UNPARUNPAR

Sustainability Accounting JournalSustainability Accounting Journal

Penelitian ini menyelidiki dampak praktik akuntansi hijau terhadap nilai perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 hingga 2023. Menggunakan metode sampling purposive, 50 perusahaan dipilih berdasarkan kriteria tertentu, termasuk ketersediaan laporan keuangan yang diaudit dan pengungkapan keberlanjutan. Nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Price to Book Value (PBV), sedangkan praktik akuntansi hijau dinilai melalui pengungkapan biaya lingkungan. Ukuran perusahaan dan profitabilitas termasuk sebagai variabel kontrol untuk mempertimbangkan pengaruh mereka terhadap nilai perusahaan.

Temuan penelitian ini mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara praktik akuntansi hijau dan nilai perusahaan, yang menunjukkan manfaat keuangan dari adopsi akuntansi yang berfokus pada keberlanjutan.Hasil ini mendukung teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan, menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan yang transparan meningkatkan legitimasi masyarakat dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, yang pada gilirannya meningkatkan penilaian pasar.Perusahaan yang lebih besar dan lebih menguntungkan lebih baik posisinya untuk menerapkan akuntansi hijau, yang memperoleh manfaat dari kepercayaan pasar yang meningkat dan efisiensi operasional.Penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya dengan fokus pada konteks pasar berkembang, menekankan pentingnya akuntansi hijau yang semakin meningkat di sektor manufaktur Indonesia.Hasilnya menunjukkan bahwa kekuatan pasar dan tekanan pemangku kepentingan mendorong adopsi praktik akuntansi hijau, bahkan di lingkungan dengan kerangka regulasi yang kurang ketat.Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan untuk mempromosikan standar pelaporan lingkungan yang lebih ketat dan bagi manajer perusahaan untuk memanfaatkan akuntansi hijau sebagai alat strategis untuk meningkatkan nilai perusahaan dan keberlanjutan jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas industri dan lintas negara untuk memahami penerapan akuntansi hijau secara lebih luas. Selain itu, pendekatan kualitatif seperti wawancara dengan manajer perusahaan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang proses pengambilan keputusan strategis dalam mengadopsi akuntansi hijau. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis dampak akuntansi hijau pada perusahaan di berbagai sektor, terutama di negara-negara dengan kerangka regulasi yang berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pemahaman tentang peran akuntansi hijau dalam mendorong keberlanjutan dan nilai perusahaan.

  1. An Examination of Differences Between Organizational Legitimacy and Organizational Reputation* - Deephouse... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1467-6486.2005.00499.xAn Examination of Differences Between Organizational Legitimacy and Organizational Reputation Deephouse onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1467 6486 2005 00499 x
Read online
File size177.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test