Tel-UTel-U
International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)Pemilihan Presiden Indonesia 2024 telah menarik perhatian masyarakat Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Sejak akhir November 2023, telah terjadi diskusi yang semakin intensif mengenai topik ini, terutama di internet, karena kampanye partai politik telah dimulai. Media sosial seperti Twitter dan Facebook memainkan peran signifikan dalam politik dengan menyediakan ruang bagi individu untuk berbagi pandangan dan terlibat dalam diskusi politik. Namun, sifat terbuka Twitter dapat mendorong diskusi politik yang informatif dan menciptakan peluang untuk penyebaran ujaran kebencian, yang dapat mempengaruhi opini publik tentang calon presiden. Penelitian ini menerapkan pendekatan pembelajaran mesin untuk mengklasifikasikan akun buzzer yang menyebarkan ujaran kebencian selama periode pemilihan presiden. Dengan menggunakan IndoBERT untuk klasifikasi ujaran kebencian dan model pembelajaran mesin tradisional untuk mengklasifikasikan akun buzzer, penelitian ini menganalisis 62.341 cuitan untuk klasifikasi ujaran kebencian dan 961 akun untuk klasifikasi akun buzzer. Implementasi IndoBERT menunjukkan kinerja yang kuat dengan presisi dan recall sebesar 91,12%, serta akurasi dan F1-score sebesar 91,19% dalam klasifikasi ujaran kebencian. Sementara itu, untuk klasifikasi akun buzzer, penelitian ini membandingkan Decision Tree, Random Forest, dan XGBoost, dengan Decision Tree mencapai kinerja tertinggi dengan presisi, recall, akurasi, dan F1-Score sebesar 64%. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas kombinasi pembelajaran dalam untuk klasifikasi ujaran kebencian dengan pembelajaran mesin tradisional untuk klasifikasi akun buzzer, yang berkontribusi pada pengembangan penyaringan konten yang lebih efektif untuk diskursus pemilihan di media sosial.
Penelitian ini menunjukkan kehadiran signifikan akun buzzer yang menyebarkan ujaran kebencian di Twitter selama Pemilihan Presiden Indonesia 2024, yang menekankan kebutuhan mendesak akan mekanisme deteksi yang efektif sebelum menerapkan tindakan pencegahan.341 cuitan yang dianalisis, sekitar 66,17% mengandung ujaran kebencian, yang menunjukkan skala yang signifikan dari pesan negatif yang terkoordinasi dalam diskursus politik.Dengan memanfaatkan teknik pemrosesan bahasa alami dan pembelajaran mesin yang canggih, penelitian ini mengembangkan kerangka kerja komprehensif untuk menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat selama periode pemilihan.Implementasi IndoBERT untuk klasifikasi ujaran kebencian menunjukkan kinerja yang kuat dengan presisi dan F1-score sebesar 91,12%, serta akurasi dan recall sebesar 91,19%, yang menunjukkan efektivitasnya dalam mengidentifikasi konten yang merugikan dalam diskursus politik Indonesia.Untuk deteksi akun buzzer, klasifikasi Decision Tree muncul sebagai yang paling efektif di antara model pembelajaran mesin tradisional, dengan mencapai 64% di seluruh metrik (presisi, recall, F1-score, dan akurasi).Hasil ini membuktikan potensi kombinasi pendekatan pembelajaran dalam untuk analisis sentimen dengan pembelajaran mesin tradisional untuk klasifikasi perilaku dalam mengatasi manipulasi media sosial.Meskipun metrik kinerja menunjukkan kemampuan yang menjanjikan, hasil ini juga menunjukkan area untuk perbaikan di masa depan, terutama dalam deteksi akun buzzer melalui dataset yang lebih luas dan teknik rekayasa fitur yang lebih canggih.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas dataset dengan memasukkan lebih banyak bentuk ujaran kebencian politik yang beragam. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengintegrasikan fitur kontekstual agar dapat memahami bentuk-bentuk ujaran kebencian yang tersirat. Dalam hal deteksi akun buzzer, perlu dikumpulkan dataset yang lebih besar dan beragam untuk akun buzzer. Teknik rekayasa fitur yang lebih canggih juga harus dikembangkan untuk menangkap perilaku buzzer yang terus berkembang. Selain itu, perlu dieksplorasi metode pembelajaran mesin lainnya untuk menangani berbagai strategi akun buzzer. Dengan menggabungkan pendekatan ini, penelitian selanjutnya dapat meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi akun buzzer dan ujaran kebencian, sehingga menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat dan informatif selama periode pemilihan.
