Tel-UTel-U

International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)

Penelitian ini menginvestigasi dua cara interaksi anak-anak dengan aplikasi pendidikan: memasukkan respons dalam kotak teks (form-filling) dan memilih jawaban menggunakan tombol (direct manipulation). Metode ini dibangun dengan pendekatan berpusat pada pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan gaya yang paling sesuai untuk meningkatkan keterampilan berpikir tersebut. Penelitian ini melibatkan 18 anak yang diuji dalam tiga tahap berbeda. Data yang dikumpulkan meliputi waktu pemrosesan, skor, dan preferensi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya interaksi form-filling lebih efektif, dengan waktu pemrosesan rata-rata yang lebih pendek, skor yang lebih tinggi, dan preferensi pengguna yang lebih besar. Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi anak-anak dapat ditingkatkan melalui penggunaan gaya interaksi yang dipersonalisasi dalam aplikasi pendidikan. Hasil penelitian ini akan membantu dalam menciptakan materi instruksional yang lebih baik untuk siswa sekolah dasar.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa untuk anak-anak usia 8-9 tahun, gaya interaksi yang sesuai dan mendukung proses pembelajaran serta pengujian kemampuan Taksonomi Bloom level C3 (Aplikasi) adalah dengan membaca, memahami, dan kemudian menerapkan formula matematika dari soal yang dibaca dan mengisi jawaban dalam formulir yang sudah tersedia.Dalam semua tiga pengujian yang dilakukan, anak-anak berkinerja lebih baik dengan gaya interaksi form-filling.Mereka menjawab lebih cepat, mendapatkan skor lebih tinggi, dan lebih menyukai metode ini dibandingkan dengan direct manipulation.Gaya interaksi ini konsisten dengan level C3 Taksonomi Bloom, di mana anak-anak menunjukkan peningkatan kemampuan untuk menerapkan konsep yang dipelajari dalam situasi baru dan praktis.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh gaya interaksi lain, seperti gesture-based interaction atau voice-based interaction, terhadap perkembangan keterampilan berpikir anak-anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi pendidikan yang menggabungkan berbagai gaya interaksi secara adaptif, menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu anak. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor kontekstual, seperti lingkungan belajar dan dukungan sosial, dapat memengaruhi efektivitas gaya interaksi dalam meningkatkan keterampilan berpikir anak-anak. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana merancang aplikasi pendidikan yang optimal untuk mendukung perkembangan kognitif anak-anak.

Read online
File size504.74 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test