan hasil ini, penelitian ini merekomendasikan integrasi model komunikasi Islam yang lebih luas dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler universitas
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Permasalahan yang sering terjadi pada masa persalinan adalah perpanjangan waktu bersalin (prolong labor) salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinyaPermasalahan yang sering terjadi pada masa persalinan adalah perpanjangan waktu bersalin (prolong labor) salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya