Tel-UTel-U
JURNAL RUPAJURNAL RUPALatar belakang penelitian ini merujuk pada kebutuhan akan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan holistik anak sesuai dengan prinsip Montessori. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk merancang rak Montessori yang optimal di TK Graha Ananda, Kabupaten Bandung Barat, sebagai bagian penting dalam penerapan pendekatan Montessori pada pendidikan anak usia dini. Urgensi penelitian ini berkaitan dengan peran krusial prototipe rak Montessori dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kreativitas dan kemandirian anak. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi aspek visual dari prototipe rak Montessori, khususnya melalui penerapan variasi lengkung atau gelombang pada struktur samping kayu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan menggali informasi mendalam terkait pengalaman dan persepsi pengguna rak Montessori di TK Graha Ananda. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan survei lapangan, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif untuk merinci elemen visual serta efektivitas desain rak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan prototipe rak Montessori, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan sejenis dalam menerapkan prinsip Montessori di lingkungan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain rak melengkung tidak hanya meningkatkan estetika, tetapi juga meningkatkan keterlibatan dan kemandirian anak, sejalan dengan prinsip Montessori.
Penelitian ini menunjukkan bahwa desain rak Montessori di Graha Ananda Kindergarten berhasil mengimplementasikan prinsip-prinsip Montessori, mendukung kemandirian dan keterlibatan anak melalui desain yang mudah diakses, terorganisir, dan aman.Desain ini tidak hanya mempertimbangkan aspek fungsional tetapi juga estetika, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan merangsang.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang desain ini terhadap perkembangan anak dan memastikan desain tersebut memenuhi kebutuhan beragam gaya belajar.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak desain rak Montessori yang berbeda terhadap perkembangan kognitif dan sosial-emosional anak. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas rak Montessori dengan metode penyimpanan dan pengaturan ruang kelas lainnya. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan panduan desain rak Montessori yang lebih komprehensif, mempertimbangkan berbagai faktor seperti usia anak, ukuran ruangan, dan kebutuhan khusus anak berkebutuhan khusus. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana desain lingkungan belajar dapat dioptimalkan untuk mendukung perkembangan holistik anak usia dini, serta memberikan kontribusi praktis bagi para pendidik dan desainer dalam menciptakan ruang belajar yang lebih efektif dan inklusif. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman kita tentang prinsip-prinsip Montessori dan penerapannya dalam konteks pendidikan modern.
- PERANCANGAN MEBEL DENGAN INTEGRASI PERMAINAN MONTESSORI ANAK USIA 3-6 TAHUN | Jurnal Dimensi Seni Rupa... doi.org/10.25105/dim.v17i1.7844PERANCANGAN MEBEL DENGAN INTEGRASI PERMAINAN MONTESSORI ANAK USIA 3 6 TAHUN Jurnal Dimensi Seni Rupa doi 10 25105 dim v17i1 7844
- Analisis Model Pembelajaran Montessori dalam Membentuk Karakter dan Kemandirian Anak TK | Jurnal Riset... doi.org/10.51574/jrip.v4i1.1420Analisis Model Pembelajaran Montessori dalam Membentuk Karakter dan Kemandirian Anak TK Jurnal Riset doi 10 51574 jrip v4i1 1420
- Visual Environment, Attention Allocation, and Learning in Young Children - Anna V. Fisher, Karrie E.... doi.org/10.1177/0956797614533801Visual Environment Attention Allocation and Learning in Young Children Anna V Fisher Karrie E doi 10 1177 0956797614533801
- Design concept analysis of educational toys to stimulate early childhood fine motor development | Gelar:... doi.org/10.33153/glr.v21i1.5058Design concept analysis of educational toys to stimulate early childhood fine motor development Gelar doi 10 33153 glr v21i1 5058
| File size | 440.12 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
Tel-UTel-U Sumber data primer diperoleh dari observasi dan wawancara. Sementara itu, sumber data sekunder diperoleh dari dokumen pendukung berupa foto dan laporanSumber data primer diperoleh dari observasi dan wawancara. Sementara itu, sumber data sekunder diperoleh dari dokumen pendukung berupa foto dan laporan
GOACADEMICAGOACADEMICA Peneliti memilih Griya Ukir Kulit Sagio karena dikenal sebagai salah satu pusat pembuatan wayang kulit yang mempertahankan teknik-teknik tradisional danPeneliti memilih Griya Ukir Kulit Sagio karena dikenal sebagai salah satu pusat pembuatan wayang kulit yang mempertahankan teknik-teknik tradisional dan
UBMUBM Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan layanan keuangan berbasis mobile pada kelompok usia 18 – 25 tahun. Meski demikian, tingginyaPerkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan layanan keuangan berbasis mobile pada kelompok usia 18 – 25 tahun. Meski demikian, tingginya
UNTARUNTAR Memory of the World dan UNESCO memiliki kesadaran pentingnya kesetaraan gender bagi masyarakat global. Upaya yang dilakukannya adalah berkolaborasi denganMemory of the World dan UNESCO memiliki kesadaran pentingnya kesetaraan gender bagi masyarakat global. Upaya yang dilakukannya adalah berkolaborasi dengan
Tel-UTel-U Gaya hidup halal adalah tindakan seseorang berlandaskan dengan ajaran agama Islam yang dilakukan secara benar, jujur, berintegritas, bermartabat, dan berkeadilan.Gaya hidup halal adalah tindakan seseorang berlandaskan dengan ajaran agama Islam yang dilakukan secara benar, jujur, berintegritas, bermartabat, dan berkeadilan.
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Meskipun eksistensinya dianggap merugikan, di satu sisi gulma memiliki daya hidup yang menginspirasi penulis dalam kehidupan personal hingga divisualisasikanMeskipun eksistensinya dianggap merugikan, di satu sisi gulma memiliki daya hidup yang menginspirasi penulis dalam kehidupan personal hingga divisualisasikan
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Pada siklus pertama, kegiatan mewarnai dimasukkan ke dalam kurikulum dengan menekankan pemberian panduan visual, penggunaan berbagai jenis alat gambar,Pada siklus pertama, kegiatan mewarnai dimasukkan ke dalam kurikulum dengan menekankan pemberian panduan visual, penggunaan berbagai jenis alat gambar,
UMITRAUMITRA Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik terhadap status gizi santri putri. Dan tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur terhadap status giziTidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik terhadap status gizi santri putri. Dan tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur terhadap status gizi
Useful /
IPM2KPEIPM2KPE Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR mampu meningkatkan interaksi visual dan emosional konsumen, menyediakan simulasi produk dan layanan yang interaktif,Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR mampu meningkatkan interaksi visual dan emosional konsumen, menyediakan simulasi produk dan layanan yang interaktif,
UMAUMA Masyarakat tidak menyetujui praktik perkawinan usia dini, meskipun fenomena tersebut semakin meningkat. Perkawinan usia dini pada perempuan dilatarbelakangiMasyarakat tidak menyetujui praktik perkawinan usia dini, meskipun fenomena tersebut semakin meningkat. Perkawinan usia dini pada perempuan dilatarbelakangi
BDKJAKARTABDKJAKARTA Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengandalkan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal, serta dokumen resmiDengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengandalkan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal, serta dokumen resmi
UNIKSUNIKS Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan seperti inovasi, kreativitas, keadilan, dan kejujuran dapat ditanamkan pada peserta didik. Nilai-nilaiPenelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan seperti inovasi, kreativitas, keadilan, dan kejujuran dapat ditanamkan pada peserta didik. Nilai-nilai