UNSRATUNSRAT
ACCOUNTABILITYACCOUNTABILITYBarang milik daerah memiliki peran penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam mendukung roda pemerintahan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian pengelolaan barang milik daerah Kabupaten Minahasa Selatan dengan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2014. Penelitian ini dilakukan di Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah Kabupaten Minahasa Selatan. Pengelolaan barang milik daerah berdasarkan PP No. 27 Tahun 2014 mencakup perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, penilaian, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, penatausahaan, serta pembinaan, pengawasan, dan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan barang milik daerah telah diterapkan sesuai PP No. 27 Tahun 2014, meskipun masih terdapat hambatan seperti kurangnya regulasi daerah, keterbatasan pengetahuan sumber daya manusia, dan komitmen pimpinan SKPD.
Pengelolaan barang milik daerah di Kabupaten Minahasa Selatan secara umum telah dilaksanakan sesuai PP No.27 Tahun 2014, namun masih terdapat hambatan seperti kurangnya regulasi daerah, keterbatasan pengetahuan sumber daya manusia, dan komitmen pimpinan.Perencanaan barang milik daerah terhambat karena tidak adanya pengumpulan data dari SKPD.Proses pengelolaan barang milik daerah lainnya berjalan baik sesuai tahapan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak regulasi daerah terhadap efektivitas pengelolaan barang milik daerah, serta mempelajari efektivitas program pelatihan sumber daya manusia dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan aset. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kepemimpinan dalam memastikan kepatuhan terhadap standar pengelolaan barang milik daerah. Penelitian juga dapat mengembangkan model pengawasan yang lebih inovatif untuk mengurangi risiko penyimpangan dalam pengelolaan aset daerah.
| File size | 132.27 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SEMINAR IDSEMINAR ID Sistem tersebut menimbulkan sejumlah permasalahan, antara lain tingginya potensi titip absen, kesalahan pencatatan, keterlambatan rekapitulasi data, sertaSistem tersebut menimbulkan sejumlah permasalahan, antara lain tingginya potensi titip absen, kesalahan pencatatan, keterlambatan rekapitulasi data, serta
BSIBSI Sistem informasi memainkan peran penting dalam membantu pengelolaan data dan informasi di berbagai instansi untuk meningkatkan akurasi, relevansi, sertaSistem informasi memainkan peran penting dalam membantu pengelolaan data dan informasi di berbagai instansi untuk meningkatkan akurasi, relevansi, serta
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai peran dasar. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kedisiplinan guru dalamPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai peran dasar. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kedisiplinan guru dalam
POLIBANPOLIBAN Berdasarkan hasil UAT yang telah diperoleh, sistem mendapatkan skor 82%, menunjukkan bahwa sistem dianggap baik oleh sebagian besar responden, meskipunBerdasarkan hasil UAT yang telah diperoleh, sistem mendapatkan skor 82%, menunjukkan bahwa sistem dianggap baik oleh sebagian besar responden, meskipun
POLIBANPOLIBAN Oleh karena itu, telah dirancang sistem informasi peminjaman aset yang terkomputerisasi dan terstruktur, untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi,Oleh karena itu, telah dirancang sistem informasi peminjaman aset yang terkomputerisasi dan terstruktur, untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, dan diskusi kelompok terfokus.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, dan diskusi kelompok terfokus.
STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN Kedua, Model Pemberdayaan yang dilakukan pemerintah bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), dalam konteks ini berhubungan dengan proses fasilitasi dalam peningkatanKedua, Model Pemberdayaan yang dilakukan pemerintah bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), dalam konteks ini berhubungan dengan proses fasilitasi dalam peningkatan
UGMUGM Selain mendukung proses operasi dan pemeliharaan, aplikasi G-Action juga efektif dalam membangun budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan penerbitanSelain mendukung proses operasi dan pemeliharaan, aplikasi G-Action juga efektif dalam membangun budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan penerbitan
Useful /
YAZRIYAZRI Penelitian ini menyelidiki bagaimana kurikulum Madrasah Nahdlatul Wathan (NW) dari tahun 1934 hingga 1997 merefleksikan prinsip-prinsip pedagogis yangPenelitian ini menyelidiki bagaimana kurikulum Madrasah Nahdlatul Wathan (NW) dari tahun 1934 hingga 1997 merefleksikan prinsip-prinsip pedagogis yang
SEMINAR IDSEMINAR ID Proses analisis data menggunakan SPSS versi 26. Analisis data dilakukan melalui tahapan statistik deskriptif, uji kualitas data validitas dan reliabilitas,Proses analisis data menggunakan SPSS versi 26. Analisis data dilakukan melalui tahapan statistik deskriptif, uji kualitas data validitas dan reliabilitas,
POLIBANPOLIBAN Penelitian berhasil menerapkan metode tersebut terhadap 1. 002 data tweet yang diperoleh melalui proses web crawling dari media sosial X (sebelumnya Twitter),Penelitian berhasil menerapkan metode tersebut terhadap 1. 002 data tweet yang diperoleh melalui proses web crawling dari media sosial X (sebelumnya Twitter),
MORIAHMORIAH Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan teologi kontekstual untuk mengimplementasikanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan teologi kontekstual untuk mengimplementasikan