UAIUAI
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)Salah satu kegiatan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak yaitu melalui kegiatan membatik. Kegiatan membatik merupakan kegiatan menghias kain polos berwarna putih dengan teknik mengikat tali dengan menggunakan tali sebagai tanda pemisah untuk pemberian warna sehingga anak dituntut memiliki kesabaran dalam dirinya agar mendapatkan hasil yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui kegiatan membatik dengan kain perca mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK Pertiwi 1 Plosoharjo Nganjuk sebanyak 20 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi kemampuan motorik halus anak. Hasil pada siklus I memperoleh nilai rata–rata sebesar 35,5%, selanjutnya anak mengalami peningkatan pada siklus II dengan hasil nilai rata–rata 65,5%, dan pada siklus III adanya peningkatan kemampuan motorik anak dengan nilai rata–rata 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan penelitian melalui kegiatan membatik dengan kain perca.
Tindakan pembelajaran guru melalui kegiatan membatik dengan kain perca mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bertahap dari siklus I hingga siklus III, dengan nilai rata-rata kemampuan motorik halus anak mencapai 85% pada siklus terakhir.Implikasinya, guru dapat menggunakan media kain perca sebagai alternatif pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui aktivitas membatik yang bervariasi.
Pertama, perlu diteliti pengaruh variasi warna alami dari tanaman terhadap perhatian dan perkembangan kognitif anak selama kegiatan membatik kain perca, karena penggunaan bahan alami dapat menambah stimulasi sensorik dan pembelajaran lingkungan. Kedua, dapat dikembangkan penelitian tentang bagaimana peran kolaborasi antar anak dalam kegiatan membatik kelompok terhadap peningkatan keterampilan sosial dan kerja sama anak usia dini, mengingat kegiatan ini melibatkan interaksi langsung dan koordinasi bersama. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas kegiatan membatik kain perca dalam jangka panjang, termasuk pengaruhnya terhadap kesiapan anak memasuki sekolah dasar, terutama dalam hal ketekunan, koordinasi tangan-mata, dan kemandirian belajar. Penelitian lanjutan dapat juga membandingkan hasil antar media, menguji apakah media kain perca lebih efektif daripada media lain, serta mengevaluasi dampak emosional anak terhadap hasil karyanya. Selain itu, perlu diteliti pula bagaimana orang tua dapat terlibat dalam kegiatan membatik di rumah untuk memperkuat stimulasi motorik halus secara berkelanjutan. Kombinasi antara pembelajaran seni, praktik keterampilan halus, dan keterlibatan sosial dapat menjadi fokus studi yang lebih luas. Dengan pendekatan yang holistik, penelitian selanjutnya dapat mengungkap manfaat multidimensi dari kegiatan membatik. Penelitian juga bisa mengkaji peran guru dalam memfasilitasi proses kreatif tanpa mengarahkan terlalu banyak, untuk melihat bagaimana kemandirian anak berkembang. Akhirnya, perlu dikaji adaptasi kegiatan ini untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus guna memastikan inklusivitas. Secara keseluruhan, pengembangan tema membatik bisa menjadi model pembelajaran tematik yang menyatukan seni, motorik, dan perkembangan karakter.
- MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN MEMBATIK | JCE (Journal of... doi.org/10.30736/jce.v6i1.677MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5 6 TAHUN MELALUI KEGIATAN MEMBATIK JCE Journal of doi 10 30736 jce v6i1 677
- FINGER PAINTING DAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH: Finger Painting and The Developments... jurnal.politeknikalislam.ac.id/index.php/jutek/article/view/36FINGER PAINTING DAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH Finger Painting and The Developments jurnal politeknikalislam ac index php jutek article view 36
- PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS ANAK USIA 4-5 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN GAME POWERPOINT | Ristyadewi... doi.org/10.36722/JAUDHI.V5I2.1814PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS ANAK USIA 4 5 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN GAME POWERPOINT Ristyadewi doi 10 36722 JAUDHI V5I2 1814
- Regulasi Emosi Secara Kognitif Guru dan Perilaku Antisosial Anak | PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran.... doi.org/10.29407/pn.v6i1.14869Regulasi Emosi Secara Kognitif Guru dan Perilaku Antisosial Anak PINUS Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran doi 10 29407 pn v6i1 14869
| File size | 352.13 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 144 siswa akuntansi Fase E, dengan sampel 59 siswa yang dipilih menggunakanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 144 siswa akuntansi Fase E, dengan sampel 59 siswa yang dipilih menggunakan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh siswa Fase F berjumlah 383 orang dan sampel 196 responden. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh siswa Fase F berjumlah 383 orang dan sampel 196 responden. Hasil penelitian
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Temuan ini menunjukkan bahwa praktik kewirausahaan yang efektif dan didukung oleh lingkungan sekolah yang kondusif dapat meningkatkan motivasi siswa untukTemuan ini menunjukkan bahwa praktik kewirausahaan yang efektif dan didukung oleh lingkungan sekolah yang kondusif dapat meningkatkan motivasi siswa untuk
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 188 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melaluiTeknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 188 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
UNARUNAR Hasil penelitian terhadap 23 responden menunjukan bahwa ada , dengan hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan nilai p value 0,01. Ada. Saran bagi TKHasil penelitian terhadap 23 responden menunjukan bahwa ada , dengan hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan nilai p value 0,01. Ada. Saran bagi TK
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 70,95% berada pada kategori “cukup sedangkan pada siklus II rata-rataHal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 70,95% berada pada kategori “cukup sedangkan pada siklus II rata-rata
UMSBUMSB Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, ditemukan bahwa Kabupaten Pasaman memiliki persentase tertinggi kasus stunting yaitu (40,6%).Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, ditemukan bahwa Kabupaten Pasaman memiliki persentase tertinggi kasus stunting yaitu (40,6%).
IMADIKLUSIMADIKLUS Pendekatan STEAM dipandang sebagai suatu pendekatan yang dapat menyiapkan generasi abad 21 yang bertujuan untuk menstimulasi kreativitas, menyiapkan anak-anakPendekatan STEAM dipandang sebagai suatu pendekatan yang dapat menyiapkan generasi abad 21 yang bertujuan untuk menstimulasi kreativitas, menyiapkan anak-anak
Useful /
KHATECKHATEC The study used a descriptive analytical method and a questionnaire was distributed to a sample of (120) employees of sports federations heads and clubsThe study used a descriptive analytical method and a questionnaire was distributed to a sample of (120) employees of sports federations heads and clubs
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Kerja sama antara warga dan pemerintah desa menjadi kunci untuk mencapai hasil pembangunan yang optimal dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.Kerja sama antara warga dan pemerintah desa menjadi kunci untuk mencapai hasil pembangunan yang optimal dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai “Sepintu Sedulang belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum, namun telah terinternalisasi melalui tigaHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai “Sepintu Sedulang belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum, namun telah terinternalisasi melalui tiga
IMADIKLUSIMADIKLUS Keempat peran tersebut adalah sebagai pelayanan kesehatan, penyuluh kesehatan, penggerak dan pemberdayaan masyarakat, dan pemantauan kesehatan. KurangnyaKeempat peran tersebut adalah sebagai pelayanan kesehatan, penyuluh kesehatan, penggerak dan pemberdayaan masyarakat, dan pemantauan kesehatan. Kurangnya