INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE
IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan MahasiswaIKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan MahasiswaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Moderasi Beragama Berbasis Digital yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ittihadul Asna Kota Salatiga. Dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui metode diskusi kelompok terfokus (FGD), observasi, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini secara signifikan meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai nilai-nilai moderasi beragama serta memfasilitasi penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Anak-anak menunjukkan peningkatan sikap toleransi dan saling menghargai, serta menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap materi yang disampaikan melalui media digital. Dukungan dari pengurus Pondok pesantren dan pemerintah desa memainkan peranan penting dalam keberhasilan program ini. Temuan ini menyiratkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran karakter di tengah keragaman sosial.
Program moderasi beragama berbasis digital berhasil meningkatkan pemahaman dan sikap toleransi anak-anak di Pondok Pesantren Ittihadul Asna.Penerapan teknologi digital dalam pembelajaran mampu meningkatkan keterlibatan aktif dan antusiasme peserta didik.Dukungan dari pengurus pesantren dan kolaborasi dengan komunitas lokal menjadi faktor penting keberhasilan program serta dapat menjadi model pengembangan karakter berkelanjutan di lingkungan pendidikan keagamaan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas program moderasi beragama berbasis digital di pondok pesantren lain dengan karakteristik sosial dan budaya yang berbeda, agar dapat diketahui sejauh mana model ini bisa direplikasi secara luas. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengaruh jangka panjang dari program ini terhadap perilaku sehari-hari santri, termasuk dalam interaksi mereka di luar pesantren, untuk mengetahui dampak nyata terhadap pembentukan karakter toleran secara konsisten. Ketiga, perlu dikembangkan model moderasi beragama yang menggunakan platform digital interaktif seperti aplikasi mobile atau game edukatif berbasis nilai-nilai keberagaman, sehingga pembelajaran bisa berlangsung secara mandiri dan menjangkau anak-anak di luar lingkungan pesantren, termasuk di daerah terpencil. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperkuat fondasi pendidikan karakter berbasis teknologi, sekaligus memastikan relevansi dan adaptasi program terhadap dinamika masyarakat yang terus berkembang. Dengan demikian, pendidikan moderasi beragama tidak hanya berhenti pada satu lokasi, tetapi dapat menjadi gerakan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
| File size | 1.03 MB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMADURAUINMADURA Keragaman kreativitas tersebut meliputi sistem atau organisasi pendidikan, materi, atau kurikulum bahan pelajaran, yang telah diketahui memiliki relevansiKeragaman kreativitas tersebut meliputi sistem atau organisasi pendidikan, materi, atau kurikulum bahan pelajaran, yang telah diketahui memiliki relevansi
UINSAIDUINSAID Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian nilai-nilai moderasi beragama dalam komik dan quotes melalui pendekatan narasi visual, bahasa yang mudahHasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian nilai-nilai moderasi beragama dalam komik dan quotes melalui pendekatan narasi visual, bahasa yang mudah
LAKASPIALAKASPIA Tantangan era digital tidak hanya berkaitan dengan metode dan media pembelajaran, tetapi juga dengan penguatan nilai-nilai moderasi beragama di kalanganTantangan era digital tidak hanya berkaitan dengan metode dan media pembelajaran, tetapi juga dengan penguatan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan
SERAMBISERAMBI Integrasi nilai moderasi beragama dengan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka kerja terpadu untuk menghasilkan lulusan madrasah yang berkarakter, etis,Integrasi nilai moderasi beragama dengan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka kerja terpadu untuk menghasilkan lulusan madrasah yang berkarakter, etis,
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan dan menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya dalam mengembangkan PendidikanSecara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan dan menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya dalam mengembangkan Pendidikan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Mengabaikan pendidikan multikultural dalam kurikulum sekolah dapat menyebabkan siswa tidak belajar menghargai satu sama lain dan perbedaan. PenelitianMengabaikan pendidikan multikultural dalam kurikulum sekolah dapat menyebabkan siswa tidak belajar menghargai satu sama lain dan perbedaan. Penelitian
SINTHOPSINTHOP Pola keterlibatan audiens mengindikasikan dukungan luas terhadap pesan-pesan ini, terutama ketika konten menarik secara visual, relevan, dan disertai peluangPola keterlibatan audiens mengindikasikan dukungan luas terhadap pesan-pesan ini, terutama ketika konten menarik secara visual, relevan, dan disertai peluang
UMPUMP Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik rekam, simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakanJenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik rekam, simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan
Useful /
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan oleh sekolah umum dalam membentuk karakter religius peserta didik sebagai upayaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang dilakukan oleh sekolah umum dalam membentuk karakter religius peserta didik sebagai upaya
STIBASTIBA Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan analisis data induktif/kualitatif, yang memberikan gambaran situasi dan kejadian secara sistematis,Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan analisis data induktif/kualitatif, yang memberikan gambaran situasi dan kejadian secara sistematis,
UMPUMP Di era VUCA, perkembangan bahasa Indonesia yang aglutinatif menjadi ketentuan masyarakat, bukan lagi hanya hasil kebijakan ideologis resmi, karena interaksiDi era VUCA, perkembangan bahasa Indonesia yang aglutinatif menjadi ketentuan masyarakat, bukan lagi hanya hasil kebijakan ideologis resmi, karena interaksi
UMPUMP Data diklasifikasikan, dianalisis, dan diinterpretasikan untuk menghasilkan simpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif teknik yang efektif untukData diklasifikasikan, dianalisis, dan diinterpretasikan untuk menghasilkan simpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif teknik yang efektif untuk