UNSRATUNSRAT

ACCOUNTABILITYACCOUNTABILITY

This study aimed to examine the effect of the internal controls weaknesses, non-compliance with the laws and regulations and the settlement of regional losses against granting BPK-RI audit opinion on LKPD in Indonesia. The sample in this study amounted to 230 LKPD 2014 throughout Indonesia and used multinomial logistic regression analysis. This study used secondary data which obtained by the Information and Communication Centre (PIK) BPK-RI. The results showed that the accounting controls and reporting system weaknesses (KSPAP), the implementation system of the budget revenue and expenditure weaknesses, the non-compliance with laws and regulations that cause value of local losses influence the granting BPK-RI audit opinion. The internal control structure weaknesses, adherence to laws and regulations that lead to the potential loss of area, a lack of revenues and irregularities in the administration and the settlement of regional losses do not affect granting BPK-RI audit opinion on LKPD.

Berdasarkan rumusan masalah, tujuan, landasan teori, hipotesis dan hasil pengujian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kelemahan sistem pengendalian akuntansi dan pelaporan (KSPAP), kelemahan sistem pengendalian pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja (KSPPAB), dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang mengakibatkan kerugian daerah (NKD) berpengaruh terhadap opini audit BPK-RI atas LKPD.Sementara itu, kelemahan struktur pengendalian internal (KStPI), ketidakpatuhan yang menyebabkan potensi kerugian daerah (NPKD), kekurangan penerimaan (NKP), penyimpangan administrasi (Adm), dan penyelesaian kerugian daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit BPK-RI.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan waktu dan wilayah sampel untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, studi dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi opini audit BPK-RI, seperti kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintah daerah, efektivitas pengawasan internal, dan peran serta masyarakat dalam proses akuntabilitas keuangan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak implementasi sistem pengendalian internal terintegrasi (SPII) terhadap kualitas laporan keuangan dan opini audit, mengingat SPII merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan tata kelola keuangan negara. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan pemerintah daerah di Indonesia, serta mendorong perbaikan sistem pengendalian internal dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Read online
File size173.04 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test