UMSUMS
QiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesQiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesThis article elaborates Sukidis notion that meanings are located in tradition, not in the scripture itself, examining his arguments, context, and implications. It compares his views with those of Munim Sirry and Sahiron Syamsuddin, utilizing qualitative content analysis to provide insights into the complexities of Qurānic exegesis and the evolving contestations of authority and interpretation in Qurānic studies.
Sukidis thinking emphasizes the importance of tradition in shaping interpretive models, highlighting that meaning resides within the ongoing intellectual dialogue and tradition itself.His work challenges the notion of inherent meaning in the Quran, asserting that it is produced by interpreters throughout history.This perspective invites a deeper understanding of the diversity of interpretations and contributes to contemporary Islamic thought.
Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Sukidi dan perdebatan seputar lokus makna dalam Al-Quran, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif mendalam antara pendekatan Sukidi dengan tradisi tafsir klasik, khususnya dalam memahami bagaimana perbedaan pandangan ini memengaruhi interpretasi ayat-ayat Al-Quran yang problematik. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk menelaah implikasi epistemologis dari gagasan Sukidi terhadap konsep otoritas dalam penafsiran Al-Quran, serta bagaimana hal ini memengaruhi hubungan antara teks, tradisi, dan akal dalam proses pemahaman agama. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana pandangan Sukidi dapat diterapkan dalam konteks kontemporer, khususnya dalam menghadapi tantangan interpretasi Al-Quran di era digital dan globalisasi, serta bagaimana hal ini dapat berkontribusi pada dialog antaragama dan pemahaman lintas budaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang kompleksitas penafsiran Al-Quran dan relevansinya dalam dunia modern.
- Geleneksel Paradigmada ‘Kur’an’da Manası Bilinmeyen Âyetler Bulunabilir mi?’... doi.org/10.30523/mutefekkir.1501576Geleneksel Paradigmada AoKurAoanAoda Manas Bilinmeyen yCyetler Bulunabilir mi Ao doi 10 30523 mutefekkir 1501576
- MA'NA-CUM- MAGHZA APROACH TO THE QUR'AN: INTERPRETATION OF Q. 5:51 | Atlantis Press. ma na... doi.org/10.2991/icqhs-17.2018.21MANA CUM MAGHZA APROACH TO THE QURAN INTERPRETATION OF Q 5 51 Atlantis Press ma na doi 10 2991 icqhs 17 2018 21
- Ma’na-Cum-Maghza Sebagai Pendekatan Kontekstual dalam Perkembangan Wacana Hermeneutika Alquran... journal.uinjkt.ac.id/index.php/journal-of-quran-and-hadith/article/view/13383MaAona Cum Maghza Sebagai Pendekatan Kontekstual dalam Perkembangan Wacana Hermeneutika Alquran journal uinjkt ac index php journal of quran and hadith article view 13383
- The Reflection of Connotative Meanings of Insan in the Qur’an: A Translational and Semantic Perspective... doi.org/10.17507/tpls.1302.30The Reflection of Connotative Meanings of Insan in the QurAoan A Translational and Semantic Perspective doi 10 17507 tpls 1302 30
| File size | 402.79 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA ) integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam materi pembelajaran 3. ) mengoptimalkan upaya pendekatan pada pembelajaran 4. ) pembekalan diri terkait) integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam materi pembelajaran 3. ) mengoptimalkan upaya pendekatan pada pembelajaran 4. ) pembekalan diri terkait
UNTAGUNTAG Pimpinan pesantren mengajarkan langsung ayat-ayat yang wajib diketahui oleh santri. Pemahaman dan hafalan dari santri selalu dinilai dengan rutin untukPimpinan pesantren mengajarkan langsung ayat-ayat yang wajib diketahui oleh santri. Pemahaman dan hafalan dari santri selalu dinilai dengan rutin untuk
INKADHAINKADHA Ada beberapa konsep yang menjadi dasar smart classroom seperti adaptability, comfort, connectivity/IoT, multiplicity, openness and personalization. SmartAda beberapa konsep yang menjadi dasar smart classroom seperti adaptability, comfort, connectivity/IoT, multiplicity, openness and personalization. Smart
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas delapan informan, yakni empat siswa dan empat guru,Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas delapan informan, yakni empat siswa dan empat guru,
STAIALANWARSTAIALANWAR Temuan-temuannya mengungkapkan bahwa meskipun Q. 4:1 secara tradisional dikaitkan dengan penciptaan Hawa dari tulang rusuk Adam, penafsiran modern menekankanTemuan-temuannya mengungkapkan bahwa meskipun Q. 4:1 secara tradisional dikaitkan dengan penciptaan Hawa dari tulang rusuk Adam, penafsiran modern menekankan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Teks akademik diubah menjadi narasi visual yang komunikatif, dengan bahasa sederhana, struktur cerita khas anak, dan ilustrasi pendukung. Makna-makna tafsirTeks akademik diubah menjadi narasi visual yang komunikatif, dengan bahasa sederhana, struktur cerita khas anak, dan ilustrasi pendukung. Makna-makna tafsir
UNISMUHUNISMUH Hasil penelitian ini menemukan: 1) Kepercayaan terhadap air doa pada masyarakat Banjar, terbagi menjadi lima yaitu pengetahuan tentang asal-usul, alasanHasil penelitian ini menemukan: 1) Kepercayaan terhadap air doa pada masyarakat Banjar, terbagi menjadi lima yaitu pengetahuan tentang asal-usul, alasan
ALJAMIAHALJAMIAH Pengelolaan zakat di Malaysia hanya dikenakan pada zakat pertanian dan terbatas kepada makanan pokok, yaitu padi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisisPengelolaan zakat di Malaysia hanya dikenakan pada zakat pertanian dan terbatas kepada makanan pokok, yaitu padi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis
Useful /
UMMUUMMU Temuan menunjukkan bahwa integritas penyelenggara pemilu di Maluku Utara masih menghadapi tantangan seperti intervensi politik lokal, lemahnya penegakanTemuan menunjukkan bahwa integritas penyelenggara pemilu di Maluku Utara masih menghadapi tantangan seperti intervensi politik lokal, lemahnya penegakan
UMMUUMMU Perbaikan tersebut harus mencakup definisi yang jelas mengenai jangkauan frasa perbuatan tercela serta mekanisme penegakan yang terukur. Prinsip normaPerbaikan tersebut harus mencakup definisi yang jelas mengenai jangkauan frasa perbuatan tercela serta mekanisme penegakan yang terukur. Prinsip norma
STAIALANWARSTAIALANWAR Data dikumpulkan dengan MSI melalui penelusuran manuskrip, dokumentasi, dan verifikasi komparatif. Penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan inkonsistensiData dikumpulkan dengan MSI melalui penelusuran manuskrip, dokumentasi, dan verifikasi komparatif. Penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan inkonsistensi
ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki implementasi sistem informasi akuntansi penjualan yang terstruktur dengan baik dalam mengendalikan piutangTujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki implementasi sistem informasi akuntansi penjualan yang terstruktur dengan baik dalam mengendalikan piutang