UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKANMEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN

Penelitian tindakan kelas, khususnya mengkaitkan Hasil Belajar Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan Kerja Siswa dengan menggunakan Model Quantum Learning di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) termasuk langka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja siswa kelas X Jurusan Jasa Boga di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bali Dewata Denpasar dengan penerapan model pembelajaran kuantum (Quantum learning). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan jumlah sampel sebanyak 41 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes essay untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas X jurusan jasa boga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bali Dewata tahun ajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran quantum learning pada mata pelajaran sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan rata-rata skor 70,95% berada pada kategori “cukup baik, selanjutnya setelah melalui siklus II, rata-rata hasil belajar siswa menjadi 84,29% dan berada pada kategori “baik. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 13,34%. Serta terjadi peningkatan ketuntasan klasikal dari yang sebelumnya 31,71% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model quantum learning dalam penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan mampu dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran jasa boga untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Simpulan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas X jurusan jasa boga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bali Dewata tahun ajaran 2015/2016 setelah diterapkannya model pembelajaran quantum learning pada mata pelajaran sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja.Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 70,95% berada pada kategori “cukup sedangkan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 84,29% berada pada kategori “baik.Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 13,34%.Serta terjadi peningkatan ketuntasan klasikal dari 31,71% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas model quantum learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa di tingkat kelas yang berbeda, seperti SMA atau SMK jurusan lain, untuk melihat adaptabilitas model ini secara umum. Selain itu, peneliti juga dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi interaktif atau media pembelajaran berbasis video, ke dalam model quantum learning untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara lebih dinamis. Terakhir, penelitian lanjutan bisa fokus pada analisis jangka panjang, seperti dampak model quantum learning terhadap kesiapan kerja atau pemahaman konsep dasar sanitasi dan hygiene siswa setelah menyelesaikan program pendidikan.

Read online
File size581.51 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test