UMITRAUMITRA

Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI)Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI)

Masalah gizi dan kesehatan pada usia dewasa dapat terjadi pada setiap individu, tanpa terkecuali dewasa muda yang bertempat tinggal di pondok pesantren. Usia dewasa muda perlu mendapat perhatian yang serius akan masalah gizi karena pada masa tersebut terjadi perubahan pola hidup yang signifikan sehingga rawan terhadap perubahan pola konsumsi yang menyebabkan ketidakseimbangan energi dalam tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 santri yang diperoleh dengan rumus Slovin menggunakan metode simple random sampling. Pengambilan data dilakukan secara langsung menggunakan kuesioner food recall 3x24 jam, kuesioner Physical Activity Level (PAL) 2x24 jam, kuesioner Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI) 1x24 jam dan pengukuran data antropometri. Analisis data menggunakan uji korelasi gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak berusia 21 tahun (23%), status gizi mayoritas normal (73%), asupan energi mayoritas kurang (79,7%), aktivitas fisik mayoritas ringan (97,3%) dan kualitas tidur mayoritas buruk (93,2%). Selanjutkan, hasil uji statistik hubungan antara asupan energi terhadap status gizi (p=0,566), hubungan antara aktivitas fisik terhadap status gizi (p=0,318) dan hubungan antara kualitas tidur terhadap status gizi (p=0,579). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara asupan energi terhadap status gizi santri putri. Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik terhadap status gizi santri putri. Dan tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur terhadap status gizi santri putri.

Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi, aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap status gizi pada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang.Disarankan kepada santri putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang untuk lebih peduli menjaga pola hidup sehat seperti dapat menjaga asupan makanan dan aktivitas fisik untuk mempertahankan status gizi normal dan mencegah risiko kesehatan.Menjaga pola tidur supaya badan lebih sehat dan bugar sehingga lebih berkonsentrasi untuk belajar.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk melihat hubungan kausal antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan status gizi pada santri putri dalam jangka waktu yang lebih panjang. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap perubahan status gizi. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi status gizi, seperti kondisi sosial ekonomi, tingkat stres, dan pengetahuan tentang gizi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan status gizi pada santri putri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai pondok pesantren untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Selain itu, penelitian dapat menggunakan metode pengukuran yang lebih akurat, seperti analisis komposisi tubuh, untuk mendapatkan data status gizi yang lebih valid. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat bagi pengembangan program intervensi gizi yang efektif di pondok pesantren.

Read online
File size585.75 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test