| File size | 476.63 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
Tel-UTel-U Pengembangan yang Didorong Perilaku (BDD) bertujuan untuk mengatasi hal ini dengan mendorong kolaborasi dan memastikan pemahaman bersama melalui bahasaPengembangan yang Didorong Perilaku (BDD) bertujuan untuk mengatasi hal ini dengan mendorong kolaborasi dan memastikan pemahaman bersama melalui bahasa
Tel-UTel-U Hasilnya, terbentuk tiga kluster dengan karakteristik yang berbeda. Kluster pertama, Potensi Menengah dan Pencapaian Menengah, terdiri dari 1 wilayah denganHasilnya, terbentuk tiga kluster dengan karakteristik yang berbeda. Kluster pertama, Potensi Menengah dan Pencapaian Menengah, terdiri dari 1 wilayah dengan
Tel-UTel-U The findings indicate that the Fuzzy Enhancement (FE) method achieved the highest scores, demonstrating its effectiveness. Further research is needed toThe findings indicate that the Fuzzy Enhancement (FE) method achieved the highest scores, demonstrating its effectiveness. Further research is needed to
POLKESBANPOLKESBAN Losion kombinasi Ziziphus mauritiana dan Centella asiatica terbukti efektif mempercepat penyembuhan luka bakar pada tikus. Hasil ini mendukung pengembanganLosion kombinasi Ziziphus mauritiana dan Centella asiatica terbukti efektif mempercepat penyembuhan luka bakar pada tikus. Hasil ini mendukung pengembangan
POLKESBANPOLKESBAN Dismenorea merupakan gangguan ginekologi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, khususnya progesteron, yang memicu rasa nyeri dengan tingkat keparahanDismenorea merupakan gangguan ginekologi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, khususnya progesteron, yang memicu rasa nyeri dengan tingkat keparahan
UNIGALUNIGAL Kontribusi baru dari tinjauan ini adalah penegasan bahwa masalah utama bukan lagi pada pengenalan SBAR, melainkan pada kualitas penerapan, terutama padaKontribusi baru dari tinjauan ini adalah penegasan bahwa masalah utama bukan lagi pada pengenalan SBAR, melainkan pada kualitas penerapan, terutama pada
STIEMADANISTIEMADANI Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi aset tetap dan efektivitas penyaluran kredit berperan penting dalam profitabilitas PT Bank Negara IndonesiaPenelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi aset tetap dan efektivitas penyaluran kredit berperan penting dalam profitabilitas PT Bank Negara Indonesia
STIEMADANISTIEMADANI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari literasi keuangan, persepsi kemanfaatan, kemudahan penggunaan, sikap penggunaan teknologi dan risikoPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari literasi keuangan, persepsi kemanfaatan, kemudahan penggunaan, sikap penggunaan teknologi dan risiko
Useful /
Tel-UTel-U In Indonesia, dengue hemorrhagic fever (DHF) has become a serious community health concern due to fluctuating incidence rates influenced by several factors.In Indonesia, dengue hemorrhagic fever (DHF) has become a serious community health concern due to fluctuating incidence rates influenced by several factors.
UNIGALUNIGAL Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMAN 3 Sumedang memiliki durasi screen time yang tinggi, sehingga berpotensi memengaruhi kesehatanPenelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMAN 3 Sumedang memiliki durasi screen time yang tinggi, sehingga berpotensi memengaruhi kesehatan
UNIGALUNIGAL Data dikumpulkan menggunakan dua kuesioner skala Likert masing-masing terdiri dari 20 pernyataan untuk mengukur dukungan informasional keluarga dan motivasiData dikumpulkan menggunakan dua kuesioner skala Likert masing-masing terdiri dari 20 pernyataan untuk mengukur dukungan informasional keluarga dan motivasi
MAYADANIMAYADANI Namun, banyak TPQ di wilayah pinggiran masih menghadapi kendala seperti keterbatasan tenaga pengajar, fasilitas, serta rendahnya partisipasi masyarakat.Namun, banyak TPQ di wilayah pinggiran masih menghadapi kendala seperti keterbatasan tenaga pengajar, fasilitas, serta rendahnya partisipasi masyarakat.